Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An

Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An
Pencarian orang


__ADS_3

Dinda mengangguk.


" kamu juga bisa kok kalau mau bunuh diri disini. " seraya bercanda.


" apaan sih, dosa tau kalau bunuh diri itu. "


" hehehe cuma bercanda. "


" iya aku ngerti. "


Mereka tertawa melihat pemandangan itu seraya menghilangkan kesedihan masing-masing dan tanpa terasa hari sudah mulai sore dan mereka pun langsung beranjak untuk pulang kerumah masing-masing.


.


.


Di sisi lain.


Di kantor polisi, polisi terus mencari seseorang yang dipanggil bos muda oleh Gatot, lalu melacak nomor ponselnya. Ternyata terakhir kali panggilan itu berada di Hotel Grand permai. Seketika itu juga polisi langsung menyamar menuju ke TKP, namun didapatnya di kamar itu sudah tidak ada orang. Namun, polisi bertanya kepada receptionis.


" Permisi, selamat siang mbak. "


" Iya, selamat siang bapak, ada yang bisa kami bantu? "


" Kami mau menanyakan tentang suatu hal, kira-kira siapa yang terakhir kali menempati kamar A19 di lantai 2 ?? "


" Mohon maaf pak, bapak ini siapa ya? kami tidak bisa memberi tahu tentang itu kepada sembarang orang. "


" Kami dari kepolisian mbak, ini kartu anggota kami. " seraya menunjuk kartu tanda anggota kepolisian.


" kami mencari seseorang, diduga dia menjadi buronan kami. Dan anak buahnya sudah kami tahan di kantor kami, terakhir kali kami melacak nomor ponselnya, dia sedang berada di sini. Namun setelah kami periksa, dia sudah tidak ada. Jadi mohon mbak, kerja samanya. " sambungnya.


" Baiklah kalau begitu tunggu sebentar ya pak, saya akan periksa terlebih dahulu. "


" Baik. "


Receptionis itu langsung mencari data informasi tentang seseorang yang menempati kamar hotel itu. Dan langsung menemukannya.


" Permisi pak, "


" Iya bagaimana mbak? "


" Menurut data kami disini, terakhir kali kamar A19 di lantai 2 itu ditempati oleh seseorang yang bernama Nino. Dan dia sudah pergi meninggalkan hotel ini semalam sekitar jam 22.30 "


" Nino? "


" Iya pak, Zionino Andika Sagara "


" Apa ada orang lain yang menempati kamar itu selain Nino? "


" Tidak pak, tidak ada. Pak Nino sendiri sudah menyewa hotel disini sudah satu Minggu yang lalu. "

__ADS_1


" Apa dia nanti akan kembali kesini? "


" Saya kurang tau ya pak, soalnya saya disini baru saja menggantikan teman saya yang piket dari tadi malam. "


" Baik, terimakasih atas informasinya. Kalau begitu saya permisi dulu untuk kembali ke kantor mbak, mari. "


" Sama-sama bapak, iya mari. "


Setelah dari sana polisi langsung kembali ke kantor. Dan langsung disambut oleh Deni.


" Permisi pak, bagaimana perkembangan kasusnya? "


" Wah pak Deni, kebetulan sekali. Sebaiknya kita berbicara didalam. " ujarnya. dan Deni mengangguk lalu mengikuti langkah polisi itu.


...****************...


" Jadi begini pak Deni, setelah kami cari tau tentang nama bos muda itu kami melacaknya, dan terakhir kali dia melakukan panggilan itu saat dia berada di Hotel Grand permai, kamar A19 di lantai dua. Kami sempat bertanya kepada receptionis di kantor itu. Lalu dia berkata kalau kamar itu ditempati oleh seseorang yang bernama Nino. Zionino Andika Sagara. Apa bapak mengenalinya? " ucap polisi itu.


" Nino? " tersentak Deni terkejut.


" Iya pak, menurut informasi yang kami dapat seperti itu. "


" Saya juga kurang tau pak, saya tidak mengenalinya. "


" Baik, terimakasih atas informasinya pak Deni, kami akan terus mencari orang itu sampai dapat. "


" Baik, kalau begitu saya permisi dulu pak. Mari "


Deni pergi meninggalkan ruangan itu dan langsung menghubungi Raka.


" Halo, ada apa den? apa ada info terbaru? " ucap Raka


" Begini pak, polisi sudah mencari orang yang bernama bos muda itu. Mereka sudah melacaknya, dan terakhir kali orang itu melakukan panggilan telepon disaat berada di hotel grand permai. "


" Hotel grand permai? "


" Iya pak, dan bapak tahu siapa orangnya? "


" siapa den? "


" Nino pak, Zionino Andika Sagara. "


" Apa? Nino? " Raka terkejut mendengar itu.


" Iya pak, dan polisi saat ini sudah mencarinya. "


" Baik terimakasih atas informasinya den, kamu terus pantau ya perkembangan kasus ini. Kalau ada apa-apa langsung hubungi saya ya. "


" Baik pak, "


Raka langsung menutup telfonnya dan melamun memikirkan sesuatu.

__ADS_1


Nino? Apa mungkin dia dalang dari semua ini? Bukankah dia sudah lama meninggal dalam kecelakaan itu? Apa mungkin dia selamat dalam kecelakaan itu? Kalau memang iya, ada dimana dia saat ini?


.


.


Disisi lain.


Wira, Angel dan Ais seraya bercanda di klinik itu.


" Kalau sudah selesai makan, biasanya kamu ngapain? " tanya Angel.


" Ya duduk, sambil nonton TV " jawab Wira.


" Selesai itu? "


" Tidur, kadang aku keluar menatap pemandangan yang ada diluar jendela. sambil memikirkan sesuatu. "


" Memikirkan apa? "


" Ternyata sakit itu tidak enak ya, "


" Kata siapa tidak enak? "


" Kataku. "


" Enak kok. " ujar Angel seraya tersenyum melihat Ais.


" Kok bisa? " tanya Wira seraya membulatkan bola matanya.


" Iya, disaat kita sakit itu insyaallah dosa kita berkurang. "


" Kok bisa? "


" Iya, kalau kita sakit itu kita kan selalu mengingat Allah, kita sadar. ternyata nikmat Allah yang paling utama itu sehat. dan kita harus selalu bersyukur. "


" Iya kalau kita mengingat nya, kalau lupa bagaimana? "


" Ya tergantung manusia nya kalau seperti itu. "


" Memang, sering kali kita meninggalkan Allah, tetapi Allah tidak pernah sedikit pun meninggalkan kita. Harusnya kita itu sadar, Allah itu selalu ada buat kita. " sambungnya.


" Nampaknya aku harus banyak belajar tentang agama denganmu. "


" Apa sih, nggak biasa aja. Kalau mau belajar ya langsung aja ke Abi, langsung saja bertanya kepada senior. " seraya tersenyum.


" Baiklah, kapan-kapan aku akan bertanya kepada Kyai. "


" Iya. "


Mereka tersenyum bersama dan juga Aisyah tersenyum kepada mereka.

__ADS_1


__ADS_2