Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 104


__ADS_3

πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Setelah mengatakan ini Ivander berharap ada seseorang yang mengatakan bahwa dia bukan Carlton.


Tapi yang ada Jordan yang maju dan mengatakan bahwa Carlson adalah presdirnya.


"Dia benar benar Carlton?? Carlton Grup Acess?"


Ivander menggelengkan kepalanya, berharap Jordan menyangkalnya.


"Ya"


"Tidak mungkin, tidak mungkin, bagaimana bisa dia adalah Carlton pemilik Grup Acess"


Ivander menatap kearah Carlson.


Dia sudah melakukan penyelidikan tentang Carlson, dia hanya presdir dari Teknologi Inovatif. Bagaimana bisa tiba tiba dia berubah menjadi Carlton.


Kalau begitu keinginannya untuk bekerjasama dengan Grup Acess akan musnah.


Apalagi Grup Acess akan mengumumkan bawa selamanya tidak akan bekerjasama dengan Grup Primedia.


Ivander keringat dingin, posisinya di Grup Primedia tidak aman, akan mudah di gantikan oleh orang lain.


Satu satunya cara agar dia tetap berada di posisinya sekarang adalah dengan bekerjasama dengan Grup Acess.


Tapi jika begini sudah tidak ada kesempatan lagi dan ayahnya pasti akan marah padanya.


Harusnya dia sadar kalau Carlton hanya sebutan saja.


Orang orang di dunia bisnis menyebutnya Carlton, Harusnya Ivander sadar bahwa seharusnya Carlton memiliki nama asli.


Dan juga harusnya dia menyadari aura Carlson. sekarang dia berdiri disana tidak melakukan apa apa, tapi auranya kuat seperti sedang memberi tekanan pada orang sekitar.


Aura seperti ini tidak di miliki oleh seorang presdir kecil Teknologi Inovatif, tapi Ivander terlalu sombong, atau malah terlalu mempercayai ucapan asistennya Yadi.


Carlson menatap Ivander sekilas lalu berbalik badan dan pergi, Ivander ingin mengejarnya tapi dia sudah tak memiliki muka di depan Carlson.


"Tuan Ivander"


"Pergilah, dasar tak berguna, aku menggaji kalian tapi apa yang kalian lakukan hari ini"


Ivander menendang anak buahnya untuk melampiaskan amarahnya tentang Carlson.


Ivander berjalan pergi, tapi karena terlalu kaget dengan kebenaran hari ini dia terjatuh.


Anak buahnya berlari untuk menolong tuannya tapi malah di tendang oleh Ivander.


"Pergi, semuanya pergi, siapa yang berani mendekat aku akan membunuh keluarganya".


Jordan hanya menggelengkan kepala melihat tingkah laku Ivander, jika Grup Primedia di pimpin oleh orang seperti ini, takutnya tidak akan pernah maju.


Sama sama berusia 28 tahun, keduanya terlahir dari keluarga kaya.

__ADS_1


Namun sifat mereka sangat bertolak belakang.


Jika Ivander sangat arogan dan seenaknya sendiri, Carlson orang yang pendiam dan tidak banyak tingkah, memiliki sifat tenang dan karakter yang kuat.


-


Ariella berdiri di depan jendela, memegang cincin yang ia temukan dirumahnya.


Dia melihat dengan tatapan kosong hamparan salju di luar.


Seolah ibunya ada di depan jendela tersenyum lembut kearahnya.


"Ariella ku yang paling patuh, ibu sangat menyayangimu"


"Ibu"


Ariella menerjang dan ingi memeluk ibunya tapi membentur jendela kaca.


Rasa sakit menyadarkan bahwa ini hanya halusinasi.


"Ariella"


Carlson membuka pintu dan kebetulan melihat kejadian itu.


Ariella menoleh dan tersenyum.


"Kamu sudah kembali"


Carlson terdiam beberapa saat.


"Aku tau"


Ariella mengerjapkan matanya dengan nakal.


Ariella jelas sedang tertawa tapi Carlson dapat melihat dengan jelas kesedihan dimatanya.


Carlson menariknya dan memeluk dengan erat. Suhu tubuh Carlson pelan pelan menghangatkan tubuh Ariella.


Juga membuat perasaan Ariella yang dingin menjadi hangat. Kekuatan Carlson sangat kuat seperti ingin memasukkan Ariella kedalam tubuhnya.


Dia tidak mengatakan apa apa tapi Ariella dapat merasakan perhatiannya.


Ariella mendorongnya dengan lembut.


"Carlson kamu memelukku terlalu kuat, membuatku susah nafas"


"Aku akan menemanimu ke rumah duka"


"Tidak mau"


Ariella langsung menolak tanpa berfikir.


Carlson menangkupkan tangannya ke pipi Ariella.

__ADS_1


"Ariella sesuatu yang terlah terjadi kamu tidak bisa menganggapnya tidak terjadi".


Ariella takut, dia belum bisa menerima kenyataan.


Carlson benar apa yang telah terjadi Ariella tak bisa membohonginya bahwa semuanya telah terjadi, dia harus berani menerima kenyataan.


Ketika kecil ibunya selalu berkata.


"Ariella anak ibu yang paling cantik dan kuat, ketika ibu tak ada nanti ,kamu harus bisa menjaga dirimu dengan baik"


Sekarang dia sudah dewasa dan bisa menjaga dirinya sendiri tapi dia lebih ingin bisa menjaga ibunya.


Ketika di rumah sakit mereka sudah berjanji untuk hidup bersama. Ariella akan membawa ibunya pulang dan hidup dengannya.


Tapi kenapa ibu mengingkari janji, kenapa ibu tidak menunggunya sebentar lagi untuk menjemputnya. Kenapa dia malah pergi meninggalkannya.


"Ariella ayo pergi"


Ariella mengambil nafas dalam dalam dan mendongak menatap Carlson dengan tersenyum.


Carlson tidak membenci senyum Ariella ini, Dia boleh tersenyum seperti ini kepada orang lain, tapi ketika bersamanya Carlson ingin Ariella menjadi dirinya sendiri yang paling nyata.


Tapi Carlson juga tidak ingin Ariella tau, bahwa sebenarnya Carlson tau Ariella hanya pura pura tersenyum.


Mengenai kepribadian Ariella, Caessa juga sangat memahaminya.


Dia sangat yakin bahwa Ariella akan datang ke rumah duka.


Jadi Caessa sudah bersiap siap untuk menyambut Ariella di satu satu jalan masuk menuju ruangan duka.


Dia melihat Ariella dan juga memandang Carlson yang ada di samping Ariella.


Carlson juga menatap Caessa.


Carlson menatapnya dengan senyum tapi tanpa sadar membuat Caessa bergidik.


Caessa menghindari tatapan Carlson, kemudian menatap Ariella.


"Ariella hal yang kamu lakukan 3 tahun lalu sudah membuat ibumu kecewa, sekarang kamu tak perlu datang dan mengganggunya lagi"


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


Guys pada nonton opening ceremony world cup ga??


Jungkook keren banget kan..


pacar othor itu, tapi suami othor sih Min Yoongi a.k.a Suga.


BTW Guys kalo kalian mau ikut Donasi cianjur bisa langsung ke IG aku @Yunith_nitha


ada link donasi di instastory ku ya,, atau bisa langsung ke kitabisa.com


kita bantu korban gempa di cianjur.

__ADS_1


BorahaeπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2