
πππππππ
Ariella mengirim pesan kepada Carlson.
" Ternyata dari awal kamu sudah tau kalau Grup Primedia tidak akan bisa melawan Teknologi Inovatif, tapi kenapa kamu ga ngasih tau aku"
"Biar kamu percaya padaku"
Memang benar Carlson sudah memberi tahu Ariella agar percaya padanya, tapi Ariella malah terlalu takut kepada kekuatan Grup Primedia. Sehingga tidak percaya Carlson 100%.
"Dasar Jahat" balas Ariella.
"Ya"
Ya?? Melihat pesan balasan Carlson membuat Ariella tak bisa menahan kesal.
Namun kemudian dia tersenyum.
Di ruangan Carlson juga dia sedang tersenyum melihat isi pesan Ariella.
HRD menginformasikan bahwa hari ini semua di liburkan dan mengundang seluruh karyawan untuk acara makan malam di Restauran Lily.
Berharap acara ini untuk merefresh dan menyambut hari baru untuk pekerjaan baru esok. Catatan khusus Direktur Carlson juga akan menghadiri acara ini.
Bukan hal sulit bagi Grup Acess melakukan acara ini, sebelumnya juga mereka berlibur di bluesea villa.
Para karyawan bersorak 'Hidup presdir Carlson, hidup Teknologi Inovatif'
Para staf wanita mereka memiliki banyak waktu untuk berdandan dan menggunakan gaun yang bagus.
Ketika Ariella sedang membereskan mejanya ia mendapat pesan masuk. Ternyata dari Carlson.
"Naiklah"
Naik? maksudnya dia menyuruh naik ke ruangannya. Tapi untuk apa.
Ariella memperlambat kegiatannya sambil menunggu karyawan lain pergi semua.Baru dia akan naik jika sudah sepi.
"Ariella apakah kita akan pergi bersama?"
Tiba tiba terdengar suara Lindsey yang sudah sampai di mejanya.
Ariella belum menjawabnya namun tiba tiba Hellen berkata
"Ariella sibuk ayo kau pergi denganku saja"
Hellen segera menarik tangan Lindsey.
__ADS_1
Setelah semua karyawan sudah pulang, Ariella segera meraih tasnya dan keluar dari ruangan menuju ke arah Lift.
Sampai di depan Lift Ariella melihat ke sekeliling lagi memastikan sudah tak ada orang lain lagi barulah dia masuk kedalam lift dan memencet ke lantai 23.
Walaupun sudah berhati hati tapi ternyata Ariella masih belum lolos dari sepasang mata yang mengintainya.
Orang yang mengintai Ariella langsung mengeluarkan ponsel untuk menghubungi seseorang.
"Rencana kita dapat di mulai".
-
Ariella sampai di Lantai 23, kemudian dia melihat ke sekeliling memastikan sudah tidak ada orang.
"Nyonya Carlson anda tak perlu khawatir semua karyawan sudah pulang"
Daiva yang sudah menyambut Ariella dengan senyuman.
"Hanya kamu dan Henry yang menemaninya kerja lembur?"
"Tidak ada hari libur untuk kami jika presdir masih sibuk"
"Kalau begitu apakah kamu tau untuk apa dia mencariku?"
Karena Carlson sedang sibuk ,Ariella merasa tidak usah mengganggunya.
Jawab Daiva sambil memimpin jalan menuju ruangan Carlson.
Di lantai ini sangat sepi, kalau di pikir pikir Carlson baik juga, meliburkan karyawan tapi dirinya sendiri masih sibuk.
"Direktur Carlson ada di dalam silahkan masuk"
"Ya"
Ini adalah pertama kalinya Ariella masuk ke ruangan direktur, walaupun yang punya ruangan ini adalah suaminya sendiri.
Namun Ariella tetap merasa canggung.
Tok tok tok
Ariella mengetuk pintu ,kemudian mendengar suara yang mempersilahkan masuk.
Carlson sedang menelpon ,dia melihat ke Ariella dan memberi isyarat untuk menunggunya sebentar.
Carlson menggunakan bahasa inggris yang fasih. Sambil menunggu Carlson, Ariella memperhatikan ruangan Carlson yang simpel dan rapi.
Setelah beberapa menit menelpon Carlson melihat ke arah Ariella.
__ADS_1
"Kenapa tidak duduk?"
Ariella masih merasa dia berada di ruangan atasannya, dan dia hanya staf kecil bagaimana dia bisa seenaknya langsung duduk tanpa di suruh.
"Ada apa mencariku?"
Ariella tidak menjawab tapi malah melontarkan balik pertanyaan.
Carlson berfikir apakah harus ada alasan untuk mencari istrinya sendiri?
"Temani aku"
"Aku menemanimu lembur?"
"Gaji 2x lipat"
Carlson menunduk dan melanjutkan pekerjaan.
Mendengar gaji 2x lipat Ariella menyerah, kemudian tersenyum dan berkata.
"Apa yang harus aku lakukan?"
"Temani aku"
jawab Carlson tanpa mengangkat kepalanya.
Ucapan Carlson yang manis membuatnya merona. Dia memang berharap dapat menghabiskan banyak waktu bersama Carlson.
Dia ingin tau lebih banyak tentang Carlson dan berharap bisa lebih baik hidup bersama dengannya.
Bisa menemaninya dan mendapat gaji 2x lipat bukankah ini hal yang sangat bagus.
Tapi Carlson benar benar sangat sibuk.
Dia terus menerus mendapatkan panggilan telpon.
πππππππ
haloha...up lagi dikit.
othor masih sibuk, soalnya suami kerja jadi othor yang harus mantau kerjaan rumah..
Terima kasih yang udah doain ya.
Doa yang baik akan kembali ke diri kita sendiri kan.
Semoga hal baik juga yang kalian dapatkan.
__ADS_1
Thankyou and borahaeπ