
"Carlton kenapa kamu tidak berbicara?tidak senang melihatku?" Efa berkata sambil mengerucutkan bibir
"Begitu lama kamu tak melihatku, kamu bahkan tak merindukan ku, aku memutuskan untuk tidak menyukaimu lagi di kemudian hari, aku akan meninggalkanmu"
Setelah mengatakan itu Eva tertawa bahagia
"Carlton jika aku sudah tidak menyukaimu, bagaimana menurutmu, ku kira seumur hidup kau pasti akan jadi bujang, karena tidak ada wanita yang mau menghadapi mu yang dingin seperti es batu"
Carlson melangkah dengan mantap, menggendongnya menuju lift dan masih mengabaikannya.
Wanita itu terus berkata
"Kamu sudah 28 tahun mengapa kamu tidak mencari pacar untuk mengurus mu, atau kau ingin memutuskan garis keturunan keluarga, atau kau benar-benar ingin mendengar kata-kata kakek untuk menikahi ku?"
"Diam"
Carlson mengucapkan sepatah kata dari mulutnya.
Rasanya benar-benar ingin melemparkan wanita yang sedang mabuk ini di jalan agar menemani para gelandangan di luar sana.
Meskipun Carlson sangat kesal padanya, tapi kekuatan menggendongnya itu sangat lembut.
"Carlton lepaskan aku, aku bisa berjalan sendiri"
keluar dari mesyeu, gadis itu memberontak ingin keluar dari gendongannya.
Carlson menunduk menatapnya sekilas,memperingatkan coba saja kalau bergerak lagi.
Gadis itu tidak takut dengan peringatannya, ia mendongakkan kepalanya, mengerucutkan bibir merah mudanya
"Sini cium dulu"
Carlson mengerutkan keningnya, melepas tangannya ingin melemparkannya.
wanita itu dengan cepat merangkul leher Carlson.
"Carlton jika kamu tidak mau mencium ku, aku akan pergi mencari pria lain untuk mencium ku, aku juga akan melakukan hubungan pria dan wanita, kamu lihat saja"
Carlson mengerutkan lagi keningnya dan menggertakkan giginya, wanita ini terus memprovokasinya.
" kali ini kamu bisa membawaku pulang, kalau bisa kamu bisa mengikatku , jika tidak aku akan selalu menemukan kesempatan untuk menyelinap keluar, saat itu apa yang akan terjadi padaku aku juga tidak tau"
Selama berbicara mata indah wanita itu terus melirik ke arah kiri , melihat sosok yang membawa kamera di kejauhan , bibirnya tersenyum menunjukkan senyum licik.
Kekuatan Carlson yang menggendongnya sedikit bertambah kencang , ia mencoba sabar, jika tidak ia akan mengirim gadis ini kembali ke Amerika.
Carlson juga tau dengan jelas bahwa gadis ini tidak takut pada apapun ini benar-benar bisa melakukan apapun yang di ucapkannya.
Dia tidak mungkin bisa selalu menjaga di sampingnya.
"Kamu benar-benar tidak mau mencium ku kan"
Saat Carlson tidak memperhatikan , gadis itu mendongakkan kepalanya dan mencium wajahnya , kemudian dia melihat ke sisi kiri dan menggerakkan tangan tanda oke disana.
__ADS_1
Dan dia merasa lega, dengan campur tangan seseorang yang di sewa, topik berita besok pasti adalah aktris pendatang baru yang terkenal 'Polaris sedang bersama pria bla..bla..bla'
Dia hanya ingin membuat gosip, ingin melihat bagaimana reaksi Carlson.
Tujuan untuk melakukan drama ini tercapai, gadis itu akhirnya jauh lebih tenang , dia tertidur dengan pulas di pelukan Carlson.
Ia menaiki mobil dan duduk di sebelahnya, Carlson baru saja duduk dan gadis itu segera meringkuk kedalam pelukannya mencari posisi yang nyaman, bersandar pada Carlson seperti saat masih kecil.
Melihat wajahnya yang di rias seperti kucing kecil , Carlson menghela nafas dan pandangan matanya melembut.
Benar-benar gadis kecil yang membuat orang khawatir.
Gunawan supirnya diam-diam melirik ke atas spion, ia berfikir bahwa hanya nona mudanya lah yang bisa membuat tuan muda tak berdaya.
"Tuan kita akan pergi kemana?" supir itu bertanya.
"kembali ke northfrox Estate"
Kediaman keluarganya tidak ada di kota xxx, dan juga tidak ada tempat tinggal tetap di kota xxx. Rumah yang di tempati Carlson dan Ariella itu juga di beli sebelum ia datang ke kota xxx dan akan di gunakan sementara waktu.
Northfrox estate adalah villa elit yang di kembangkan oleh Aces real Estate di kota xxx.
Terletak di daerah pantai kota xxx dan di bangun di tepi laut.
Karena alamatnya ada di lokasi utama dan lingkungannya yang indah, ketika pembangunan baru di mulai harga villa-villa di sini sudah sangat tinggi.
Tetapi masih banyak orang yang ingin membelinya.
Meskipun punya banyak uang kamu belum tentu bisa membelinya, Proyek-proyek yang di kembangkan oleh grup Aces tidak kekurangan pembeli tetapi merekalah yang memilih pembeli.
Salah satu villa yang paling misterius di northfrox estate adalah villa yang bernama Moonriver . Alasan mengapa Moonriver begitu misterius adalah karena villa itu di rancang oleh Carlson.
Moonriver di renovasi satu setengah tahun yang lalu ,butuh waktu 1tahun untuk penyelesaian dan sekarang sudah bisa di tempati.
Carlson tadinya ingin membawa Ariella untuk pindah tinggal di sini beberapa hari ini, tetapi tidak di sangka malah gadis kecil ini yang selalu membuat masalah yang ada di pelukannya.
Setelah tiba di villa northfrox estate para pelayan tersenyum dan menyapa mereka
"Tuan muda, nona"
"Pergi dan siapkan pakaian bersih , bersih kan dan persiapkan kamarnya"
Carlson memerintah dan menggendong wanita itu dan berjalan ke arah kolam renang indoor.
Dia berdiri di tepi kolam, melepaskan gadis itu kedalam kolam.
'byuuurr'
"Tolong...tolong"
Gadis yang sedang tertidur pulas itu berteriak minta tolong,setelah beberapa saat berada di kolam dangkal dan diam berdiri dia mendongak dan berteriak dengan marah.
"Apa kamu ingin membunuhku?"
__ADS_1
Carlson duduk di kursi santai dengan anggun menyilangkan kakinya
"lihat penampilanmu membuat dirimu tampak seperti bukan manusia dan juga bukan hantu, kau ingin membuat masalah sepanjang hari"
Wanita itu terdiam memegang pegangan tangga untuk naik keatas
Carlson dengan tegas berkata
"Berdiri diam, siapa yang menyuruhmu naik"
Gadis itu mengerucutkan bibirnya, ekspresinya sudah hampir menangis
"Aku sudah berumur 18 tahun, atas dasar apa kau masih mengekangku"
Carlson menatapnya dari atas ke bawah
"Kamu sudah berusia 18 tahun apa dengan begitu kamu sudah dewasa, jadi bisa berpakaian seperti itu dan kelayapan di luar"
Meskipun wanita itu tidak senang tetapi tidak pernah naik keatas hanya bisa patuh mundur dan berdiri di kolam.
"Aku kedinginan"
"Berpakaian seperti itu masih tau kedinginan?" jawab Carlson
"kakak"
"Kamu masih tau bahwa aku kakakmu, ku pikir kamu lupa nama keluargamu"
Memikirkan adiknya ini Carlson benar-benar sangat pusing.
"kak"
Wanita itu mengangkat tangannya dan menggosok matanya, mulutnya mengerucut ,air matanya keluar dengan deras
"Aku benar-benar kedinginan"
Carlson dengan keras
"Kamu beritahu aku dulu ,bahwa kamu tau kalau kamu salah"
Gadis itu menundukkan kepalanya, menggigit bibirnya dan menolak untuk mengakui kesalahannya.
Carlson mengangkat alisnya dan berkata dengan tegas
"Apa kamu sudah lupa etika yang kamu pelajari sejak kecil, tidak menjawab saat orang lain berbicara dengan mu"
_______
ini ga gw koreksi lagi yaa...kalo ada typo atau apa maklumin aja yak...
minggu kalian kemana nih? Apa jadi kaum rebahan...
Author kangen jalan-jalan nih..
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak kalian..
selamat membacaš„°