
" Katanya sih tidak Angel. Mending sekarang kamu ke Cantika saja dan mengajaknya untuk menemui orang itu di depan gerbang. "
" Baiklah kalau begitu aku ke Cantika dulu is. Titip anak-anak ya? " ujarnya sambil tersenyum meninggalkan ruangan itu.
" Iya Angel, kamu tenang aja. " sahutnya.
Kira-kira siapa ya yang ingin sekali bertemu dengan Angel?
Seketika Angel berjalan cepat menuju ke masjid tempat Cantika. Setelah sampai di masjid dia menatap di sekelilingnya dan melihat Cantika ada disitu bersama ustadz muda dan juga santri-santri yang lainnya. Seketika itu Angel menghampiri mereka.
" Assalamualaikum. " ujar Angel.
Semuanya melihat kearah Angel.
" Waalaikumsalam. " jawab nya serentak.
" Ada apa Angel? ada keperluan apa datang kemari? " tanya ustadz muda.
" Mohon maaf mengganggu waktunya ustadz muda, saya ada keperluan dengan Cantika. "
Mendengar itu ustadz muda langsung melihat kearah Cantika, dan Cantika seakan mengerti lalu menghampiri Angel.
" Kalau begitu, saya izin dulu sebentar ustadz muda bersama Cantika. " ujar Angel sambil memegang lengan Cantika.
" Iya silahkan. " sahut ustadz muda dan kembali memulai aktivitasnya bersama santri-santri yang lain.
Angel membawa Cantika menjauh dari tempat itu.
__ADS_1
" Ada apa Angel? " tanya Cantika.
" Apa kau bisa ikut denganku saat ini? " jawab Angel.
" Ikut kemana? "
" Ada seseorang di pintu gerbang yang ingin menemui ku. Dan aku harus pergi menemuinya. "
" Siapa yang ingin menemuimu, Angel? "
" Aku juga tidak tau ka. Katanya dia baru pertama kali datang kesini. Dia menyuruh satpam untuk memanggilku, dan tanpa sengaja satpam itu bertemu dengan Aisyah. Dan Aisyah langsung datang ke kelas untuk memberi tahuku tentang ini. "
" Lalu kenapa kau tidak coba langsung untuk menemuinya? "
" Aku tidak berani ka, kan tamunya itu seorang laki-laki. "
Angel mengangguk
" Bukan Wira kan? " lanjutnya lagi Cantika sambil tersenyum.
" Katanya sih bukan ka, makanya aku mengajakmu untuk menemaniku dan menemuinya. "
" Baiklah kalau begitu ayo. "
" Mari. "
Keduanya langsung berjalan menuju ke arah gerbang.
__ADS_1
...****************...
Disisi lain.
Raka sedang dalam perjalanan menuju ke klinik dan ingin melihat keadaan Wira. Setelah sampai di klinik itu, dia langsung memarkirkan mobilnya di parkiran. Dan langsung turun dari mobilnya sambil membuka kacamatanya.
Kemudian dia langsung berjalan menuju kamar Wira. Setelah sampai di kamar Wira, ia kaget karena tiba-tiba kamar itu kosong.
" Wira, kemana dia? " ujarnya sambil terkejut.
Seketika itu dia langsung berlari keluar dari ruangan dan menuju ke arah receptionis, karena pada saat itu di koridor klinik itu memang tidak ada perawat yang berjalan dan tidak sama dengan rumah sakit yang perawatnya super sibuk mengurusi pasiennya.
Setelah sampai di receptionis, dia bertanya tentang kamar Wira yang kosong tidak ada penghuninya itu.
" Pasien atas nama Nagara Wirayuda Mahesa saat ini sudah pulang mas. Dia sudah diperbolehkan pulang sama dokter tadi pagi. " ujar perawat itu kepada Raka.
" Benarkah? " jawab Raka seolah tidak percaya mendengar perkataan itu.
" Iya mas. Benar. Dia pulang bersama saudaranya tadi pagi. "
" Baiklah, terimakasih informasinya mbak. "
" Iya sama-sama mas. "
Lalu kemudian Raka pergi meninggalkan tempat itu dan berjalan kearah keluar menuju mobil.
Alhamdulillah.. akhirnya kau sudah diperbolehkan pulang oleh dokter. Aku senang mendengarnya..
__ADS_1
Lalu kemudian Raka menaiki mobilnya dan meninggalkan tempat itu.