Sugar

Sugar
King Charleville


__ADS_3

Luna menatap pepohonan yang basah di luar Sana. Sudah lama ia tidak melihat hujan sederas ini. Dan langit juga gelap sekali. Bahkan ia bisa mendengar suara petir yang keras. Mungkin karena ini sudah mulai masuk musim gugur.


Padahal tadi saat Drey pergi bekerja, langit masih cerah. Perubahannya drastis sekali. Luna jadi penasaran dengan apa yang dilakukan suaminya sekarang. karena pesan yang ia kirimkan belum dibalas sejak tadi.


Hujan selalu mengingatkan Luna pada Drey. Selalu Ada cerita tentang mereka di Sana. Dia ingin tahu, apakah hujan datang untuk memberitahunya bahwa Akan Ada cerita baru untuk mereka.


"Apa kau sudah merasa baikan?"


Tanya Larya membuyarkan lamunan Luna. Dia sudah duduk sambil menyodorkan secangkir teh pada menantunya itu.


Sejak pagi Luna masih merasakan mualnya kemarin. Dia tidak bisa makan apapun Dan lemas. Sehingga membuat khawatir semua orang.


"Sudah merasa lebih baik"


Jawab Luna. Tadi pagi sebelum berangkat bekerja, Drey memberinya pijatan dan itu cukup efektif mengurangi rasa mual nya.


"Kita pergi ke rumah sakit saja ya?"


Bujuk Larya. Dari kemarin semua orang sebenarnya sudah berniat memanggil dokter untuk memeriksa Luna. Namun dia menolaknya. Entah kenapa Luna sangat tidak ingin bertemu dengan dokter. Sangat tidak ingin hingga ngambek saat dipaksa. Drey pun terpaksa membiarkannya.


"Aku tidak ingin melihat dokter"


Jawab Luna masih menolak. Dia tidak ingin bertemu dokter apalagi harus pergi ke rumah sakit. Membayangkan aroma obat di Sana saja sudah membuatnya mual.


"Hanya sebentar saja. Atau hanya Temani aku melakukan pemeriksaan. Kalau di Sana Kau masih tidak ingin bertemu dokter, aku tidak Akan memaksa"


Ujar Larya tidak menyerah.


Melihat ibunya yang kelihatan cemas Dan penuh harap, Luna akhirnya mengiyakan.


*******


Di tempat lain, Drey kini sedang berusaha membuat negoisasi dengan Mila. Dia ingin membujuk Mila mengurungkan niatnya mengumbar cerita pernihakan Drey Dan Luna. Tetapi wanita itu sepertinya sudah bulat dengan keputusannya.


"Satu lagi. Aku bisa membuat proyek di Kanada sepenuhnya menjadi milikmu. Kau akan mendapat untung besar dari ini"


Di samping meminta Drey menjadikan wanitanya, Mila juga memberikan penawaran lain yang lebih sulit ditolak Drey. Mila tahu betul bahwa Drey adalah pria penuh ambisi. Dan dari alasan sahabatnya memilih meninggalkan pernikahan, Mila tahu bahwa Drey Haus Akan kekayaan Dan kekuasaan. Dia ingin memanfaatkan kelemahan itu.


Mila tersenyum penuh kemenangan melihat Drey bimbang. Bagian Paling rapuh dari manusia adalah ego. Dan Kali ini Mila tahu, ego Drey telah termakan rayuannya.


"Aku Akan bertanya untuk terakhir kalinya. Apa kau Akan tetap begini? Kau Akan membocorkan semuanya jika aku tidak mengikuti kemauanmu?"


Tanya Drey lagi. Tidak Ada kemarahan di suaranya. Menandakan bahwa Drey sudah hampir menyerah.


Sudah lama Mila menunggu waktu ini. Sepuluh tahun yang menyakitkan baginya, Akan dia balaskan pada Luna. Dia Akan membuat Luna merasakan rasa sakit dari mencintai seseorang.

__ADS_1


"Tidak. Sudah kukatakan, meski harus berbuat curang aku akan tetap berusaha memilikimu"


Jawab Mila tegas. Dia bisa melihat binar Rasa bersalah di Mata Drey. Serta helaan nafas besar.


"Kau tahu, aku berharap ini tidak Akan pernah terjadi di antara Kita. Sudah cukup kebodohanku yang tidak menyadari perasaanmu melukaimu untuk waktu yang lama. Dan sekarang, aku harus menjadi orang jahat lagi dengan berbuat curang sepertimu"


Ujar Drey, sedikit membuat heran Mila yang tidak memahami maksud perkataan Drey. Kecurangan apa yang bisa dia lakukan.


"Kau lupa Mila, Luna bukan hanya istriku. Dia juga menantu keluarga Everdeen. Bukan hanya aku yang harus kau ajak bernegoisasi"


Kata Drey kemudian. Ada perasaan tidak enak langsung muncul di hati Mila.


"Selamat siang nona Anderson"


Sapa seseorang yang telah bergabung di meja mereka. Pria tua yang namanya telah akrab di telinga Mila sejak kecil. Pria sebenarnya yang harus dia hadapi saat ingin merusak pernikahan Drey, Oswald Everdeen.


******


- Malam sebelumnya -


Drey tidak bisa bekerja dengan tenang Hari ini. Meski telah memastikan bahwa ibunya menjaga Luna, dia belum menemukan cara untuk menyelesaikan masalahnya dengan Mila.


Namun itu alasannya pulang ke mansion orang tuanya. Jika Ada orang yang memiliki cukup kekuasaan untuk mengendalikan orang lain, itu adalah ayahnya.


"Apa aku boleh masuk?"


"Hm.. masuklah"


Sedikit canggung Drey masuk ke dalam. Dia tidak langsung bicara Dan memilih duduk menunggu. Karena kini ayahnya sedang memeriksa setumpuk dokumen di mejanya. Selain itu Drey juga tidak tahu bagaimana Cara membicarakan masalahnya. Dia tidak cukup akrab dengan ayahnya.


"Apa kau Dan Luna sedang Ada masalah?"


Di luar dugaan, Oswald lebih dulu bertanya. Seolah memang sudah menebak sikap aneh Drey.


"Itu..."


Drey masih bicara dengan ragu.


Sejujurnya datang meminta bantuan pada Ayahnya cukup melukai harga diri Drey. Oswald telah membuatnya tumbuh dengan Rasa iri Dan kesulitan sejak kecil. Karena itu dia tidak mau melibatkan Oswald dalam kehidupannya. Namun kini, kebahagiaan sedang Luna dipertaruhkan.


Mengingat Luna, akhirnya Drey menceritakan segalanya. Awal ketidaksengajaan pernikahan mereka, sampai ancaman Mila. Meski harus menerima kemarahan atau bahkan penolakan sekalipun, Drey sudah siap. Jika itu bisa melindungi Luna-nya.


Di luar dugaan, Oswald mendengarkan cerita Drey dengan santai. Seolah sudah mengetahui semuanya.


"Kau.. tidak terkejut?"

__ADS_1


Tanya Drey heran. Meski tidak peduli padanya, harusnya sebagai ayah Oswald syok dengan ceritanya.


"Dari awal sudah kuduga Ada yang aneh. Tidak mungkin pria Mata duitan sepertimu menikahi gadis miskin seperti Luna"


Jawab Oswald menohok perasaan Drey.


"Kalau kalian memang tidak saling mencintai, kenapa tidak kau ceraikan saja Luna?"


Dan sekali lagi, Oswald memberi tanggapan yang Mengejutkan. Drey selalu berpikir bahwa Oswald sangat baik pada Luna karena sangat menyukai istrinya. Tetapi kini malah mengajukan pertanyaan dingin semacam itu.


"Awalnya memang seperti itu, tapi sekarang aku mencintainya! Aku hanya ingin bersamanya, tidak ingin menyakitinya"


Drey lupa bahwa dia sedang meminta bantuan. Emosinya langsung Naik saat Oswald menyebut kata "cerai". Tanpa sadar bicara dengan nada tinggi.


Oswald langsung tersenyum dalam hati mendengar jawaban Drey. Oswald sebenarnya hanya ingin menguji perasaan Drey. Keseriusan anaknya itu melindungi Luna yang sudah seperti putrinya karena cinta. Bukan karena alasan untuk menjaga reputasinya atau posisinya.


"Berikan padaku daftar nama orang yang harus kubungkam"


Ujar Oswald kemudian.


*******


Dan kini, disinilah Oswald sekarang. Duduk satu meja dengan Drey Dan Mila.


Wajah Mila langsung pucat melihat Oswald. Tanpa perlu dibicarakan panjang lebar, dia sudah tahu apa yang Akan terjadi selanjutnya.


"Aku sudah membaca artikel yang kau tulis. Sungguh tulisan yang bagus. Memperlihatkan betapa cerdas dan berbakatnya Nona Anderson ini"


Oswald membuka pembicaraan. Yang dibicarakan tentu saja artikel tentang pernikahan Drey Dan Luna. Meski yang Oswald katakan seperti pujian, namun terdengar seperti pendahuluan dari ancaman bagi Mila.


"Aku sangat ingin melihat lebih banyak tulisanmu. Tetapi sayangnya, setelah aku membeli perusahaan itu, aku membuat kebijakan untuk tidak lagi menerima cerita fiktif atau dongeng untuk diterbitkan"


Dugaan Mila benar. Ini ancaman yang pertama. Oswald telah membeli mayoritas saham perusahaan majalah itu. Mila tidak lagi diijinkan mempublikasikan artikelnya di Sana, yang beresiko merusak reputasi keluarga Everdeen sebagai pemiliknya.


"Saya tidak pernah menulis artikel fiktif. Semua yang saya tulis benar adanya"


Bukan Mila namanya jika dia langsung menyerah. Dia masih berusaha membantah Oswald.


"Berita faktual membutuhkan bukti fisik atau saksi agar terbukti kebenarannya. Sebaliknya, berita yang tidak bisa kau buktikan kebenarannya adalah fiktif"


Ancaman yang kedua. Oswald telah memastikan untuk membungkam semua orang yang terkait dengan Pernikahan Drey. Termasuk keluarga Helbram yang sejak awal menjadi pemicu masalah ini.


Mila tidak bisa mendeskripsikan perasaannya Kali ini. Dia masih shock karena rencananya akhirnya gagal. Padahal Oswald masih memiliki serangan yang lain.


"Salah satu contoh berita yang mengandung kebenaran adalah Senator Anderson terlibat banyak skandal korupsi selama karirnya. Hingga tidak bisa dihitung dengan jari. Cukup satu panggilan, namanya akan muncul di seluruh media di Amerika besok pagi"

__ADS_1


Kali ini Mila benar-benar bungkam. Dia menatap Tak percaya ke arah Oswald. Senator Anderson adalah ayahnya. Sedikit banyak Mila juga tahu bahwa ayahnya memang pernah melakukan korupsi. Dan kini Oswald membalik posisi mereka. Dengan mengancamnya menggunakan kesalahan ayahnya.


__ADS_2