
Setelah dari pembicaraan mereka. Keluarga Dila pergi meninggalkan rumah sakit. Dan keluarga chan dan page masih menunggu. Setelah begitu lama Jennie,Tommy,Jimie menyuruh orang tua mereka pulang karena hari sudah hampir dan soal menjaga Anna biar mereka yang mengerjakannya. Orang tua pun menyetujui dan pergi pulang. Anna sadar setelah beberapa jam orang tua mereka pulang, kemudian Anna bangun dan melihat Jennie menemaninya.
Jennie: Ehh.. kau sudah bangun.
Anna ingin bergerak dan Jennie melarangnya. Tak lama setelah itu teman-teman Anna datang melihat keadaannya. Anna mencari seseorang, namun orang itu tidak ada disampingnya. Tak lama setelah itu Mo lian cheng masuk.
Cheng: kau sudah bangun.
Anna: kau dari mana? (suara kecil).
Cheng: Hanya ada beberapa kendala kecil di perusahaan.
Anna: Jika itu penting, maka pergi lah.
Cheng: Kesehatan mu lebih penting dari pada perusahaan ku.
Anna tersenyum dengan jawaban Mo lian cheng dan seketika handphone Cheng berdering, Cheng mengangkatnya.
Cheng: Sudah ku bilang jangan menghubungi sekarang, sekarang aku sedang sibuk.(kesal).
Anna: Cheng.., pergi lah di sini masih ada Jennie,Stella,Tina dan yang lain masih menemani ku.
Cheng: Maaf kan aku tidak menemanimu.
Anna: Tidak apa-apa.(senyum).
Cheng: Baiklah kalau begitu aku pergi dulu. Jika butuh sesuatu untuk di beli langsung menghubungi ku.
Anna: Pulang lah jika sudah selesai.
Cheng: Baiklah.(mencium dahi).
__ADS_1
Mo lian cheng pergi meninggalkan Anna dengan berat hati. Namun, tentang proyek pembangunan dan rapat penting harus segera diselesaikan. Mo lian cheng pun pergi bersama Luchas ke perusahaan.
Pada saat yang bersamaan mereka melihat Anna dan Cheng bergitu dekat melebihi ke dekatannya dengan Jimie.
Anna: Jennie., maaf kan aku yang telah merusak acara pertunanganmu.
Jennie: Apa otak mu habis terbentur? Acara itu memang penting tapi aku tidak ingin kehilangan saudari ku sendiri untuk yang kesekian kalinya.
Stella: Anna..., kejadian kau menghilang sudah cukup bagi kami. Dan kami tidak mau kehilangan mu.
Anna tersenyum melihat saudari,sahabat-sahabatnya yang mengomel panjang. Seketika Anna tertawa melihat mereka mengomel karena takut kehilangan.
Disisi lain Presdir Mo lian cheng sedang sibuk dengan proyek. Pada saat rapat suasana mencengkam terjadi. Tidak ada satu pun karyawan yang memulai pembicaraan, Rapat telah di laksanakan sekita 5 jam lamanya. Selama itu pula mereka semua tidak bicara satu pun. Sekretaris Fara yang ada di sana tidak bergerak sama sekali dan hanya berdiam diri dengan perasaan takut.
Dan di sisi lain Luchas berdiri di luar ruangan menunggu Presdir keluar. Tak lama setengah jam dari itu handphone nya berdering dan itu panggilan dari Anna.
Anna: Halo..
Luchas: Ada apa,Nona Anna! Apa anda membutuhkan sesuatu.
Luchas: Dia sedang rapat Nona.
Anna: Oh... Apakah aku bisa berbicara dengannya.
Luchas: Hmm...anu, akan saya usahakan.
Anna merasa bingung kenapa Luchas merasa khawatir dan takut padas saat menanyakan Mo lian cheng.
Pada saat Luchas masuk, Ia terkejut melihat ruangan menjadi penjara neraka yang bergitu ketat hingga membuat orang sulit bernapas. Luchas langsung memanggil Fara dan menyuruhnya mengantarkan ponsel ini kepada Presdir. Namun, Fara takut memberikannya. Luchas bilang bahwa ini panggilan penting dan ini dari Nona Anna.
Fara: Presdir ini ada panggilan untuk anda.(suara serak).
Presdir: Apa kau tidak melihat aku sedang rapat. (Marah+suara emosi).
__ADS_1
Anna mendengar suara Cheng.
Anna: Halo..
Mo lian cheng terkejut mendengar suara Anna, ia langsung merampas handphone itu.
Cheng: Halo, Anna ada apa? Apa kau membutuhkan sesuatu? Apa kau baik-baik saja? Katakan dengan jujur oke.
Anna: Aku tidak apa-apa, aku hanya ingin bertanya apakah kau masih bekerja.
Cheng: Ahmm..tidak memang kenapa?
Anna: Oh..tidak apa-apa jika kau sudah selesai bisakah kau menemaniku. Di sini aku sendirian.
Cheng: Apa! Dimana teman-teman dan saudari mu?
Anna: Ohh... Aku menyuruh mereka semua pulang karena sekarang sudah hampir sore.
Pada saat Mo lian cheng melihat jam tangan, ia tidak sadar kalau sudah hampir jam 6 sore.
Cheng: Baiklah, aku akan segera ke sana.
Anna pun mematikan telponnya. Pada saat Mo lian cheng dan Anna kim selesai berbicara cara di telpon.
Presdir: Rapat cukup sampai di sini dan akan di lanjutkan besok.
Mo lian cheng meminta Luchas menyiapkan mobil dan meninggal ruang rapat untuk pergi ke rumah sakit di mana Anna berada.
Karyawan: Ada apa dengan Presdir, biasanya dia tidak pernah menunda rapat walaupun itu rapat kecil.
Sekretaris Fara: Berterima kasih lah dengan Nona Anna yang menyelamatkan kalian. Setelah ini pergi dan selesai kan tugas kalian, Rapat akan dilaksanakan besok.
Karyawan: Baik.
__ADS_1
Mereka semua pergi meninggalkan rapat, Anna Fara menjadi ingin tahu seperti apa wajah Anna yang telah meluluhkan gunung es menjadi cerah seperti musim semi.
Next (☞゚ヮ゚)☞