
(Disiang hari dikampus Royal Hollowey)
Pada saat jam istirahat, mereka berkumpul untuk pergi ke kantin bersama seperti biasa. Seketika semua menjadi hening dan mereka sibuk dengan handphone mereka masing-masing tidak seperti biasanya.
Stella: Kalian kenapa diam? tidak ada yang mau dibicarankan kah?
Jennie: Bisa tidak kalian berhenti memegang ponsel kalian disaat kita sedang berkumpul.
Mereka pun langsung berhenti dan mematikan handphone mereka.
Tommy: Memangnya apa yang mau dibicarakan?
percakapan pun seketika hening.
Stella: Besok adalah hari memperingati pemakaman orang tua Anna bagaimana jika kita pergi ke pemakaman orang tuanya.
Jennie: Baiklah, besok kita akan pergi kesana.
Tommy: Baiklah aku akan meminta surat izin keluar untuk kita besok. Bel kelas berbunyi dan mereka bergegas kembali ke kelas mereka untuk melanjutkan pelajaran terakhir.
Setelah pelajaran selesai, bel berbunyi untuk menunjukkan pelajaran sudah berakhir dan para mahasiswa/i dipersilahkan pulang. Pada saat mereka hendak pulang, Dila datang menghampiri Jimie di dekat gerbang sekolah.
Dila: Jimie, aku tau bahwa aku bersalah. tapi aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu..
Jimie: Apa yang ingin kau katakan.[Dingin]
Dila: Jimie, aku menyukaimu, mau kah kau menjadi pasanganku?
Semua teman-teman Jimie terkejut mendengar Dila mengungkapkan perasaannya kepada Jimie. Dan orang kampus yang melihat pun bersorak, lalu mereka berkata "terima" dengan nada besar.
Tina: Ayo jimie apa jawabanmu.
Tommy: Jim, beri dia muka.[berbisik]
Jimie pun hanya bisa berdiam diri tanpa sekata patah pun. Setelah memikirkan begitu lama.
Jimie (berguman)
" Ya tuhan, apa yang harus aku lakukan. Jika memang ini jawabanku yang baik. Anna tolong maafkan aku yang mengkhianatimu".[mengepal tangan]
Jimie: Baiklah, aku menerima perasaanmu.
Para mahasiswa dan mahasiswi bersorak dengan keras. Tak lama setelah itu Tommy pun juga mengatakan perasaannya kepada Jennie, Jennie juka menerima perasaan Tommy dengan senang hati. Mereka bedua jadian tepat di hari sebelum memperingati kematian orang tua Anna.
Jimied dan Tommy pulang kerumah, pada saat sampai di rumah.
__ADS_1
Jimie, Tommy: Kami pulang.
Papa: Jimie apa kau berpacaran dengan Dila?
Jimie: Bagaimana papa tau?
Papa: Lihat lah, semua sosial media sedang hangat tentang kau menerima cinta seorang gadis, walaupun keluarganya hampir setara. Tapi papa belum merestui hubungan kalian.
Mama: Sayang, mereka sudah dewasa biarkan mereka mencari kebahagiaan mereka masing-masing.[membujuk papa jimie]
Papa: Walaupun begitu, apa dia tau keputusannya.[marah]
Mama: Sudah lah, jangan membuat mereka takut.
Papa: terserah kalian. [marah dan pergi keatas].
Mama: Jimie, mama mendukungmu. [tersenyum]
Mama jimie langsung pergi menyusul Papa (suaminya).
Tommy langsung mendekati Jimie. Dan menepuk punggung.
Jimie: Apa kau sudah puas. [pergi]
Tommy pun merasa bersalah tapi jika Jimie terus sendiri takutnya akan menjadi kebiasaannya dan mengasing diri. Tommy langsung memberitahu Jennie bahwa hubungan Jimie dan Dila di larang oleh Papanya.
Jimie: Jimie sudah selesai makan, kalau begitu Jimie keatas dulu untuk beristirahat.
Tommy: Kalau begitu aku juga akan beristirahat.
Tommy & Jimie: Malam Pa.. Ma..
Papa: Hmm...
Mama: Malam sayang.
Mereka pun pergi ke kamar mereka. Pada saat Jimie membuka handphone dan melihat sosial media Jimie langsung terkejut melihat berita dan grup wechat nya yang penuh tentang Jimie dan Dila menjadi pasangan.
Jimie langsung mematikan handphone karena kesal dan langsung tidur.
Setelah keesokkan harinya berita pun menjadi hangat tentang pernyataan cinta keluarga page.
Jimie hanya menanggapi dengan diam dan malu. Ia tak keluar kelas setelah bel pagi berbunyi dan pelajaran dimulai. Setelah pelajaran kampus berlangsung hingga 4 jam lamanya. Jimie langsung pergi ke kantin bersama dengan teman-temannya seperti biasa.
Stella: Kita jadi kan nanti jam 3 sore kepemakaman orang tua Anna.
Jennie: Iya, tadi kami sudah membuat surat izin dan juga ada beberapa teman-teman grup yang juga ikut.
__ADS_1
Tina:Baiklah nanti jam 3.
Mereka pun mengobrol dan melanjutkan makan siang. Setelah hampir 1 jam lebih bel bunyi untuk melanjutkan pelajaran, mereka langsung pergi bersama-sama ke kelas bangsawan II dan Stella kelas bangsawan I.
Sesuai janji mereka di jam 3 sore. mereka izin dengan sekolah untuk pulang lebih awal karena memperingati hari kematian orang tuanya.
Setelah mereka bersiap-siap untuk berangkat, tak lama setelah itu Dila datang menghampiri.
Dila: Boleh aku ikut.
Jimie: Tinggal lah disini.
Dila: Tapi aku...
Jennie: Tidak masalah, kau bisa ikut Dila... kalau begitu kau masuk ke mobil jimie dulu oke.
Dila: Baiklah terima kasih Jennie. [berjalan masuk ke mobil]
Jennie: Jimie, lo gak boleh gitu dengand Dila, gimana pun juga dia pasangan lo.
Jimie: Terserah.[mengabaikan dan masuk ke mobil].
Jennie hanya bisa menghela nafas, teman-teman yang lain melihat Jimie yang sekarang hanya bisa bersabar. Setelah mereka masuk ke mobil mereka masing-masing. Mereka pun langsung berangkat ke pemakaman orang tua Anna. Setelah memakan waktu 1 jam lamanya. mereka pun sampai.
Jennie: Hai tante, aku datang berkunjung
Mereka semua meletakkan bunga diatas makam batu nisan papa dan mama Anna.
Stella: Tante, kami mohon petunjuknya. Jika tante tau keberadaan Anna, kami mohon bantu kami menemukan Anna.
Tina: Semoga tante baik-baik aja disana.
Mereka pun berdoa untuk orang tua Anna. Namun, Jimie jaraknya agak jauh dari makan orang tua Anna. Tommy pun menghampiri.
Tommy: Kenapa menjauh jim, apa lo gak mau ngomong dengan tante.
Jimie: Gue gak ada muka lagi buat berhadapan dengan orang tua Anna, Karena gue gk becus jaga Anna. Kalau kalian sudah selesai gue nunggu di mobil.
Tommy: Jim...
Jimie mengabaikan Tommy dan berjalan pergi menuju mobil. Setelah mereka selesai berdoa mereka pun berpamitan di hadapan makam papa dan mama Anna.Dan mereka pun pulang kerumah.
Next (☞゚ヮ゚)☞
Author
"Di luar negri sudah biasa cewek nembak cowok duluan. Tapi kalau di tempat author harus nunggu,nunggu,dan nunggu sampai akhirnya ketikung teman ". ʕ´• ᴥ•̥`ʔ sedih banget.
__ADS_1