Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An

Takdir Cinta Sang Hafizh Qur'An
Menghubungi Wira


__ADS_3

" Nah, nih ketemu nih nomor ponselnya Wira. " ujar Firman sambil menyalin nomor ponsel Wira ke handphone miliknya.


Lalu ia mengesave nomor Wira di ponsel miliknya itu dan menghubunginya lewat WA.


Firman


Assalamualaikum. Wira, kamu apa kabar?


" Tingg. " suara notifikasi ponsel milik Wira, seketika itu semuanya melihat kearah Wira. Karena pada saat itu Wira sedang berkumpul bersama Raka dan juga mamanya diruang tamu.


Lalu Wira membuka pesan itu dan membacanya. Dengan rasa penasaran siapa yang sudah menghubunginya lalu Wira melihat foto di profil si pengirim WA tersebut.


" Firman? " ujarnya. Lalu seketika itu Wira pun membalas pesan dari temannya itu.


Wira


Waalaikumsalam. Alhamdulillah baik teman. Kamu sendiri apa kabar?


Seketika itu juga Firman membalas chat dari temannya itu dengan fastrespon.


Firman


Alhamdulillah baik teman. Saat ini kamu ada dimana? Aku bersama Fahrul baru saja sampai di pesantren namun tidak melihat kamu disini. Saat ini ada dimana posisi?


Wira


Saat ini aku sedang dirumah mama teman. Katanya mama merindukanku.


Firman


Mama? tetapi kok Dewa tidak ikut bersamamu?

__ADS_1


" Mm? " Wira terkejut membaca pesan itu. Sementara itu Raka dan mamanya masih terus melihat ke arah Wira.


" Pesan dari siapa Wira? kok sepertinya mama lihat dari tadi kamu fokus sama ponsel kamu. " tanya mamanya itu kepada Wira, karena melihat dan mendengar ponsel Wira selalu berdering sedari tadi.


" Mm? " Wira melihat ke arah mamanya itu.


" Aaa, ini ma dari temen Wira. Katanya dia sudah kembali ke pesantren dan mencari Wira, namun tidak menemukan Wira. " ujar Wira lanjutnya lagi.


" Ya, bagaimana mau menemukanmu? kan kau saat ini ada disini. " ujarnya Raka. Kemudian Wira melihat ke arah Raka.


" Iya itu kak. "


" Temanmu cowo atau cewe yang sedang mencarimu itu? " tanya mamanya kemudian.


" Cowo ma. Mana mungkin ada cewe yang menghubungiku dan mengetahui nomorku. Nomorku ini jarang orang yang tau, yang tau hanya beberapa orang dari pesantren itu. Memangnya kenapa ma? "


" Tidak apa-apa, kali aja temenmu itu cewe yang sedang mencarimu. " ujarnya kemudian yang membuat semuanya tertawa.


Setelah selesai berbicara panjang lebar di ruang tamu, akhirnya mereka semua menyudahinya.


Wira kemudian berdiri dari duduknya


" Kak, aku boleh minta tolong? " ujarnya Wira kemudian


" Minta tolong apa Wira? "


" Minta tolong untuk antarkan aku untuk kembali ke pesantren kak. Aku ingin kembali ke pesantren saat ini. "


" Mm? jadi bener kamu ingin kembali ke pesantren saat ini juga? "


" Iya. " sambil mengangguk.

__ADS_1


Raka melihat kearah mamanya


" Kamu tidak mau tinggal disini bersama mama dan juga kakakmu ini? " ujarnya mama kemudian sambil menunjuk kearah Raka.


" Bukannya tidak mau ma, tapi Wira harus kembali ke pesantren saat ini. Dan juga harus segera bersiap untuk mengikuti event itu. Mungkin dilain waktu Wira bisa tinggal disini selamanya bersama mama dan juga kakak. "


" Baiklah, kalau begitu kamu antarkan Wira, Raka. " perintah mamanya kepada Raka.


Kemudian Wira berjalan mendekati mamanya itu dan memeluk erat mamanya. Lalu mamanya pun membalas pelukan dari anaknya itu.


" Maafkan Wira ya ma, Wira harus kembali saat ini. " ujarnya sambil menahan air matanya untuk keluar.


" Iya, tidak apa-apa nak. Lagi pula kan kamu pergi bukan kemana, tapi untuk menimba ilmu. " jawab mamanya itu dengan tegar.


Wira mengangguk


" Semoga dengan izin Allah dan kehendak Allah kita masih bisa tinggal bersama ya ma. "


" Aamiin. Iya nak, kamu yang semangat ya belajarnya. "


" Iya insyaallah ma. " ujarnya Wira kemudian.


Sementara itu Raka terdiam melihat kearah Wira dan juga mamanya itu sambil menahan air matanya untuk jatuh. Karena baru pertama kali dia melihat ikatan cinta seorang anak dan seorang ibu yang begitu tulus menyayanginya. Kemudian Raka berjalan mendekati keduanya itu dan memeluknya.


" Raka sayang sekali sama kalian. " ujarnya Raka.


" Jangan pergi lagi ya Wira? " sambungnya.


Lalu Wira mengangguk.


Alhamdulillah ya Allah, terimakasih banyak. Semoga semua selamanya seperti ini sampai maut memisahkan.

__ADS_1


__ADS_2