Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An

Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An
Makan tiga jari


__ADS_3

Setelah selesai berbicara dengan candaannya, tak lama kemudian si penjual pun datang membawa pesanannya yang sudah di pesan oleh mereka berdua.


" Permisi, ini pesanannya. " ujar si penjual itu sambil meletakkan makanannya di meja.


" Silahkan dimakan. " ujarnya lagi.


" Iya, terimakasih. "


" Sama-sama. " sambungnya si penjual itu dengan ramah tamah. Kemudian pergi meninggalkan keduanya.


Keduanya pun melihat makanan masing-masing yang ada didepannya itu.



" Ini sendoknya mana? " ujar Fahrul kemudian menoleh kearah segelas teh hangat miliknya itu. Karena baru pertama kali ini dia memakan tidak memakai sendok.



" Teh nya aja ada sendoknya, masa piringnya enggak? " ujar Fahrul lagi.


Firman melihat kearah fahrul.


" Makan itu pake tangan. Ngikutin sunnah Rasulullah. " ujar Firman, kemudian Fahrul melihat kearahnya.


" Jadi, kalau orang zaman dahulu itu kalau makan pake tangan? " tanya Fahrul kepada firman dengan polosnya


" Ya iyalah, masa pake kaki. Rasulullah aja itu kalau makan pake tiga jari. "


" Mm? " Fahrul terkejut mendengar itu sambil mengernyitkan dahinya. " Benarkah? "


" Iya, kalau makan. "


Fahrul melihat kearah makanannya sambil menelan ludahnya sendiri, sementara itu Firman hanya tertawa kecil melihat tingkah laku temannya itu karena sudah berhasil mengerjainya.

__ADS_1


Lalu Fahrul mencoba mempraktekkannya, dia mencoba memakan pakai tiga jari. Sementara firman terus melihat kearahnya mau tertawa tetapi ditahan.


Akhirnya firman memakan memakai lima jarinya itu, tanpa menghiraukan temannya. Seketika itu Fahrul menoleh kearahnya. Dia terkejut karena firman memakan memakai lima jarinya itu.


" Loh , tapi kamu kok makan pake lima jari? " ujarnya fahrul dengan heran.


" Memangnya kenapa? "


" Tadi katamu kalau makan itu harus pakai tiga jari untuk mengikuti sunnah Rasulullah? "


" Rasulullah memakan pakai tiga jari itu karena sedang memakan kurma. Kalau makan seperti ini ya biasa saja sama seperti makan pada umumnya. "


" Oalah.. cuplies kau. Aku dikerjain. "


" Hehehe, tidak apa-apa. Sekali-kali aku mengerjaimu. "


Kemudian keduanya terus melanjutkan makannya dengan normal seperti manusia pada umumnya.


.


.


Angel bersama dengan ustadzah sedang mengajar santri-santrinya itu. Setelah memberikan tugas kepada santrinya untuk dikerjakan, keduanya saling berbincang-bincang membahas hal lain.


" Angel. "


" Iya ustadzah? "


" Lusa sudah dimulai eventnya, apa kamu sudah siap? " tanya ustadzah yang berbasa-basi sebentar kepada Angel.


Angel menghela nafasnya dalam-dalam.


" Insyaallah siap ustadzah. "

__ADS_1


Ustadzah tersenyum melihat kearahnya.


" Alhamdulillah, persiapkan diri kamu baik-baik. "


" Siap insyaallah ustadzah. "


ustadzah mengangguk.


" Ustadzah, apa saya boleh bertanya sesuatu? " ujar Angel.


" Mau bertanya apa, Angel? "


" Maaf nih ya sebelumnya ustadzah, bukannya bermaksud untuk ikut campur dalam urusan orang lain. Tetapi ini hanya sekedar bertanya, kira-kira kenapa ya Dewa melakukan itu kepada Wira? "


" Mm? " ustadzah terkejut. " Saya juga kurang tau Angel. Mungkin alangkah baiknya kalau kamu bertanya secara langsung kepada Wira atau Raka. "


Angel mengangguk.


" Saya masih heran, untuk apa dia mengaku-ngaku sebagai kakaknya Wira? apa dia punya tujuan lain ya ustadzah? "


" Tujuan lain? maksudnya? "


" Iya, yang dilakukan oleh Dewa ini pasti mempunyai alasan ustadzah. Semua yang dilakukan oleh manusia di bumi ini pasti ada alasannya. Tapi kira-kira apa ya? "


Ustadzah terdiam sejenak


" Iya itu, ustadzah juga tidak tau alasannya Angel. "


Angel terdiam tampak memikirkan sesuatu


" Apa jangan-jangan dia memiliki niat yang tidak baik kepada Wira? " ujar Angel yang menduga-duga.


" Kamu tidak boleh su'udzon kepada orang Angel. Itu tidak baik. "

__ADS_1


" Saya tidak su'udzon ustadzah, tetapi curiga. Dan kecurigaan saya pun memiliki bukti, tidak curiga begitu saja. " ujar Angel kepada ustadzah. Seketika itu ustadzah terdiam nampak memikirkan sesuatu juga.


__ADS_2