Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 87


__ADS_3

💜💜💜💜💜💜💜


Malam semakin larut, di luar juga hujan membuat udara menjadi dingin.


Ariella dan mian mian sedang bermalas malasan di sofa.


Menonton siaran televisi talkshow membuatnya bersemangat, karena dulu dia juga suka debat di kampusnya.


Bahkan sampai memenangkan piala penghargaan .


Selama di kampus dulu dia tidak pernah kalah dalam pertandingan debat.


Carlson sedang berada di ruang kerja, maka dia hanya di temani mian mian yang tak mengerti apa yang do bicarakan Ariella.


"Mian mian kamu harus tau, dulu ketika ibu sedang ikut acara lomba debat, ibu lebih bagus daripada mereka".


Mian mian hanya menggonggong.


Sudah larut mian mian tak ingin mendengar ibunya berbicara lebih panjang lagi.


"Bocah kecil apakah kamu begitu enggan berbicara dengan ibumu? Baiklah cepat pergi tidur".


Ariella mendusel di lengan Ariella kemudian pergi ke kamarnya.


Kini Ariella menonton siaran televisi sendirian.


Ariella memperhatikan pintu kerja Carlson berharap Carlson akan keluar, tapi setelah lama tak ada pergerakan, akhirnya Ariella berinisiatif membuatkan secangkir susu panas untuk Carlson.


Ariella mengetuk pintu ruang kerja Carlson, namun tak ada jawaban maka dia langsung saja mendorong pintunya.


"Tuan Carlson kamu pasti sangat lelah, aku membuatkan secangkir susu hangat, minumlah"


"Kenapa belum tidur"


Jawab Carlson tanpa menoleh.


"Cuaca ingin, aku takut kedinginan"


Ariella berkata seperti itu malah membuat makna lain.

__ADS_1


Carlson mendongak menatap Ariella.


Ariella mengenakan piyama kartun berwarna merah muda, membuat kulit putihnya terpancar dan menarik.


Ariella berjalan di belakang kursi, membantu memijit punggungnya.


"Tuan Carlson aku dulu pernah belajar memijat, apakah kau mau mencobanya?"


"Ariella jangan membuat masalah".


jawab Carlson dengan nada berat.


Ariella tiba tiba menciumnya sekilas.


Dan Carlson langsung menarik Ariella ke dalam pelukannya dan menciumnya dengan ganas.


Carlson berubah menjadi liar, Ariella pun hanya bisa menerimanya.


Tangan Ariella meraih baju Carlson, tangannya bermain dengan liar di dada Carlson.


Setelah itu Tangan Ariella menyentuh bagian bawah Carlson lalu menyelinap masuk dan langsung memegang bagian bawah Carlson yang sudah mengeras itu.


Tangan Ariella yang tidak diam, membuat tangan besar Carlson juga menyelinap ke dalam baju Ariella dan meremas benda kenyal itu.


Ariella tidak memiliki pengalaman, hanya sering mendengar apa kata Puspita jika melakukan untuk pertama kalinya rasanya akan sakit.


Mengingat hal ini membuat Ariella sedikit panik dan gelisah, dan Carlson menyadari hal itu.


" Ariella aku ada beberapa pekerjaan yang harus di selesaikan"


Ariella tau jika Carlson sebenarnya menginginkannya, tapi mengapa dia ingin berhenti.


Ariella menebalkan mukanya.


"Carlson aku ingin melakukan itu denganmu"


"Berikan susunya untuk ku minum, dan kamu pergi tidurlah terlebih dulu, nanti aku akan menyusul"


Carlson berkata dengan sedikit serak, wajahnya juga sudah memerah.

__ADS_1


"Oh kalau begitu aku akan pergi tidur duluan "


Serangan pertama berakhir kegagalan, membuatnya semakin tertekan juga sangat malu.


Ariella sudah melakukan sampai di titik ini.


berjalan sambil memaki di dalam hatinya.


"Pria bodoh benar benar pria bodoh".


Ariella sudah melakukan sejauh ini tapi dia tetap tidak ingin memakannya.


Jika nanti Carlson yang menginginkan , dia akan menyiksanya terlebih dahulu.


Setelah Ariella pergi Carlson sudah tak ada niat untuk bekerja , hormon pria nya menginginkan pelampiasan.


Carlson sebenarnya mengetahui apa yang Ariella inginkan, tapi dia tak ingin melakukannya pada Ariella saat ini.


Dia merasa jika tadi Ariella ragu, jadi dia tak ingin melakukannya.


Dia hanya ingin melakukannya saat Ariella sudah benar benar siap.


Dia merasa jadi pria yang brengsek jika melakukannya dengan Ariella jika Ariella belum benar benar siap.


Kini dia pergi ke kamar mandi untuk berendam air dingin.


💜💜💜💜💜💜💜


Haloha, othor lagi meriang nih demam semalaman ampe sekarang cuma ngejoprak di kamar. mulut pait bgt


pala pusing bgt. Untung suami othor sangat baik dan gemati, nemenin othor yg susah tidur sambil elus2 , pijit2 pinggang yg berasa mau patah.


kasian juga paginya dia mesti kerja. dianya juga kurang tidur.


othor bangun2 udah di siapin sarapan ama bojo.


kalian jaga kesehatan ya,, lagi musim pancaroba..


jangan capek2 ..

__ADS_1


doain othor yaa...


__ADS_2