
Ariella berfikir dalam hati, jika Carlson ingin berkencan dengannya maka langsung katakan saja,meskipun ini sangat kekanakan tapi ia bersedia menemaninya.
Tapi apa yang di fikirkan berbeda dengan yang dilakukan,Ariella masih bersikeras menggelengkan kepalanya.
" Aku fikir kamu ingin berkencan, aku juga tidak punya waktu untuk menemanimu akan mengecewakanmu, sekarang mendengar kamu bilang kamu tidak ingin,aku merasa lega"
Setelah mengatakan itu Carlson melepaskan Ariella ,berbalik dan mengganti sepatunya dan masuk keruang kerja.
'Brengs*k bagaimana bisa menindas orang seperti ini '
Ariella benar-benar ingin menerjangnya dan menggigitnya,agar ia tidak menindas orang seperti ini.
Terkadang dia bisa membuat hatinya hangat,tapi terkadang juga membuat hatinya tidak berdaya.
Mian-mian sudah datang daritadi tapi ibunya tidak menyadarinya. ia hanya bisa menggonggong untuk mendapat perhatian Ariella.
Ariella menggoyangkan kotak hadiah di tangannya.
"Ini hadian dari bibi puspita untuk ibu bukan untuk di makan oleh mian-mian"
Mian-mian menggonggong kembali.
"Mian-mian jangan marah"
Ariella mengusap kepala mian-mian bagai menghibur anak kecil,kemudian berkata
" Kemari dan temani ibu membuka hadiah ,lihat apa yang bibi berikan untuk ibu oke?"
Kotak hadiah yang sangat indah, Ariella membuka sambil berkata
" Mian-mian menurutmu bibi memberikan apa untuk ibu?"
Setelah membuka lapisan demi lapisan, setelah terbuka Ariella dibuat sangat terkejut.
Di dalam kotak yang sangat indah itu ternyata isinya kond*m ,semua ukuran ada dan juga berbagai rasa.
Ariella mengira bahwa puspita melupakan hal itu ,tidak disangka dia membelinya dan di bungkusnya dengan sangat cantik.
Di dalam kotak juga terdapat sebuah catatan
"Gadis busuk nikmatilah kebahagiaan dengan priamu".
Suara rendah dan seksi Carlson tiba-tiba terdengar di belakangnya, membuat Ariella terkejut ,hampir saja menjatuhkan kotak itu.
Dia buru-buru menyembunyikan kotak itu dan berkata dengan panik.
"Katakan ada masalah apa?"
Jika Carlson melihat apa yang dibawanya itu adalah kond*m,ia takut Carlson berfikir yang bukan-bukan.
__ADS_1
Dia ingin melewati hidup ini dengan baik dengan Carlson dan dia tidak ingin meninggalkan kesan buruk di hati Carlson.
"Jika kamu ingin berkencan katakan padaku, aku akan meluangkan waktu untuk menemanimu"
Setelah mengatakan itu Carlson kembali ke ruang kerja. Ariella benar-benar tidak ingin berkencan ,bahkan tidak kefikiran.
Jelas-jelas dia yang malah membahas masalah ini, tunggu ,,kenapa Ariella seperti yang ingin berkencan dan Carlson menjadi pihak yang pasif.
Ariella tiba-tiba ingin menerjang orang itu,ingin masuk ke ruang kerjanya dan menggigitnya.
Tapi akhirnya lebih memilih tidak memperdulikan Carlson ,yang terpenting sekarang adalah menangani benda yang ada di tangannya ini.
Ariella akhirnya masuk ke kamar mencari tempat yang sekiranya aman menyembunyikan barang ini.
Baru saja menyembunyikannya, ponselnya berdering.
Ariella melihat nomor asing di ponselnya, tapi nomer ini juga familiar sepertinya nomer Ivander.
Dia sudah berulangkali mengatakan padanya untuk tidak mengganggunya ,tapi nampaknya Ivander tidak mendengarkannya dan hari ini malah menyuruh Yadi untuk menculiknya.
Jika Carlson tidak datang tepat waktu entah ala yang akan terjadi.
Setelah memikirkannya Ariella akhirnya menjawab telponnya.
"Ariell aku ingin meminta maaf padamu ,aku sama sekali tidak tau apa yang yadi lakukan hari ini , dia sendiri yang membuat keputusan untuk membawamu menemuiku"
Ivander menyuruh yadi atau tidak ,Ariella sama sekali tidak peduli.
Dia hanya tidak ingin memiliki hubungan apapun dengannya lagi.
Ariella tidak ingin mengingat hal-hal di masalalu dan lebih tidak ingin Carlson salah faham.
"Ariell meskipun bukan aku yang menyuruh yadi, ku terus merindukanmu"
Ivander mulai menggunakan kalimat itu ,yang membuat Ariella bergidik.
"Ivander cukup, jika kamu ingin bersikap menjijikkan tolong lakukan pada dirimu sendiri saja ,dan jangan melakukan hal menjijikkan itu padaku"
"Ariella.."
Ivander dengan ragu bertanya
"Apakah kamu mengenal Carlton pemimpin Grup Acess?"
Ariella mendengus
"Aku hanya karyawan biasa di Teknologi inovatif, bagaimana aku bisa mengenal Carlton pemimpin Grup Acess,kamu terlalu menganggap ku tinggi"
Ivander bertanya sekali lagi
__ADS_1
"Apa kamu benar-benar tidak mengenal direktur"
Terakhir Wirawan direktur keamanan umum kota xxx mengeluarkan Ariella secara pribadi.
Sekarang juga wirawan menugaskan anak buahnya untuk menelusuri yadi secara menyeluruh.
Awalnya ini hanya masalah kecil, paling-paling hanya dianggap masalah perkelahian, dia hanya perlu menelpon maka yadi dan yang lainnya akan di bebaskan.
Tapi ini malah berubah menjadi kasus kriminal.
Ivander berfikir bahwa Carlson jika tidak memiliki kekuatan di belakangnya tidak mungkin bisa menggerakkan wirawan.
Ivander menyuruh orang untuk menyelidiki, polisi hanya memberikan sedikit informasi menunjuk pada Carlton dari Grup Acess.
Bagaimana bisa Carlton berpartisipasi dalam insiden Ariella ini.
Ivander berfikir lagi kemudian dia teringat bahwa Carlton pencinta wanita ,jadi dapat menyimpulkan bahwa Carlton yang tidak diketahui keberadaannya itu menyukai Ariella.
Apakah Carlson rela menyerahkan Ariella ke ranjang Carlton , semakin berfikir Ivander merasa bahwa itu mungkin saja terjadi.
Ariella tidak tau apa yang akan dikatakan Ivander,sedikit tidak jelas
"Ivander kamu jangan menghubung-hubungkan diriku, aku memberitahumu dengan sangat jelas bahwa aku tidak mengenal siapa itu Carlton"
Ketika membuka ini Carlson kebetulan membuka pintu dan masuk ,ia mendengar nam Carlton dari mulutnya.
Mengapa dia bisa menyebutkan nama Carlton.
Dia menatap ke arah Ariella dengan dalam.
Panggilan dengan Ivander di lihat oleh Carlson.
Ariella merasa tidak bersalah hanya saja dia khawatir jika Carlson salah faham.
Bergegas menutup telpon,menatapnya dan tersenyum.
"Itu adalah telpon dari Puspita,menanyakan apakah sudah sampai apa belum"
Ariella jelas sedang menyembunyikan sesuatu ,Carlson hanya menatapnya lebih lama saja ,sudah dapat memahami dia berbicara dengan siapa .
___________
Dah langsung gass aja..
Sorry baru up lagi,,soalnya asik baca novel lain.
Jadinya lupa kalo gw juga punya tugas Up novel sendiri๐๐๐
vote dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian.
__ADS_1