Suamiku Ternyata Seorang Presdir

Suamiku Ternyata Seorang Presdir
Eps. 3


__ADS_3


Ditempat lain dikamar Mo Lian Cheng dan Anna Kim.Tak lama setelah Anna menendang Presdir Cheng, Dan kabur. Presdir masih melihat ketempat tidur.


Cheng berguman:


"Gadil kecil, ternyata kau cukup berani juga". [Sambil tersenyum](ಠ‿ಠ).


Tak lama setelah itu presdir cheng memanggil luchas.


Cheng: Luchas, aku punya perintah untuk mu. Aku ingin kau mencari identitas wanita itu secepat yang kau bisa.


Luchas: Baik, Presdir Cheng.


Luchas-pun pergi dan menyuruh bawahannya untuk memeriksa Identitas Anna.


{Dilain Cerita}


Jennie merasa heran kenapa Anna merasa ketakutan dengan wajah lesu pucat. Jennie pun melihat Anna yang duduk disampingnya, Namun Anna memandangi keluar seperti tatapan kosong.


Jennie: Anna, ada dengan mu?


Anna: Aku... Aku merasa tidak sehat.


Jennie: 3 jam yang lalu kamu kemana?


Anna langsung teringat dengan kejadian tadi dan merasa bingung siapa sosok pria tadi. Anna ingin cerita namun dia takut jadi Anna merahasiakannya dari Jennie.


Anna: Aku.. tadi bertemu dengan temanku jadi aku berbincang, jadi sedikit lama.. Maaf ya Jennie. [merasa bersalah + cemas]


Jennie: Oh...begitu, tapi kamu gak papa kan?


Anna: Aku gak papa.


Anna terus memikir hal yang terjadi tadi, karena merasa takut. Setelah sampai dirumah


Tante: Kalian sudah pulang?


Jennie: Iya, kami sudah pulang.[sambil memandang Anna]


Mama Jennie merasa bingung kenapa Anna diam dan murung.


Tante: Ehh...Anna kamu kenapa?


Anna: Aku..Gak papa tante, aku cuma lelah aja..mungkin karena kebanyakan minum [senyum pahit]


Tante: oh..gitu,ya sudah kalau gitu kalian tidur besok kuliah.

__ADS_1


Anna,Jennie: Baik.


Mereka pun kembali ke kamar mereka masing-masing.


Anna membersih kan tubuhnya (mandi) sambil memikirkan apa yang terjadi tadi malam. Selesai Anna bersih, Anna merasa lelah dan akhirnya ia tidur terlelep.


[Disisi lain].


Presdir terus memikirkan wanita itu, dia merasa heran kenapa dia tidak merasa kotor malahan dia menyetujui permintaan dokter, terutama permintaan Anna.


Disamping presdir. Luchas merasa bingung baru pertama kali Presdir Mo Lian Cheng menyuruh nya untuk mencari Identitas wanita yang pertama kali Presdir temui.


Presdir Cheng: Bagaimana? Apa kau sudah menemukan apa yang ku perintahkan?


Luchas:Baik presdir.


Luchas pun menyebutkan Identitas Anna.


Luchas:Anna Kim, Anak dari keluarga kim mempunyai Perusahaan Ekonomi terbesar no.3 di kota S. Nona muda pertama dan anak satu-satunya di keluarga Kim. Lulusan terbaik Di sekolah keputrian di kota B, berkuliah di Royal Hollowey, Unniversity of london. Sekarang dia tinggal dengan pamannya karena orang tuanya sering pergi mengurus bisnis dan mempunyai saudara yang bernama Jennia.


Presdir:Oh...anak dari keluarga Kim.( ꈍᴗꈍ)


{presdir berguman}


" Gadis kecil, Kau tidak bisa lari dari ku"


Luchas: Sudah Tuan, fotonya akan saya kirim ke Handphone anda.


[Malam pun berlalu]


Keesokan harinya.


Di kediaman keluarga Chan [rumah Jennie chan].


Tante: Ehh... Anna kamu sudah bangun sayang?


Anna: Iya, Tante saya sudah bangun.


Paman: Kalau begitu kamu sarapan dulu.


Anna pun duduk di meja makan.Tak lama setelah itu Jennie turun.


Jennie: waw.. ternyata kekasihku Anna sudah bangun.[sambil tersenyum menggoda]


Anna: Berhenti lah menggoda ku Jennie. Lagian siapa juga yang ingin menjadi kekasihmu.(senyum mengejek)


Jennie: Ehh... Begini-gini aku wanita terpopuler loh di Royal Hollowey, walaupun aku kalah darimu 1% saja.

__ADS_1


Paman: Cepat makan sarapan kalian.


Anna,Jennie: Siap Sir.(◕ᴗ◕✿)


Mereka pun sarapan. sambil mengobrol dan bercanda. Setelah selesai mereka sarapan ingin berangkat.


Anna: Paman, aku tidak ingin membawa mobil. aku ingin di antar saja.


Paman: Loh, kok tumben kamu ingin di antar.


Jennie: Papa aku juga mau di antar.


Anna: Kalau begitu.., Bagaimana kalau aku dan Jennie satu mobil diantar bareng?


Jennie: Nanti mobil itu hancur kalau jika kau yang naik.


Tante: Berhentilah bercanda kalian ingin berangkat kuliah tidak.


Anna,Jennie: siap sir.


Disisi lain Anna dan Jennie mengejek menggunakan ekspresi, hingga membuat pelayan hampir melepas tertawa dan orang tua Jennie jengkel namun ingin tertawa akibat ulah mereka.


Paman: Baik lah kalau begitu. Kepala Pelayan siap kan mobil.


Kepala pelayan: Baik tuan. Mari nona muda.


Mereka pun akhirnya pergi ke Kampus Royal Hollowey bersama-sama.


[Disisi Lain] Masih di rumah Jennie.


Tante: Mereka sudah dewasa kenapa masih seperti anak kecil.


Paman: Mereka tumbuh bersama-sama. Jadi tidak heran jika sifat mereka seperti itu, setelah dipikir-pikir sudah lama aku tidak pernah melihat Jimie dan Tommy teman masa kecil Anna dan Jennie.( ´◡‿◡`).


Tante: Iya.., bagaimana kalau kita menelpon keluarga Page [keluarga Jimie dan Tommy] untuk mengajak mereka makan bersama.


Paman: Hm.. Baiklah kalau begitu kamu yang atur.


Tante pun menyuruh kepala pelayan untuk menelpon keluarga Page dan mereka setuju untuk datang malam ini ke perjamuan dirumah keluarga Chan. Kepala pelayan pun memerintah kan pelayan wanita untuk menyiapkan hidangan untuk nanti malam sebagai perjamuan.


Next (☞゚ヮ゚)☞


[Pesan Author].


Mohon dukungan-nya jika ada salah kata dan tidak nyambung dalam novel mohon komentar dibawah. Jika suka jangan lupa likenya "Terima kasih"


Love you( ˘ ³˘)♥

__ADS_1


__ADS_2