Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An

Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An
Ada masalah apa?


__ADS_3

Firman bersama Fahrul sudah pergi meninggalkan ustadz muda ditempat. Lalu keduanya sama-sama pergi kearah asrama santriwan. Namun tanpa sengaja mereka berpapasan dengan Zein.


" Permisi. " ujar Firman kepada Zein dan menghentikan langkahnya.


Zein menoleh kearahnya


" Iya? "


" Murid baru ya? "


Zein hanya tersenyum


" Kenapa? " ujarnya Zein.


" Baru pertama kali saya melihat kamu disini. "


" Iya. "


Firman mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


" Salam kenal ya, firman. " ujar Firman.


" Zein. " ujar Zein tersenyum menerima uluran tangan firman.


Kemudian Fahrul juga mengulurkan tangannya.


" Fahrul. "


" Zein. " keduanya bersalaman.


" Kalian santri disini? " tanya Zein kepada keduanya.


" Iya. "


" Oohh. Iya iya. "


Keduanya mengangguk.


" Mau kemana? sepertinya kamu sedang kebingungan. " tanya Firman.


" Iya, saya sedang mencari toilet di sekitar sini. Apa kalian tau? "


" Toilet? " ujarnya kemudian Zein mengangguk. " Ohh itu di sebelah sana. " sambil menunjuk kearah jalan menuju toilet.

__ADS_1


" Lurus dikit, lalu kekanan. " sahut Fahrul.


" Oh iya iya, terimakasih ya. " ujarnya sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah toilet.


Keduanya melihat kearah Zein yang sedang melangkahkan kakinya menuju ke arah toilet.


" Iya, sama-sama. "


.


.


Disisi lain


Angel bersama dengan ustadzah sedang dalam perjalanan menuju ke kelas untuk mengajar. Kemudian Aisyah berjalan terburu-buru di depannya dengan terburu-buru.


" Ais. " ujar Angel memanggilnya.


Kemudian seketika itu langkah kaki Aisyah terhenti dan menoleh sambil tersenyum.


" Iya, Angel? " ujarnya melihat kearah Angel dan melihat kearah ustadzah


" Ehh, ustadzah.. Assalamualaikum. " ujarnya lagi sambil tersenyum kearahnya .


" Waalaikumsalam. "


" Eh itu ustadzah, mau mengajar. Kasian para santri sudah menunggu. "


" Oh begitu ya sudah silahkan. "


" Iya mari ustadzah, Angel. "


" Iya mari. "


" Hati-hati Ais. Jaga diri baik-baik. " ujarnya Angel yang kemudian Ais menoleh kearahnya dan tersenyum mengangguk lalu melanjutkan langkahnya menuju ke kelasnya.


Ustadzah melihat kearah keduanya.


" Hati-hati? memangnya Ais mau kemana Angel? " tanya ustadzah kepada Angel dengan penasaran.


Seketika Angel melihat kearah ustadzah.


" Eh, iya itu ustadzah kan jalannya harus hati-hati. "

__ADS_1


" Kan jaraknya deket? "


" Iya tidak apa-apa ustadzah. Kan takut ada apa-apa di perjalanan. "


Ustadzah tersenyum lalu menggelengkan kepalanya sambil melihat kearah Angel.


" Kalau begitu mari ustadzah, biar para santri tidak terlalu lama menunggu. " ajaknya Angel kepada ustadzah.


" Iya mari. "


Kemudian keduanya berjalan menuju ke arah kelas untuk mengajar para santri.


.


...****************...


.


Disisi lain


Di asrama santriwan, Fahrul dan Firman yang baru saja datang dan memasuki asrama mereka lalu meletakkan tasnya di kasur mereka masing-masing sambil merebahkan diri diatas kasur.


" Hhhhhhh. " menghela nafas " Akhirnya sampai juga. " ujar Firman sambil menatap langit-langit dinding itu.


" Iya, alhamdulilah akhirnya sampai juga ya kawan. " ujar Fahrul melihat kearah firman.


" Iya. " lalu memejamkan matanya.


" Kira-kira si Wira kemana ya Rul? " lanjutnya lagi.


" Iya ya, si Wira kemana? kata ustadz muda tadi dia pergi keluar bersama orang lain. Kira-kira orang itu siapa? dan juga dewa? kenapa dia pulang begitu saja dari pesantren ini? "


" Saya yakin ini semua pasti ada sebuah masalah yang sudah terjadi disaat kita kembali kerumah Rul. "


" Saya sih juga berfikiran seperti itu ayang beb. " ujar Fahrul sambil bercanda, namun firman tidak menghiraukannya dan memilih untuk serius.


" Kamu memiliki nomor Wira tidak? " tanya Firman kepada Fahrul sambil bangun dari rebahannya.


" Ada. " ujarnya Fahrul yang kebetulan memiliki nomor handphone dari Wira yang sudah lama memilikinya.


" Coba sini, handphone kamu. " ujarnya sambil melangkahkan kakinya mendekati Fahrul, sementara Fahrul beranjak untuk ke tasnya dan mencari ponselnya itu. Setelah itu, lalu Fahrul memberikan ponselnya kepada firman.


" Nih. "

__ADS_1


" Sudah tersimpan disitu. Namanya Wira, Nomor WA juga ada. " sambungnya.


Sementara itu Firman terus fokus terhadap ponsel itu dan mencari nama Wira.


__ADS_2