Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 85


__ADS_3

💜💜💜💜💜💜💜


Carlson mengangkat kepalanya, memperhatikan sekitar dengan tatapan dingin.


Madona melihat jika situasinya tidak baik maka ia akan menyelinap pergi.


"Nona yang disana kamu telah menyakiti istriku apa kamu pikir kau bisa pergi".


Carlson membuka suara, maka dengan cepat petugas keamanan langsung memblokir jalan Madona.


"Presdir Carlson bukan aku yang menyakiti istrimu, dia..."


Bertemu dengan tatapan mata Carlson, Madona segera menutup matanya.


"Henry aku tak ingin orang orang yang berkomplot untuk menyakiti istriku masih berada di Perusahaan, dan juga aku ingin mereka bertanggung jawab secara hukum.


Setelah mengatakan ini Carlson mengulurkan tangan dan menggandeng Ariella untuk pergi.


Namun saat akan melangkah kaki kirinya merasa sakit hingga dia berseru kesakitan.


"Kenapa?"


"Kaki ku terkilir"


Carlson berlutut didepan Ariella , melepas heels yang di pakai dan membawa di tangannya kemudian mengangkat tubuh Ariella dalam gendongannya.


Mengabaikan semua tatapan orang disana lalu pergi meninggalkan tempat acara tersebut.


Arielle membenamkan kepala di dada Carlson seperti anak kucing.


Tiga tahun lalu ketika menghadapi hal ini tak ada satu orang pun yang berdiri di sampingnya.


Dan tiga tahun kemudian ada Carlson yang ada di sampingnya menjadi pelindung yang nyata untuknya.

__ADS_1


Bertemu dengan Carlson di antara jutaan manusia membuatnya merasa menjadi orang yang paling beruntung.


Setelah sosok Carlson dan Ariella menghilang, orang orang disana baru bereaksi. Mereka sangat terkejut mengetahui fakta bahwa Ariella adalah istri presdir.


"Ternyata yang di maksud istri di email perusahaan adalah Ariella dari Divisi kami" ucap Lindsey.


William juga ingat perkataan Ariella beberapa hari lalu, dia mengatakan bahwa dia sudah menikah.


Orang orang yang berpartisipasi memaki Ariella tadi juga merasa sangat takut.


Daiva pergi mengikuti Carlson sedangkan Henry tetap tinggal untuk menyelesaikan masalah yang ada.


Tadinya pesta ini di adakan untuk para staf, tak di sangka malah jadi berantakan karena ulah badut ini.


"Karena kalian telah membuat masalah, maka tak perlu ada acara makan makan lagi, mari kita bicarakan masalah ini satu persatu".


Lalu Henry menatap ke arah Madona.


"Apa nyonya Carlson adalah orang yang bisa kamu provokasi? lain kali jika ingin membuat masalah selidiki dengan benar."


"Manager Nisya"


Nisya yang juga seorang rubah yang licik.


Dia sudah menyiapkan rencana lain jika Madona gagal. Jadi Nisya tidak akan terseret dalam masalah ini.


"Nona Madona ada urusan apa kamu memanggilku?"


Melihat sikap dingin Nisya, Madona tau jika dia akan lepas tangan, apalagi Madona juga tidak memiliki bukti kerjasama dengan Nisya.


Kemudian Madona melihat ke arah Betty untuk meminta bantuannya, tapi Betty malah memalingkan muka, dia lebih mustahil lagi untuk membantunya.


Henry langsung menyerahkan kasus ini ke polisi, orang orang di belakangnya juga pasti akan terseret.

__ADS_1


Orang orang yang telah menyinggung nyonya Carlson di pastikan akan mendapat ganjarannya.


_


Carlson dan Ariella kini sedang berada di Lift menuju Apartemennya.


Disini tak hany ada mereka berdua tapi juga ada sepasang suami istri yang sudah tua.


Ariella sangat malu , kepalanya masih di benamkan di dada Carlson.


"Gadis kecil tak usah malu jika di gendong dalam pelukan suamimu, dulu ketika masih muda paman ini juga malah menggendongku di jalanan"


Paman tu itu terbatuk mendengar ucapan istrinya.


Ariella kemudian mendongak menatap Carlson tapi hanya melihat dagunya saja.


"Terima kasih bibi".


Setelah sampai Carlson meletakkan Ariella di sofa dengan pelan kemudian pergi mencari obat untuk kaki Ariella yang terkilir.


Carlson berlutut dan memijit kaki Ariella dengan lembut kemudian mengoleskan salep dengan serius.


"Carlson apakah kamu tak ingin tau tentang masa lalu ku?"


Carlson mendongak menatap Ariella.


"Ariella aku sudah katakan dari awal ,masa lalu mu tidak ada hubungannya dengan ku , yang ku pedulikan adalah masa depanmu, masa depan kita".


Mendengar ucapan Carlson Ariella malah ingin menangis.


Bagaimana ini, jelas jelas dia adalah orang yang tidak suka menangis, tapi di depan Carlson dia malah menjadi orang yang suka meneteskan air mata.


💜💜💜💜💜💜💜

__ADS_1


Happy weekend, kalian pada liburan kemana nih??


__ADS_2