Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Eps. 32


__ADS_3


Pada saat di perjalanan, Mo lian cheng mendapatkan pesan dari Anna.


Message.


Anna "bisakah, kau berhenti sebentar di sebuah mini market untuk membelikan ku beberapa bahan".


Cheng " baiklah".


Mo lian cheng pergi menuju ke sebuah Mini market dan membeli beberapa bahan. Setelah memilih cukup banyak, Cheng pergi membayar ke kasir, tidak lama setelah itu Cheng meninggalkan Mini market dan kembali ke apartemen.


Cheng memparkirkan Mobil, dan menuju ke kamar apartemen.


Di depan pintu sudah ada pengawal yang seperti biasa mengawasi. Mo lian cheng melempar kunci mobil kepada mereka, dan menyuruh mereka pergi tidak perlu menjaga di saat Mo lian cheng ada.


Cheng masuk membuka pintu, masuk. Mo lian cheng mencari Anna. Dan Cheng melihat Anna yang sedang memasak.


Cheng: Apa yang sedang kau masak.(berbicara didekat telinga).


Anna: (terkejut). Apa kau tidak bisa berjalan memakai suara.


Cheng: Apa aku berjalan seperti hantu, sampai kau tidak mendengar langkah kaki ku?.


Anna: Bukan begitu, hanya saja aku tidak mendengar langkah mu. (merasa bersalah).


Cheng: Baiklah, tidak apa-apa.(membelai rambut). Ini pesanan mu.


Anna: Terima kasih cheng, aku akan memasak untuk mu.(mengambil).


Cheng: Baiklah, kalau begitu aku mandi dulu.

__ADS_1


Cheng pergi ke kamarnya, dan Anna melanjutkan masakannya. Setelah silang beberapa waktu cheng turun ke bawah.


Cheng: Apa ada yang bisa ku bantu?


Anna: Tidak perlu, aku bisa melakukannya.


Namun, Anna hendak mengambil bahan untuk masakannya di dalam lemari. Anna tidak sampai menggampainya. Cheng langsung membantu Anna dan mengambil bahan penyedap rasa.


Anna: Terima kasih.


Cheng: Apa kau yakin bahwa, kau tidak perlu bantuan ku.


Anna: (senyum).


Mo lian cheng langsung membantu Anna memasak dan memotong tomat, bawang.


Anna: Cheng...(sambil memasak).


Cheng: Ada apa. (memotong tomat).


Cheng: (berhenti memotong). Apa kau yakin dengan keputusan mu?.


Anna: Entah lah, tapi aku harus menyelesai kan study ku dan mengejar impian ku.


Cheng: Baiklah, jika kau memaksa. Tetapi jika terjadi sesuatu katakan saja pada ku.


Anna: Baiklah.(senyum).


Mereka berdua melanjutkan aktifitas mereka. Satu setengah jam berlalu, makanan telah siap untuk di makan. Anna hendak memanggil pengawak untuk makan tetapi mereka telah pergi.


Anna: Cheng, dimana pengawal di depan tadi...

__ADS_1


Cheng: Mereka sudah pergi.


Anna: Apa kau menyuruh mereka.


Cheng: Iya.., karena sudah ada aku disampingmu maka mereka pulang ke rumah mereka.


Anna: Begitu..


Cheng: Ada apa?


Anna: Tidak ada, aku hanya ingin mengajak mereka makan bersama.


Cheng: Apa kau sangat ingin makan bersama seluruh pengawal ku.


Anna: aku hanya ingin merasa kan ke bersamaan.


Suatu ketika Cheng tercengang, dan merasa sedih.


Cheng: Baiklah, kalau begitu minggu depan kita akan membuat acara. Dan kau boleh membawa teman- teman mu.


Anna: terima kasih cheng.(bahagia).


Cheng: Kalau begitu kau lanjutkan makanan ini sebelum dingin.


Anna: Ya, sir!


Cheng hanya membalas dengans senyuman. Tujuan cheng membuat pesta minggu depan adalah untuk menarik perhatian para pembunuh itu agar masuk ke dalam jebakan.


Beberapa menit kemudian, Anna sudahs selesai makan. Cheng menyuruh Anna untuk tidur namun Anna belum mengantuk karena baru jam 9 malam. Cheng merasa kesal, Namun ia tidak berbuat apa-apa selain menuruti ke inginan Gadis Kecil.


Anna pergi menonton TV. Sampai ia tertidur di atas sofa, Cheng menghela nafas melihat perilaku Anna yang seperti waktu kecil dulu. Yang selalu melakukan hal yang ia sukai tanpa memikirkan keadaannya.

__ADS_1


Namun, itu adalah masa lalu dan sekarang Mo lian cheng telah berjanji kepada orang tua nya untuk menjaga Anna. Dan melindungi Anna sampi kapan pun, siapa tau hal yang di janji kan akan menjadi sebuah cinta.


Next ( →_→)


__ADS_2