Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 107


__ADS_3

💜💜💜💜💜💜💜


Mendengar penjelasan Carlson, Ariella hanya menatap suaminya sekilas lalu menoleh kearah jendela.


Melihat Ariella tak merespon, Carlson langsung menarik Ariella kedalam pelukannya.


Ariella mendorong tubuh Carlson tapi tenaga Carlson lebih kuat, membuat Ariella kesal dan memberontak memukul mukul tubuh Carlson.


"Ariella percayalah padaku"


Suara Carlson yang rendah juga terasa tegas namun seperti orang tidak berdaya.


Akhirnya Ariella tidak memberontak lagi.


"Carlson apakah kamu percaya bahwa pertemuan kita adalah suatu hal yang kebetulan?".


Carlson tak tau harus menjawab apa. Saat itu orang orang mengatakan bahwa dirinya dulu adalah pacar Elisa.


Akhirnya Carlson memutuskan untuk datang ke Negara Elisa untuk memutuskan hubungan mereka.


Tapi sesampainya di depan rumah Elisa, Carlson malah melihat drama antara keluarga Elisa dan keluarga Ivander.


Drama tentang seorang kakak yang mengandung tunangan adiknya. Kemudian sang adik malah di tuduh sebagai orang jahat yang merebut lelaki milik kakaknya.


Adiknya menerima segala caci maki dan amarah ,dan akhirnya keluar dari rumah.


Malam sebelum Ariella pergi meninggalkan kota kelahirannya, Ariella pergi ke bar dan mabuk sampai tak sadarkan diri.


Kalau saja bukan Carlson yang menemaninya malam itu, Ariella sudah dibawa laki laki bejat dan mungkin sudah di perkosa.


Waktu itu Carlson juga terkena muntahan Ariella, lalu membawa Ariella ke hotel dan menyuruh Daiva untuk menggantikan pakaian Ariella.


Tapi sayang hari berikutnya saat Carlson selesai dengan kerjaannya dan ingin melihat Ariella, dia sudah tidak ada di kamar hotel.


Saat ini Carlson benar benar bersyukur karna hari itu dia datang ke negara ini, dan bertemu dengan Ariella. Sehingga tak terjadi hal buruk yang menimpa Ariella.


Hanya dengan sekali bertemu dengan Ariella tiga tahun lalu, Carlson langsung mengenali Ariella saat bertemu kembali.


Saat itu Carlson langsung mengenali Ariella, saat Ariella sedang blind date dengan seorang laki laki.


Entah apa yang di pikirkan oleh Carlson, tiba tiba Carlson membayar laki laki itu, dan blind date di gantikan oleh Carlson.


Setelah mereka bertemu dan mengobrol lalu bertukar nomor telpon, Carlson menyuruh orang untuk menyelidiki segala tentang Ariella.

__ADS_1


Setelah itu dia memutuskan melamar Ariella.


Carlson bukanlah orang yang suka bertele-tele.


Dia langsung mengambil tindakan yang cepat dan tepat. Dia ingin melindungi Ariella dan memberikan perasaannya pada wanita ini.


"Carlson kamu diam karena kamu sedang ingin mengarang cerita untuk membohongiku".


Elisa merupakan sebuah duri dalam hidupnya, Ariella takut ia akan mengganggu ketentraman rumah tangga mereka.


"Itu bukan sebuah kebetulan, aku yang membuat pasangan blind date mu pergi, dan aku yang menggantikannya".


Carlson menjawab dengan jujur, dia tak tau harus bagaimana, mungkin dengan berkata dengan jujur akan membuat Ariella lebih tenang.


Ariella menatap mata Carlson, terdapat kejujuran dan ketulusan disana.


Biarlah semua ini hanyalah masa lalu.


Ariella memiliki masa lalu begitu juga Carlson yang memiliki masa lalu.


Setelah berfikir demikian Ariella merasa lebih tenang.


Ariella menyandarkan kepalanya di dada Carlson dan memeluk tubuh Carlson.


Ibunya sudah tiada, dia hanya memiliki Carlson seorang, kalau Carlson pergi entah apa jadinya hidupnya ini.Carlson diam, tidak tau harus menjawab apa, dia hanya memeluk Ariella semakin erat.


Ariella mengurus sendiri pemakaman ibunya, upacara pemakaman ibunya dibuat sederhana dan tidak banyak orang yang datang.


Dia memakamkan ibunya di pemakaman terbaik di kota ini, Memilih tanah dengan pemandangan bagus dan luas.


Seumur hidupnya ibu seperti orang terpenjara, Ariella juga salah karena tak bisa menjaganya dengan baik.


Dia menatap batu nisan yang terdapat nama ibunya, dia kembali mengingat perkataan Caessa yang mengatakan dia anak durhaka.


Kini dia tak bisa lagi melihat wajah ibu, senyumnya dan perhatiannya, tak bisa lagi mendengar ibunya memanggilnya Ariellaku sayang.


Carlson mendampingi Ariella dan tidak tau bagaimana menghiburnya.


Lain hal dengan Grup Primedia yang saat ini sedang kacau balau.


Grup Acess sudah menyebarkan berita tidak akan pernah bekerjasama dengan Grup Primedia.


Hal ini berdampak pada Primedia, karena banyak perusahaan lain yang mulai mengamati.

__ADS_1


Sehingga Grup Primedia langsung mengalami krisis, dalam waktu singkat harga saham Grup Primedia langsung turun drastis.


"Direktur jawaban Carlton masih sama, dia tidak mau menemui seorangpun yang berasal dari Grup Primedia".


Ayah Ivander sangat marah, dia langsung menyambar cangkir kopi di depannya dan melemparkannya ke arah Ivander.


"Dasar tidak berguna"


"Paa"


Ivander tidak berani bergerak dan bertindak gegabah.


"Berikan aku kesempatan sekali lagi, aku akan menemui Carlton dan berbicara dengannya".


"Kamu??? akan menemuinya? memangnya apa yang bisa kamu lakukan".


ucap Mark sambil menendang keras Ivander.


"Kamu itu tidak berguna, sebenarnya apa yang kau perbuat sehingga membuat Carlton marah".


Ivander menatap papanya, dia tau dia sudah tak bisa kabur, akhirnya dia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


Setelah mendengarkan cerita Ivander, mark marah hampir terjatuh karena terkejut.


Mark langsung menampar Ivander.


"Manusia tidak berguna, dari pagi sampai malam, selain urusan wanita, sebenarnya apa yang bisa kau lakukan".


Ivander hanya diam tak berkata apa apa.


"Pergi temui Caessa dan katakan padanya untuk menekan Ariella. bagaimanapun juga Ariella adalah anaknya, aku yakin Ariella tidak akan diam saja saat usaha keluarganya akan jatuh bersama Grup Primedia".


"Pa apakah kamu tidak takut kalau Caessa akan mengkhianatimu".


Caessa adalah orang yang sangat licik, jika dia nanti sudah menemukan sandaran pasti dia akan membuang Grup Primedia.


Mark tertawa dingin


"Cari saja dia, dia lebih tau langkah apa yang harus dia perbuat"


Mark lebih mengerti orang seperti apa Caessa sebenarnya. Jika dia tidak mengetahui kelemahan Caessa bagaimana mungkin dia berani mengambil resiko ini.


💜💜💜💜💜💜💜

__ADS_1


__ADS_2