Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Episode 50


__ADS_3

Daiva dan yang lainnya mengikuti Carlson sudah bertahun-tahun , dia memperlakukan mereka seperti teman dan juga keluarga.


Dan yang terpenting Ariella adalah istrinya, dokter Louis mengerti jika apa yang baru saja ia katakan sedikit keterlaluan. Tersenyum dan dengan canggung berkata


"Nyonya Carlson hallo"


Ariella tersenyum dengan sopan dan segan berkata


"Dokter Louis hallo"


Daiva lalu berkata " Karena tadi pagi sedang panik membuat saya berbicara dengan tidak baik dengan nyonya ,mohon pengertiannya"


Daiva dan yang lain sudah mengikuti Carlson selama bertahun-tahun, mereka memiliki kinerja yang sangat baik dan juga mendapat kepercayaan dari Carlson.


Selama bertahun-tahun mereka tampaknya sudah menjadi setengah dari keluarga Carlson.


Karena sudah sangat mengenal Carlson, ia tau jika Carlson tidak akan mudah sakit, sekali sakit kondisinya akan serius, maka dari itu terjadi situasi seperti tadi pagi.


Karena baru mengenal Ariella, ketika darurat seperti pagi tadi menganggap Ariella sebagai orang luar.


Ketika Ariella ingin berbicara, Carlson kembali berkata


"Ariella apa kamu tau apa artinya akta nikah?"


Ariella sedikit bingung tidak tau apa yang akan di katakan Carlson.


Carlson memandang Daiva dan dokter Louis.


"Secara hukum jika kita sudah mendapatkan akta nikah artinya kita saling menyerahkan hidup satu sama lain,misalnya hari ini aku sakit keras dan harus ada tanda tangan untuk di selamatkan, maka orang yang bisa menandatangani untukku adalah kamu Ariella"


Menurut Ariella jika menikah mereka berdua hidup bersama dan menjalaninya dengan baik bersama,jika tidak mereka akan berpisah.


Dia tidak pernah berfikir jika bagi Carlson akta nikah begitu pentingnya. Dan artinya dia mempercayakan nyawanya kepada Ariella.


Mendengar kata-kata Carlson, Daiva dan dokter Louis saling memandang.


Perkataan Carlson memang benar, dalam keadaan darurat di rumah memang hanya Ariella yang bisa.


Carlson kembali berkata


"Jika ingin mengganti infusnya cepatlah ganti,jika sudah selesai maka keluarlah ,jangan masuk dan menggangguku jika tidak ada hal penting"


"Ya"


Dokter dengan cepat mengganti kantong infus Carlson, kemudian memberikan obat. dokter Louis berkata


"Tuan muda obat ini memberi efek mengantuk, anda bisa istirahat sejenak "

__ADS_1


Ketika Daiva dan dokter Louis pergi, Carlson menatap Ariella menepuk-nepuk sisi ranjang.


"Kemari temani aku berbaring"


"oke"


Ariella berjalan mendekat, berbaring di sampingnya , dia baru berbaring Carlson segera mengulurkan tangannya dan memeluknya, kepala Ariella berada di lehernya menghirup aroma tubuhnya.


"Ariella "


"Hmmm".


Ariella tidak melawan dengan tenang berada di pelukannya.


"Tidak melihatmu ketika aku bangun,tidak tau mengapa aku merasa kecewa"


Suara Carlson yang rendah terdengar diatas kepalanya.


Ketika ia berbicara nafasnya berbaur diatas kepalanya ,mendengar detak jantungnya yang semakin cepat wajah Ariella kembali memerah.


Kata-kata Carlson ini jelas-jelas bukan kalimat cinta tapi orang yang mendengarnya akan tersentuh dibandingkan dengan kalimat cinta.


Ariella menebak Carlson pasti seorang perayu ulung sebelumnya. Tapi dengan wajahnya yang begitu tampan ini,tidak perlu merayu sudah pasti banyak wanita yang akan menempel kepadanya.


Ariella tidak menjawab ucapan Carlson hanya membalasnya dengan meraih pinggangnya dan memeluknya erat.


"Carlson aku tidak akan mengecewakanmu lagi di masa depan"


Jika terjadi seperti ini di masa depan, Ariella tidak akan membiarkan orang lain membawa Carlson, dia akan merawat dan menemaninya sebagai identitasnya yaitu istrinya.


Carlson tidak menjawab, Ariella berbaring di pelukannya dengan waktu yang lama , tubuhnya pegal dan kram,mendongak keatas melihat Carlson yang sudah tidur.


Tadi dokter mengatakan bahwa obat yang diberikannya akan membuat efek mengantuk ,biarkan dia tertidur nyenyak agar membantunya cepat pulih.


Ariella dengan pelan melepas tangan Carlson bergerak ingin mengganti posisinya yang lebih nyaman, mana tau Ariella baru bergerak sedikit, jelas-jelas Carlson tertidur tapi secara tidak sadar dia mengencangkan lengannya memeluk Ariella.


Ariella menaikkan alisnya ,ujung bibirnya terangkat ketika Carlson lebih erat memeluknya.


Hari ini cuaca Hujan membuat cuaca seoalah-olah musim dingin.


Namun kota xxx yang dingin malah menjadi ramai,setelah ada beberapa berita pemilik Grup Acess yaitu Carlton akan memindahkan Kantor Domestik ke kota xxx.Para Elit bergegas menuju kota xxx.


Dalam sekejap bertambah ramai menambahkan landscap .


Grup Acess ingin berkembang di kota xxx ,juga akan memindahkan kantor pusat yang berada di Amerika menjadi kesini ,itu artinya kota xxx akan berpeluang tinggi.


Masuknya Acess akan menambah peluang bisnis ,beberapa orang sudah bergegas menyelidiki pasar, beberapa orang sudah datang untuk menemui pimpinan Grup Acess, Carlton.

__ADS_1


Yang paling ingin menemui CEO Grup Acess tak lain adalah tuan muda dari Grup Primedia , Ivander. Dia ingin mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dari ayahnya yaitu Mark.


Cara yang paling ampuh untuk mendapatkan kekuasaan yaitu dengan bekerjasama dengan Grup Acess.


Dia sudah menyuruh sekertarisnya untuk mengirim undangan pertemuan kepada pimpinan Grup Acess ,tapi jawaban yang selalu di dapatnya adalah Carlton sangat sibuk.


Tidak masalah jika sekali atau dua kali ,tapi setidaknya dia sudah mengirimkan hampir sepuluh kali ,bahkan dia tidak mendapatkan janji untuk bertemu.


Kesabaran Ivander sudah hampir habis karena di tolak berulang kali.


Melihat Ivander yang mengerutkan dahi di meja kerjanya, Yadi berusaha berbicara


"Tuan Ivander aku pernah mendengar jika orang yang ingin bertemu dengan Carlton telah membuat janji hingga tiga bulan ke depan, benar-benar susah untuk menemuinya ,dia bukan sengaja menolak kita"


"Membuat janji hingga tiga bulan ke depan?Pikirkan lagi apa ada jalan pintas lain yang bisa di gunakan,semakin cepat menemuinya maka akan semakin baik"


Ivander baru saja mengambil alih beberapa bisnis Primedia tapi tampaknya banyak jajaran yang tidak begitu puas dengan kinerjanya.


Karena itu dia ingin sekali bertemu dengan Carlton pemilik Grup Acess untuk bekerjasama dengannya,ingin menunjukkan kepada mereka yang meremehkannya.


Yadi memikirkannya dan berkata


"Tuan Ivander akhir-akhir ini aku mendengar beberapa berita tapi tidak tau benar atau tidak"


Ivander memandang Yadi dengan dingin


"Katakan apa yang ingin kau katakan,jangan berbelit-belit di hadapanku"


Yadi kembali berkata


"Keluarga Carlton itu rendah hati tidak ada media yang bisa memotret Carlton, selama ini kehidupan pribadinya menjadi fokus perhatian orang, tapi akhir-akhir ini aku malah mendengar bahwa Carlton pecinta wanita ,bahkan ada yang mengatakan bahwa semalam dia pernah bermain dengan enam wanita"


Setelah mendengarkan ini mata Ivander berubah menjadi cerah ,tapi tidak mudah mempercayai rumor ini ,jadi dia bertanya


"Dari mana kamu mendengar rumor ini?"


__________


Dah langsung cuss baca aja.


Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak kalian.


follow me.


thankyou.


sehat-sehat yaa kalian.

__ADS_1


__ADS_2