Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Eps. 11


__ADS_3

Stella & Bernad



Malam pun tiba, Dan saatnya bagi para murid untuk datang ke kampus Royal Hollowey dengan waktu yang sudah di tentukan.


Stella, Bernad, Tina, dan Jack telah sampai di kampus Royal. Mereka pun berkumpul, dan mengobrol. Tak lama setelah itu Tommy,Jennie,Jimie,dan Dila pun datang. Mereka yang melihat Jennie dan teman-teman datang langsung memanggil mereka.


Stella: Jennie, Kami disini.[melambai]


Mereka pun datang dan mendekati Stella dan teman-teman lainnya yang sudah berkumpul.


Tina: Kenapa kalian lama sekali.


Jennie: Maaf tadi kami bingung menghias kostum dan berdandan yang cukup lama, hehe...


Tina: Tapi kamu dan yang lain terlihat keren.


Tommy: Haha..., ini berkat Jennie. [merangkul]


Jimie: ehm ehm.... (suara batuk kesal).


Bernad,Jack: Hei! Jimie.


Jimie: Hei..


{bersalaman sobat}.


Jack: Ada apa Jim..


Jimie: Gue gak papa. [senyum tipis]


Mereka merasa sedih namun mereka berpikir bahwa sedih itu akan membuat mereka semakin larut dalam rasa kehilangan. Setelah satu jam berlalu acara pun dimulai. Pembawa acarapun menceritakan bahwa acara di adakan setiap tahun. Pembawa acara pun memulai acara dengan DJ.


"Acara Halloween adalah sebuah acara costum terseram mengikuti sosok yang seram, dan acara Halloween seperti acara yang lainnya yaitu seperti pesta kerajaan atau pesta kalangan atas yang megah namun bedanya ini bertema seram".

__ADS_1


Setelah mereka lelah dance, mereka pun beristirahat. Tak lama setelah itu pembawa acara mengumumkan permainan pasangan yang menyebutkan semua ke pribadian pasangan kostum nya.


Mereka yang disana ingin mencoba permainan itu. Namun, Jimie tidak tertarik karena pasangannya adalah Dila. Teman-teman yang lain pun berusaha mengajak Jimie termasuk Tommy saudaranya yang mencoba segala cara. Mau tidak mau Jimie pun setuju untuk mengikuti permainan.


Lalu, mereka pun mendaftar permainan. Dan permainan pun di mulai. Hampir 3 jam lamanya permainan itu berlangsung dan pemenang juara 1 tahun ini adalah Tommy dan Jennie dan juara 2 adalah Stella dan Bernad. Para murid yang lain pun merasa iri termasuk penggemar Tommy dan Jennie yang merasa patah hati karena mereka adalah pasangan yang serasi.


Acara pun terus berlanjut. Pada saat pukul 12 malam acara pun selesai. para siswa dan siswi diperbolehkan pulang ke rumah. Sebelum mereka pulang. Di dekat parkir sekolah.


Jennie: Dila apa kamu pulang sendirian? Dan menunggu supirmu datang.


Dila: Iya.., karena disini tidak ada taxsi atau halte bus dijam segini.


Tommy: Jimie, lo antar Dila pulang ya.., kasihan dia perempuan sendirian.


Tina: Iya Jim. antar dia pulang, lagian ini udah hampir setengah satu, Dan cuaca dingin.


Jimie:Oke-Oke, Iya sudah masuk ke mobil. (kesal)


Stella: Iya sudah kalau gitu, kami juga pulang ya..., Bay.


Mereka pun akhirnya pulang kerumah. Dan mereka mengantar pasangan kostum mereka.


[Dijalan Jimie mengantar Dila pulang].


Setelah beberapa lama di jalan, mereka tidak bicara sama sekali. Dan Dila mulai berbicara.


Dila: Makasih ya Jimie sudah mau antar gue pulang. [senyum]


Jimie: Lo gak usah mikir aneh-aneh, Gue antar lo karena gak enak dengan teman-teman terus maksa gue. [sambil menyetir]


Mereka pun terus melanjutkan perjalanan. Dan setelah beberapa menit Jimie pun sampai didepan gerbang rumah Dila.


Dila: Makasih ya Jimie sudah antar gue.


Jimie: Oke [Dingin]

__ADS_1


Dila: Iya hati- hati. [senyum]


Jimie pun pergi meninggalkan rumah Dila dan berangkat untuk pulang kerumah.


Dila (berguman)


" Jimie, Gue tau lo masih gak mau nerima gue. Tapi cepat atau lambat Lo akan jadi milik gue, Dan terima kasih Anna karena lo sudah bukain gue jalan buat deketin Jimie".


Dila pun akhirnya masuk ke rumah. Tak lama beberapa menit Jimie sampai dirumahnya.


Jimie: Aku pulang.


Papa: Kamu udah pulang.


Jimie: Iya.


Mama: Gimana acaranya seru nggak.


Jimie: Biasa-Biasa aja, Kalau gak ada apa- apa lagi..., Jimie keatas untuk istirahat.


Mama: Baiklah kalau begitu kamu mandi dulu baru tidur, oke.


Jimie: Iya, Malam paa..., maa...,


Papa dan mama: Malam juga Jimie.


Orang tuanya pun merasa sedih melihat Jimie yang sekarang, Karena Jimie yang sekarang menjadi sosok yang dingin dan pendiam semenjak kehilangannya Anna. Sampai dia mencari ke seluruh kota namun Anna tidak ditemukan.


Jimie pun pergi ke atas untuk mandi dan beristirahat. Setelah ia selesai mandi. Ia pun berbaring mengambil foto Jimie bersama dengan Anna.


Jimie (berbicara di dalam hati)


"Anna kamu dimana?Aku sangat merindukanmu! Apa kamu masih hidup, Aku harap kamu baik-baik saja Anna" (Sambil meneteskan air mata).


Dan malam pun berlalu. Jimie pun tertidur sambil memeluk fotonya bersama Anna.

__ADS_1


Next (☞゚ヮ゚)☞


__ADS_2