Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An

Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An
Mencarinya


__ADS_3

Cantika lalu pergi meninggalkan keduanya dan kembali ke kelas untuk menemani ustadz muda mengajar.


.


.


Disisi lain.


Di kantor Raka. Raka saat ini sedang berada di ruangannya, dia mengecek laporan keuangan di kantornya. Kemudian Deni memasuki ruangan itu untuk menemuinya.


Tok..tok..tok


Seketika Raka menoleh kearah pintu.


" Iya masuk. " ujar Raka.


Kemudian Deni mulai memasuki ruangan itu.


" Permisi pak. " ujar Deni seraya memberikan senyuman kepadanya.


" Iya ada apa den? "


" Saya ingin memberikan kabar kalau Zein sudah ditahan pak, dan saat ini dia sudah bebas dengan jaminan. "


" Zein? loh kok bisa bebas? " ujarnya terkejut mendengar itu.


" Karena ada seseorang yang membebaskan dia pak, dan memang betul yang melakukan itu semua bukan Nino, tapi kembarannya. Dia memakai identitas saudaranya itu untuk meneror keluarga Mahesa. "


" Untuk apa dia melakukan itu semua? "

__ADS_1


" Saya kurang tau betul pak, apa motifnya dibalik ini semua. Saya rasa keluarga Sagara memiliki dendam pribadi kepada keluarga Mahesa. "


" Dendam? "


" Iya pak, saya rasa begitu. "


" Dari mana kamu tau kalau keluarga Sagara memiliki dendam pribadi kepada keluarga Mahesa? "


" Berdasarkan bukti yang saya dapatkan, keluarga Sagara dan keluarga Mahesa ini adalah saingan bisnis pak. Mereka saling menjatuhkan satu sama lain. Dan juga mereka, punya hubungan kurang baik diantara keduanya. "


Yang dikatakan Deni ada benarnya juga sih.. Mereka memang saling menjatuhkan satu sama lain. Dan juga mereka memang sudah dari dulu bermusuhan.


Raka terdiam.


" Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan pak, kalau begitu saya permisi dulu. " ujar Deni sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah pintu.


Deni terhenti dan membalikkan badannya kearah Raka.


" Iya, ada apa pak? "


" Apa kamu tau dimana dia saat ini? "


" Siapa? "


" Zeinino Afka Sagara. "


" Zein? saya juga kurang tau betul informasi tentang dia pak. Karena semenjak bebas dari tahanan dia langsung menghilang begitu saja. Mohon maaf sebelumnya. " ujarnya sambil menundukkan kepalanya.


" Menghilang? saya yakin ada seseorang yang membantunya disitu. Kamu sekarang coba cari tau dimana dia saat ini, karena saya yakin dia tidak mungkin begitu saja pulang ke Bali. Saya yakin dia masih belum jauh dari sini. " ujar Raka seakan punya keyakinan penuh untuk bertemu.

__ADS_1


" Baik pak. "


" Kalau ada informasi terbaru segera hubungi saya den. "


" Siap pak. Kalau begitu saya permisi dulu, mari. " ujarnya sambil keluar dari ruangan itu.


" Iya silahkan. "


...****************...


Disisi lain.


Di pesantren Pakubumi, Angel sedang menyendiri di asramanya. Dia kembali mengingat kejadian tadi dan kenangan di masa lalunya itu.


Kenapa kamu baru sekarang datang? dari dulu kemana? kenapa disaat aku sudah mulai membuka hati untuk orang lain kamu hadir kembali dalam hidupku?


Angel terdiam menunduk dan tanpa terasa meneteskan air matanya itu.


Angel, katanya kamu sudah mengikhlaskan dia untuk orang lain? tapi kenapa disaat dia hadir kembali dalam hidupmu, kamu seakan-akan masih menyimpan rasa terhadap dia? ada apa denganmu? kenapa kamu begitu lemah?


.


.


Pada saat itu juga bel berbunyi menandakan waktu istirahat untuk para santriwan dan santriwati. Semua santri bergegas keluar kelas untuk istirahat. Entah itu ke kantin, ke lapangan, atau ke perpustakaan untuk membaca buku. Namun, Aisyah melihat kearah pintu dan menunggu kedatangan Angel yang tak kunjung datang.


Angel kemana? kok belum balik? apa masih belum selesai bertemu dengan orang itu?


gumam dalam hati Aisyah.

__ADS_1


__ADS_2