Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Bab 72


__ADS_3

Guys kerjaan apa yang menghasilkan duit banyak, othor lg butuh duit banyak untuk keperluan nih.


share yaa..


💜💜💜💜💜💜💜


Sejak kecil hingga besar ia tak pernah di maki oleh ayahnya.


Tapi kali ini dia baru saja mendapat makian dari sang ayah.


Kini dia malah menyalahkan Carlson dan Ariella.


Jika bukan karena Carlson yang bergerak di belakang, mana mungkin Grup Gerina akan bekerjasama dengan Teknologi Inovatif.


Ivander meremas koran yang sedang di pegangnya, seakan menyalurkan kemarahannya kepada Carlson.


"Ivander apa yang terjadi"


Elisa sebenarnya sudah mengetahui masalah ini. Tapi dia pura pura tidak tau.


Bukankah semua pria menyukai wanita yang terlihat bodoh.


Jadi sebagai wanita yang berada di samping Ivander, Elisa memposisikan menjadi wanita yang bodoh, polos dan penurut.


Ivander awalnya ingin meluapkan kemarahannya ,tapi ketika melihat wajah Elisa seakan memancarkan harapan.


Ivander dengan terpaksa tersenyum.


"Kapan kamu akan bertemu dengan Ariella?"


"Hmm,,,aku sudah membuat janji makan siang dengannya"


Elisa menjawab dengan tersenyum, seakan tak apa apa mengetahui ada wanita lain yang di pikirkan Ivander.


Ivander memeluk Elisa.


"Kamu selalu bisa di andalkan, ayo kita pergi kesana sekarang"


"Ivander ada beberapa hal yang akan aku katakan pada Ariella, mungkin dia akan mendengarkanku, tapi jika kau ada disana takutnya dia tak mau mendengarkan apapun"


Elisa sebenarnya sudah membayar orang orang Ivander untuk melaporkan apa yang selalu dilakukan oleh Ivander.


Dia tau bahwa Ivander belum bisa mendapatkan Ariella.


Dan tujuannya menemui Ariella kali ini hanya dia yang tau.


Dan Elisa tak mau jika Ivander menghancurkan rencananya.


-

__ADS_1


Elisa tiba lebih awal di restauran, kemudian memesan beberapa hidangan yang di sukai Ariella.


Tiba tiba pikirannya melayang ke masa lalu.


waktu itu Elisa yang berusia 8 tahun dan Ariella berusia 6 tahun.


Mereka mengikuti Ayahnya pindah ke rumah baru.


Kemudian mereka bertemu dengan Ivander yang saat itu berusia 10 tahun.


Ayahnya selalu mengatakan bahwa mereka harus selalu menyenangkan Ivander, memenuhi kemauannya dan selalu patuh padanya.


Maka ketika ada Ivander ia selalu memperlakukan Ivander dengan baik.


Tapi Ariella yang masih kecil belum mengerti dan tidak menuruti kata kata Ayahnya.


Bahkan Ariella malah menggigit tangan Ivander sampai berdarah.


Tapi siapa sangka karena kejadian itu mereka malah menjadi semakin dekat.


Ivander sangat melindungi Ariella kecil, bahkan mengucapkan jika ada yang berani menyakiti Ariella maka dia tidak akan melepaskan orang itu.


Saat itu Elisa belum mengerti mengapa Ivander begitu baik kepada Ariella.


Padahal ada dia di depannya tapi mengapa Ivander tak pernah melihatnya.


Ayahnya sebenarnya menginginkan dirinya dekat dengan Ivander karena ayahnya berharap dia bisa menjadi nyonya muda di keluarga Ivander.


Tahun demi tahun berlalu, ayahnya selalu melatihnya agar nanti bisa membantu Ivander.


Kemudian sang Ayah juga mengirimnya kuliah di Amerika hanya untuk belajar agar dia menjadi yang terbaik saat ia bisa memasuki rumah dan menjadi nyonya muda di keluarga Ivander.


Namun setelah 2 tahun ia pergi, dia mendengar berita bahwa Ariella dan Ivander sudah bertunangan.


Ivander adalah pria yang ia inginkan, apalagi sang ayah juga sering mengatakan bahwa ia akan menjadi wanita pendamping Ivander.


Tapi kenapa malah Ivander bertunangan dengan Ariella.


Padahal ia sudah berencana setelah wisuda akan pulang untuk menjadi pengantin Ivander.


Kala itu dunianya seakan runtuh, Sakit hatinya teramat dalam.


Sampai dimana kemudian dia bertemu dengan seorang pria.


Pria yang begitu beraura, sangat pintar dan juga sangat tampan. Hanya melihat sekilas saja dia sudah sangat tertarik dengan sang pria.


Setelah itu dia mencoba mencari tau tentang pria ini, dia ternyata ada di fakultas management bisnis di Harvard.


Dia juga mengetahui bahwa pria itu bernama Abraham.

__ADS_1


Kemudian dia bertemu lagi dengan sang pria dan suatu acara kampus.


Elisa mencoba untuk menarik perhatiannya dan akhirnya Elisa memiliki kesempatan untuk berbicara dengan orang itu.


Elisa berinisiatif mengejarnya, mengirim email dan kemudian menjadi pacarnya.


Namun anehnya setelah mereka memiliki hubungan.


Sang pria itu sangat sibuk, bahkan selama berpacaran pria itu hanya menemuinya sebanyak 2 kali saja.


Pertama waktu ada acara di kampus dan yang kedua Elisa sengaja mengajaknya bertemu.


Namun secangkir kopi belum sampai habis tapi pria itu sudah pergi.


Mereka berpacaran selama 2 bulan, tapi pria itu bahkan tak pernah menggandeng tangannya.


Elisa berfikir mungkin pria itu bahkan melupakan dirinya, tapi mengapa dia menerima untuk memutuskan berpacaran.


Sampai Elisa kembali ke negaranya dia sudah tidak pernah melihat pria itu lagi.


Tapi bagaimanapun tentang pria itu, Elisa hanya menginginkan Ivander.


Dia selalu ingin mengejar Ivander, juga ia lah yang ingin ia nikahi.


Ketika Elisa sampai di negaranya , karena Ariella sangat sibuk maka dia meminta Ivander untuk menjemputnya.


Ivander bercerita bahwa Ariella setiap harinya sibuk belajar dan bekerja , hanya sedikit waktu untuk menemani Ivander.


Ivander hanya mengeluh padanya, tetapi berbeda dengan pikiran Elisa.


Elisa berfikir bahwa ini adalah kesempatan untuknya.


Dia ingin masuk dalam kesempatan ini.


Kemudian Elisa pura pura mengeluh pusing kepala dan sedikit tumbang.


Ketika kulit wanita dan pria bersentuhan maka akan membuat percikan api.


Hari itu mereka mampir ke hotel sebelum pulang.


Ketika Ivander menidurinya lagi dan lagi,, tapi mulut Ivander selalu menyebutkan nama Ariella.


Tapi Elisa tak mempermasalahkannya karena yang berbaring dibawah tubuh Ivander adalah dirinya.


Ariella sangat sibuk bekerja dan belajar biarkan dia yang akan menggantikan Ariella untuk melakukan hal hal menyenangkan kepada Ivander.


💜💜💜💜💜💜💜


Thankyou guys.

__ADS_1


btw yg gw tanyain diatas tuh bener yaa


__ADS_2