
Anna & Mo lian cheng.
Pada saat mo lian cheng sampai di kantor, fara memberikan sebuah desain kepada presdir cheng. jika cheng menyukainya maka pembangunan akan segera dilaksanakan, presdir berpikir dengan sangat lama dan perhitungan matang. presdir menyetujuinya dan ada beberapa bentuk yang harus di ubah. pembangunan akan di laksanakan besok di lokasi.
dan tak lama setelah itu presdir memanggil luchas untuk pergi ke kampus anna yang lama untuk mendaftarkannya kembali lagi di kampus royal hollowey.
malam pun tiba, Anna menunggu cheng pulang. Namun cheng belum pulang juga, anna menunggu dengan sangat lama. Ia pun merasa bosan dan berpikir untuk memasak.
pada saat anna memasak cheng pulang kerumah, anna tidak menyadari kepulangannya. Mo lian cheng mendekati anna lalu menyandarkan kepala di bahu anna.
cheng: Apa yang kau masak?
anna: Eh... kau sudah pulang.[berbalik dan terkejut].
cheng: Ada apa.
anna: Bukan kah tadi kau pergi menggunakan baju kaos, kenapa sekarang memakai baju jas.
akibat kebodohannya yang tidak sabar untuk pulang kerumah dan ingin cepat bertemu gadis kecil, hingga lupa untuk mengganti pakaian.
cheng: Apa aku terlihat tampan ( ´◡‿ゝ◡`)
anna: Narsis, cepat ganti pakaianmu.
cheng: baiklah istri tercintakuu.[berjalan ke kamar]
anna: siapa yang mau jadi istrimu.[berteriak]
cheng: hahaha...
cheng pergi ke atas untuk mandi, tak lama setelah ia mandi dan bersih-bersih. cheng turun kebawah namun anna masih memasak sesuatu, padahal dimeja sudah hampir penuh dengan masakannya. cheng pun pergi mendekati anna dan memeluknya dari belakang sambil bersandar dibahu.
anna: ehh...
cheng: jangan bergerak, aku ingin memelukmu.
anna hanya bisa diam dan menuruti-nya. dan anna berpikir kenapa dirinya tidak memberoktak malah merasa sedih. lalu anna sudah selesai menyiapkan sup.
anna: apa kau masih ingin tetap seperti ini.
cheng: tidak, aku sudah merasa baikan.
__ADS_1
Tiba-tiba mo lian cheng mencium dahi anna.
anna: ka..kau.[wajah memerah]
cheng: ku mohon jangan pernah pergi dariku, karena aku tidak ingin kehilanganmu.
anna tidak berbicara tanpa sepata kata pun. dan mengambil sup ingin pergi ke meja makan.
cheng: biar ku bantu kau membawanya.[mengambil sup dari tangan anna]. kenapa kau berdiam diri saja, apa kau masih mau aku mencium mu untuk kau berjalan.[menawarkan]
anna: godain aja terus, godain.hmph....[berjalan mendahului].
cheng melihat anna sambil tersenyum. setelah sampai di meja makan, mo lian cheng mencicipi masakan anna. dan tiba tiba ia berpikir sesuatu yang membuat merasa takut.
cheng (berpikir).
" Gadis kecil, jika suatu hari nanti kau tau identitas ku yang sebenarnya apa kau masih ingin bersamaku atau kau akan pergi meninggalkanku".[sedih]
anna: apa makanan nya tidak enak.
cheng: tidak... ini enak kok.
Tak lama itu ia langsung memakan makanan yang ada di atas meja hingga bersih. dan pada saat selesai makan ia cegukkan lalu sakit perut akibat ke kenyangan, dan ia merengek-merengek sakit perut kepada anna. anna merasa bersalah dan menyiapkan air setengah hangat untuk cheng agar perutnya merasa lebih baikkan.
anna: apa kau ini gila makan.
cheng: aku hanya merasa lapar.
anna: tapi kan bisa jangan berlebihan begini.
cheng: maaf aku merasa kau memasak terlalu enak, dan bisakah untuk kedepannya kau memasak seperti untukku?.. [bersandar di dekat anna]
anna: baiklah aku akan memasak untukmu kedepannya nanti.
cheng: oh iya aku lupa
anna: ada apa?
cheng: besok kau sudah mulai boleh kuliah.
anna: terima kasih cheng.
cheng: apa terima kasih saja cukup.
__ADS_1
anna: jadi aku harus apa..
cheng: menurutmu...[tangan menunjuk ke dahi].
anna: apa kau mengambil keuntungan dariku.[bete].
cheng: apa kau tidak mau.[menatap]. jika kau tidak mau tidak apa apa, aku tidak akan memaksa mu.[tersenyum]
tiba tiba anna mencium dahi cheng dan anna merasa malu, ia langsung pergi ke atas sambil berlari menuju kamar.
cheng: gadis kecil...[tersenyum]
telpon cheng pun berdering.
luchas: halo tuan..
presdir: apa ada sesuatu.
luchas: saya mendapatkan kabar bahwa Tommy dan jennie akan bertunangan.
presdir: lalu..
luchas: dan...jimie dan dila mereka sudah berpacaran.
presdir: sudah ku duga.
luchas: maksud tuan.
presdir: kau periksa latar belakang dila dan berikan padaku, oh iya satu lagi...
luchas: ada apa tuan...
presdir: soal hubungan mereka aku tidak peduli. yang aku perdulikan hanya gadis kecilku yang imut.[langsung mematikan telpon].
(luchas: tuan.. bisa tidak kau jangan berbicara soal cinta dihadapanku.{merasa terhina karena masih sendiri}).
setelah cheng mematikan telpon ia pergi ke atas untuk beristirahat. Namun sebelum ia beristirahat, cheng membuka pintu kamar anna dan melihat anna yang telah tidur, ia pun mendekati anna sambil membelai rambutnya.
mo lian cheng
"mimpi indah gadis kecil"
dan mecium dahi anna sebagai ucapan selamat malam. cheng pun pergi meninggalkan kamar anna dan menutup pintu dengan pelan agar tidak membangunkan gadis kecil, dan pergi menuju kamarnya untuk beristirahat.
__ADS_1
Next (☞゚ヮ゚)☞