
Villa keluarga Mo Lian Chen
Pagi pun tiba disaat Anna dan Jennie bangun, mereka sempat terkejut melihat Tommy dan Jimie yang sedang tertidur.
"Diwaktu kecil setiap mereka bermain dulu pasti akan menginap,seperti Jimie, Tommy, Anna akan tidur dirumah keluarga Jennie. Maka akan disiapkan sebuah kamar untuk mereka berempat, yaitu ada 4 buah kasur di lantai dan menghadap ke jendela luar".
Anna: Apa yang terjadi semalam.[berbisik]
Jennie: Sepertinya kita tertidur dan di bawa kesini.[berbisik]
Anna: Kalau begitu kita keluar pelan-pelan saja, jangan sampai mereka bangun.[berbisik]
Mereka pun keluar kamar dengan mengendap-endap agar tidak membangunkan Tommy dan Jimie. Setelah keluar.
Anna: Jennie, hari ini hari weekend kamu mau ikut aku tidak pergi bersepeda mumpung cuaca sedang cerah dan pagi.
Jennie: Boleh.., kalau begitu aku pergi mandi habis itu turun kebawah,sarapan lalu pergi? Oke.
Anna: Oke.
Mereka pergi memasuki kamar mereka masing-masing dan setelah selesai mandi dan bersiap-siap, mereka berdua turun untuk sarapan. Setelah sampai dibawah mereka berpapasan dengan orang tua Jimie dan Tommy, Anna,dan jennie.
Papa Anna: Ehh...Tuan putri sudah bangun.. Tumben pagi sekali, kalian mau kemana?
Anna: Kami mau pergi bersepeda Pa.
Dan Jennie meminta kepala pelayan untuk menyiapkan dua sepeda karena mereka ingin jalan-jalan (joging).
Mama Jennie: Kamu juga Jennie?
Jennie: Iya.
Papa Jennie: Baiklah, kalau begitu hati-hati di jalan dan jangan lupa sarapan dulu sebelum pergi.
Jennie: Iya papa.
Ayah T&J: Loh..., kalian berdua aja? Tommy dan Jimie gak ikut?
Anna: Mereka sedang tidur jadi kami tidak tega membangunkannya.
Jennie: Iya om..,tante.
Ibu T&J: Anak pria jaman sekarang, susah sekali jika dibangunkan pagi-pagi.
__ADS_1
Mereka pun melanjutkan sarapan sambil mengobrol. Dan tak lama setelah itu Tommy dan Jimie turun.
Tommy,Jimie: Selamat pagi.[menyapa]
Jimie: Kalian mau kemana?
Tommy: Iya kalian mau kemana pagi-pagi begini.
Jennie: Kami mau jalan-jalan menggunakan sepeda.., olahraga pagi.
Jimie: Kok tidak membangunkan kami?
Anna: Kalian kan sedang tidur.
Tommy: Kan bisa bangunin.
Jennie: Kalau kalian ingin ikut pergi lah siap-siap nanti aku akan meminta kepala pelayan menyiapkan sepeda.
Tommy, Jimie: Baiklah kalau begitu kalian temanin kami cari baju.[sambil menarik tangan] Tommy menarik tangan Jennie dan Jimie menarik tangan Anna.
Anna: Kalian sudah dewasa pergi cari sendiri.[tegas]
Tommy,Jimie: Ayolah. [memasang wajah imut]
Jennie,Anna: Oke oke.[tidak bisa menolak]
Anna: Tunggu sebentar, aku mau mengambil roti ku dulu.
Tommy dan Jennie sudah pergi ke kamar atas duluan. Jimie dan Anna pun menyusul mereka. Setelah sampai disana Tommy dan Jimie memilih baju dengan sangat lama seperti wanita karena mereka ingin terlihat keren didepan pujaan mereka Anna dan Jennie.
Anna melihat jam dan kemudian menatap Jennie. [memberi kode biar mereka yang memilih baju]
Jennie: Sini biar kami pilih.
Anna: Kami sudah menyiapkan kalian baju yang sama seperti kami.
Jennie: Ini pakai lah bajunya.
Mereka pun langsung bergegas mengganti baju di dalam kamar mandi. Setelah mereka keluar mereka tertegun melihat Jimie dan Tommy, lalu berfikir.
"Kenapa ada model dirumah ku"
Mereka pun tersadar.
Anna: Ayo turun nanti kita kesiangan.[menarik tangan Jennie].
__ADS_1
Tommy dan Jimie saling menatap. Mereka tau, kalau tujuan mereka berhasil membuat Anna dan Jennie kagum.(≧▽≦)
Mereka berjalan turun dan setelah sampai di bawah. Mereka berpamitan dengan 3 keluarga besar (Kim,Chan,Page). Dan akhirnya mereka berangkat dan pergi menuju taman didekat kota yang dimana disana banyak pohon-pohon sejuk.
Mereka bersepeda cukup lama. sampai-sampai Anna dan Jennie ke lelahan. Mereka beristirahat di bawah pohon yang rimbun dan sejuk.
Jimie: Kami berdua pergi sebentar, kalian tunggu disini.
Anna: kalian mau kemana?
Jimie: Beli minum.
Tommy: Kalian berdua ada yang mau dititip lagi gak.
Jennie: Hm.., cemilan aja kita picnic dibawah pohon ini.
Tommy: Oke, kalian tunggu ya.
Jimie: Ayo tom.
Mereka pun pergi untuk membeli minuman dan makanan menggunakan sepeda.
[Disisi lain] Presdir Mo Lian Cheng.
Pada saat mobil Presdir berhenti dilampu merah. Luchas melihat Anna, wanita yang tidur dengan presdir Mo.
Luchas: Tuan, bukan kah itu Nona Kim yang anda suruh selidiki waktu itu.
Presdir: Sedang apa dia disana? [melihat]
Luchas: sepertinya dia habis bersepeda.
Presdir: suruh orang untuk mengawasinya, jangan sampai terjadi sesuatu dengan Gadis Kecilku.[Senyum+mengetik presentasi].
Luchas: Baik Tuan.
Luchas langsung menelpon bawahannya untuk mengawasi Nona Anna secara diam-diam dan jangan sampai ketahuan dan kelihatan. Tak lama setelah itu lampu hijau dan mereka melaju pergi ke perusahaan keluarga Mo. Sampai disana Presdir disambut hangat oleh para karyawan.
Karyawan wanita (dona): Ya tuhan, Presdir Mo sangat tampan seandainya aku bisa menjadi istri-nya.
Karyawan wanita (tika): Gak usah mimpi, Presdir itu seorang gila bersih. Mana mau sama kamu.
Luchas (asis.pribadi cheng) : Apa kalian sudah tidak ingin berkerja lagi?. [mendekat+senyum].
Dona dan Tika: Maaf, Tuan luchas.[takut+tersipu].
__ADS_1
Lalu dua wanita itu pergi untuk bekerja. Dan Presdir pun pergi keruang rapat untuk menyeselesaikan sebuah proyek.
Next (☞゚ヮ゚)☞