
"Ih, Bu men, jangan selak gitu dong, kan jadi tidak lucu nanti, eh salah maksudnya nyonya Tanaka maaf, maaf sudah kebiasaan ,kan dulu dia manager saya,."
Laura sambil menambahkan hadiah satu gepok lagi.
"Laura ini ,dia diusia 12 tahun sudah direkrut oleh club sepakbola, eh salah maksudnya direkrut menjadi agen mata-mata FBI, tepuk tangan dulu dong, saat mendengar itu saya shok gitu kan, sampe kayak ih, saat umur segitu tuh aku masih main gundu Bu, tapi saya sebenarnya seperti ini juga karena sedang menyamar Bu, Bu men tidak tahu saja, memang Bu men saja apa yang bisa jadi mata-mata, saya juga bisa, nih saya punya bukti kedekatan nyonya dengan laki-laki lain,."sambil memberikan foto Laura yang sudah di edit sama oppa Korea,
"Aaaaaaaaa, yaampun oppa , iya terus saja interogasi aku, aaaaaa bagus baget ini siapa yang edit,." sambil berdiri dan memeluk Iko, dan menambah 3 gepok uang sekaligus,
Tanaka yang melihat ini langsung maju mendekati Laura sambil membawa kedua anaknya, baby twins dikasihkan ke Laura dan Tanaka langsung merobek foto Laura yang diedit itu diatas meja lalu mengganti dengan foto Laura bersama Tanaka,
"Ih apa sih, kok jadi sama kamu semua, ini sih banyak dirumah,." dengan wajah cemberut ke Tanaka,
Tanaka kembali ke tempat duduknya,
"Ra, bagaimana ini,."bisik Iko
"Tenang saja, aku akan menjamin keselamatan kamu ,ambil itu uang nya, semua makasih ya,."bisik Laura
"Kamu izo ,masih mau lanjut dong,." ucap Laura.
"Maju terus pantang mundur saya mah , nyonya,."jawab izo
"Bagus ,gitu dong jadi laki-laki harus berani, sayang sini duduk ,." memanggil Tanaka "minta diajarin gombal sama raja gombal seantero gedung kantor ,."
Tanaka Langsung berdiri menghampiri izo,
"Kamu mau gombalin istri saya?." Tanya tanaka ke izo.
"Iya tuan, cuma gombalin saja,." jawab izo.
"Berani kamu gombalin dia didepan saya?." Ucap Tanaka dengan nada suara mendominasi
"Berani tuan,."
Laura langsung minta pelayan menjaga baby twins,
" sayang sini dulu ,." ucap Laura
"Kalau gombalan kamu bagus saya kasih uang, ."ucap Tanaka.
"Sebelum saya menggombal, saya mau nyonya Laura berdiri disamping saya,."ucap izo.
"Oh , ngelunjak kamu ya, sudah mau gombalin istri saya terus mau didampingi juga?."dengan nada seolah olah sedang marah,
Penonton bertepuk tangan sambil tertawa mendengar ucapan Tanaka.
Laura langsung berdiri di samping izo.
"Hay gaes, enaknya manggil Laura saja ya supaya tidak canggung, boleh ya nyonya,."
"Kok minta izin nya kenyonya, kan saya suaminya."ucap Tanaka.
"Aduh, suami mu ribet ya,sambil menatap kearah Laura yang sedari tadi hanya tersenyum melihat tingkah izo , kapan saya mulai gombalnya ini,."
"Hahahahaha ,iya boleh kok panggil Laura,." ucap Laura
"Aduh, aku jadi tidak fokus nih, dideketin bidadari,."
"Tidak apa, jangan kaku gitu dong Santai, hayu dimulai,."Laura sambil mengelus punggung izo
"Laura ,sebelum ketemu kamu ,hati aku tuh seperti ini, sambil memperlihatkan dasi warna hitam, tapi setelah bertemu kamu hati aku jadi begini,ketika di tarik warna dasinya berubah menjadi warna pelangi."
"Aduh, hahahahaa kamu sekarang jadi pesulap juga ya,."ucap Laura
"Oh iya, aku sudah follow Instagram kamu Lo,."ucap izo
"Oh terus kamu minta aku follow back?."
"Aku tidak butuh follow back, aku butuhnya love back."
__ADS_1
Aaaaaaaaaaaaahhhhhh sorakan dari penonton tertawa, Tanaka menambah uang untuk izo sudah ada 5 gepok.
"Hem ,kalau itu susah?." Jawab Laura.
"Tidak susah ,asal kamu mau saja."
Hahahahhaahhaha, satu gepok lagi dari tanaka.
"Aku, bisa bikin tangan kamu wangi."
"Oh ya ,." jawab Laura penasaran
"Iya dan tanpa menyentuh , kamu suka wangi apa?."Tanya izo.
"Aku suka nya vanilla,,,,,Hem, kenapa?."ucap Laura
"Kok, tanya aku balik dong."
"Ooooooo iya, iya ,kamu sukanya apa,."
"Aku suka kamu, hahahaahaha."
Hahahhaahaaa penonton tertawa,Tanaka langsung menambah uang untuk izo
"Aduh ,aku jadi gagal fokus, ucap izo,dengan menadahkan tangan keatas buffff seperti melempar sesuatu ke tangan Laura, coba cium,."
" Laura langsung mencium tangannya,hem tidak wangi vanilla?."
"Masa sih,." izo langsung mengambil tangan Laura dan menciumnya,
Aaaaaaaaaaaaahhhhhh, sorakan ramai penonton tertawa,Begitu juga Laura dan Tanaka.
"Aku so sweet kan."Ucap izo
"Iya kamu so sweet,."
"Hahaha ,iya bener,."ucap Laura sambil menahan perut terasa sakit karena terlalu banyak tertawa,
Tanaka hanya menggeleng kepala nya mendengar ucapan izo.
"Nih ambil semua, totalnya ada 10 gepokan uang,." ucap Tanaka.
"Terimakasih tuan,."sambil mengambil uang yang ada diatas meja.
MC pun menghampiri kami ,
"Saya mau tanya nih ke nyonya Laura,boleh."
"Iya boleh tanya saja,."
"Dulu saat pertama kali bertemu dengan tuan tanaka masih dalam keadaan masih hilang ingatan apa tidak?."
"Saat melamar pekerjaan masih belum pulih, ingatanku kembali saat setelah pulang dari restoran yang dia paksa aku ikut,itu kepalaku terasa pusing banget, ya seperti kebuka gitu kan, semua yang hilang kembali bisa di ingat."
"Nah, saat ingatan nyonya kembali,kenapa tidak kembali kepekerjaan yang dulu, masih tetap mau jadi pelayan?."
"Bibiku tidak mengizinkan aku kembali , dia ingin aku hidup normalnya wanita biasa, jadi aku tetap dipekerjakan ku."
"Oh, beruntung sekali ya tuan tanaka bertemu dengan nyonya saat hilang ingatan, kalau tidak, pasti sudah bertemu dengan nyonya yang seperti ini,."sambil menunjukkan foto lama Laura saat masih menjadi agen mata-mata.
"Yaampun foto aku, bad girl baget ya."
"Ini nyonya waktu itu kalau boleh tahu lagi dimana?."
"Aku sedang diRusia ,."
Flash back.
Di dalam pesawat private jet.
__ADS_1
RUSIA.
"Kita sudah sampai Miss,."ucap salah satu tim Laura.
"Ya, kita sudah siap,"
"Ya." Jawab tim semua.
Setelah turun dari pesawat,kami dijemput mobil FBI yang sudah bertugas lebih dulu disana,
"Informasi, tanya Laura ke timnya."
"Nama: Vladimir ,mafia narkoba jenis kokain, jejak transaksi sudah menyebar ke seluruh Eropa, lajang ,umur 35tahun,."
"Hanya itu?."ucap Laura
"Iya maaf Miss,."
"Hem, yaampun kalian memangnya masih baru?."
"Maaf Miss , kami semua baru dan diminta melakukan misi bersama sang ahlinya Langsung, sang kabut malam, kami semua sangat senang bisa bekerjasama dengan anda Miss,."
"Aduh, ini pekerjaan tingkat 2 bukan tingkat 4 kalian salah tim kalau begini, sambil mengambil ponsel menelepon Mr Noah,." "halo ."
"Iya Laura,."jawab Mr Noah
"Ini sepertinya saya salah tim Mr,."
"Kamu tidak salah tim Laura, memang itu perintah saya langsung,."
"Kenapa? ,Apa mereka bisa diandalkan, ini misi tingkat 2 Mr, nyawa mereka bisa melayang,." dengan nada tegas.
"Aku percaya sama kamu,laura, kamu bisa membimbing mereka ."
"Hem, baiklah tapi kalau mereka melakukan sesuatu yang diluar perintah, aku tidak tanggung jawab."
"Terus kasih mereka instruksi saja,."
"Baiklah,."
Hadehhhh, repot kalau begitu, fikir Laura
Sesampainya di tempat target,
"Informasi,." Pinta Laura.
"Vladimir akan melakukan negosiasi dengan salah satu pelanggan tetapnya Miss, disebuah hotel bintang lima,."
"Cari tahu jam berapa mereka akan bernegosiasi."
"Siap,."
"Siapa diantara kalian yang bisa menggoda Vladimir?."ucap Laura
"Hem ,."mereka hanya saling tatap.
"Hadehhhh, kamu saja,."sambil menunjuk kearah tim wanita.
"Saya Miss,."Dengan nada tidak percaya.
"Iya kamu, kan jari saya menunjuk ke kamu, cepat ganti baju yang seksi."
"Iya Miss."
_______________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1