
Didalam mobil taksi yang ditumpangi oleh Laura.
"Pak supir cepat pindah kebelakang, Biar aku saja yang menyetir,."ucap Laura kepada sang sopir taksi
Laura sudah mengemudikan Mobil taksi itu dengan kecepatan maksimal, tidak bisa lebih cepat lagi dan akhirnya tersusul oleh mobil lain yang ternyata didalam mobil itu sudah ada Shaheer sing.
Dia menatap Laura sambil menyetir.
Laura ingin mengebut dan langsung mau di hadang dengan mobil yang dikendarai oleh Shaheer sing,Laura langsung mengerem dan mundur langsung putar balik,
Shaheer sing tidak bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh Laura,dia tidak bisa mengejar Laura lagi.
Sesampainya Laura di mobil pengintai milik rekannya.
"Sial baju ini membuat ku tidak bebas bergerak."
"Maaf tapi tidak ada pilihan lain setiap yang ke pesta harus pakai sari India."
"Hem, untung masih bisa kabur."
Tak lama Tanaka masuk kedalam mobil.
"Sayang,Kamu tidak apa-apa?."ucap Tanaka dengan wajah khawatir
"Iya sayang aku baik-baik saja."
"Sialan sekali Shaheer sing itu ,dia menatap kamu dengan perasaan suka,ucap Tanaka
Setelah selesai dengan hari ini Laura dan rekannya mengadakan meeting dengan Mr Noah.
"Besok dia akan mengadakan sesuatu lagi,."
"Aku tidak mau lagi kalau harus memakai baju yang menyusahkan."
"Baiklah besok kamu pakai setelan jas untuk ke casino miliknya di California."ucap Mr Noah
"Oke aku sangat suka casino."ucap Laura sambil memeluk Tanaka.
sedangkan ditempat lain,Di sebuah hotel
Shaheer sing sedang melihat-lihat rekaman cctv,dia sangat penasaran dengan Laura.
"Siapa dia dan apa yang dia lakukan,Aku sangat penasaran dengan wanita cantik ini,."ucap Shaheer sing dengan Tatapannya yang sinis kepada gambar Laura dilayar monitor komputer.
Misi ke 2 di casino
Laura datang dengan setelan jas berwarna hitam,bahan anti peluru dan rambut wig hitam seperti laki laki dengan mata coklat .
"Aku siap,Sayang aku tugas dulu ya sambil mencium bibir Tanaka, love you sayang."
Tanaka hanya melakukan perannya saja sebagai suami yang pasrah.
"Aduh yang cinta banget sama suami."ucap salah satu rekan Laura dengan nada mengejek
"Sirik saja kalian huh,ya sayang."ucap Laura dengan bibir yang dimajukan.
"Iya sayang ku,."ucap Tanaka
"Udah belum mesra-mesranya ,kita siap tugas lagi nih."
"Iya bawel,."
Mereka pun bergegas menuju casino,Setelah tiba dicasino laura langsung masuk dab memulai permainan sampai lupa dengan misi
__ADS_1
"Halo Ra,ingat ya kamu masih menjalankan misi."ucap salah satu rekan Laura dari sebuah alat untuk berkomunikasi mereka
"Iya bawel ini juga sudah, aku lagi berpura-pura main dulu."
"Hadehhh,." sambil tepuk jidat
Laura sudah menang 4x dan disebuah ruangan yang lain, ada pelayan yang laporan ke Shaheer sing
"Tuan ada yang sudah menang 4x berturut turut."
"Yang mana,." sambil menunjukkan potongan cctv.
"Itu, yang itu tuan."ucap sipelayan saat melihat wajah Laura dilayar monitor
Shaheer sing masih memperhatikan wajah Laura dan dia langsung ingat kalau itu wanita yang sama semalam, Dia menggunakan analisis wajah dan benar saja 100% cocok.
"Biarkan aku yang urus."
Shaheer sing sudah sangat tidak sabar, dia langsung turun ke area game dan mendekati Laura.
"Ra jangan main terus lah."
"Iya sabar baru juga 4x,."
eh kok ada tangan yang melingkar di pundak ku."fikir Laura sambil melirik kearah belakang
"Hay kita bertemu lagi,."ucap Shaheer sing Sambil tersenyum
Shaheer sing, Aduh belum Mau ketemu dia dulu,fikir Laura
"Saya tidak mengenal anda,." sambil melepas rangkulan tangan nya, Sambil berlalu meninggalkan dia
Shaheer sing masih mengikuti laura dan seketika Laura langsung di jegat oleh 2 orang bodyguard milik Shaheer sing.
"Aku tidak akan kehilangan kamu kali ini."
"Kita memang tidak saling kenal tapi, yang aku tahu kau adalah wanita yang semalam, Berada di pestaku."
"Maaf tapi anda salah orang jadi permisi."
"Oh ya hem baiklah bagaimana kalau aku dan kamu bermain."
"Aku tidak tertarik."
Laura masih berfikir bagaimana caranya dia terhindar dari Shaheer sing,
"Tuan Shaheer sing ada yang mencari anda." teriak pelayan.
kesempatan itu datang, ketika Laura melihat Shaheer sing lengah, Laura langsung menghajar 2 bodyguard nya dan pergi berlari kemanapun sebisanya, Shaheer sing langsung mengikuti Laura dan tidak ingin kehilangan wanita itu lagi.
Setiap ada orang didepan Shaheer sing berteriak supaya mereka membantu untuk menangkap Laura
"Tangkap dia ,hey tangkap dia
Untungnya Laura masih berhasil kabur dan melanjutkan misi.
"Huh hampir saja."
"Tuh kan apa kata ku ,kamu terlalu fokus main kartu kan dan BLA BLA BLA BLA BLA.$
"Iya maaf ,ku kira dia tidak mengenaliku dengan pakaian ini."
"Dia itu punya alat yang bisa mencocokkan wajah dan disini suami kamu juga sudah panik tadi."
__ADS_1
"Iya, iya ,iya ,bawel banget hus,untuk suamiku sayang, Jagan panik istrimu ini punya nyawa 9 sayang hahahahaha"
"Bisa, bisanya ya kamu Ra."
"Info dong lantai berapa kamar nya."
"Di lantai 4 pintu yang paling besar."
"Oke aku sudah di lantai 4 dan sudah melihat pintu nya,Pintunya pakai kata sandi."
"Angka, huruf atau suara."
"Suara , apa yang sering dikatakan Shaheer sing di setiap kesempatan, Hey cctv sudah aman kan."
"Iya aman, aku sudah mengacak sinyal nya, Apa ya."
"Dunia ada dalam genggaman ku," jawab Tanaka.
"Oke aku coba,Ehm Dunia ada dalam genggaman ku,"
Klik,,
Terdengar suara bunyi pintu terbuka,
"Ih bener loh hahhahahaha ,aku masuk."
Di tempat lain Shaheer sing melihat cctv tapi tidak melihat keberadaan Laura dimanapun , dia sangat marah.
"kenapa bisa tidak ada di manapun cari sampai ketemu dan bawa dia pada ku." Ucap Shaheer sing dengan nada memerintah kesetiap pengawal pribadinya
Saat sudah di dalam kamar milik Shaheer sing,dia langsung mencari semua bukti-bukti.
Laura melihat Ada sebuah berangkas dikamar itu dan Laura mulai memutar-mutar tombol dan, Walla terbuka.
Sedangkan ditempat lain,
"Hebat bukan istri mu itu tuan Tanaka?dia tidak butuh waktu lama untuk mengacak-acak barang bukti,."Sahut Mr Noah.
Tanaka hanya tersenyum mengerti.
Sedangkan ditempat Laura sekarang.
"Sudah oke ini berkas terakhir yang ada di sini."
"Iya oke kami sudah memfoto semuanya."
Lalu bergegas ke laptopnya tanpa meninggalkan jejak di berangkas,
"Yaampun dia tidak mengunci laptopnya dong jadi enak."
"Ra cepat aku melihat pergerakan dari nya."
"Sebentar masih tanggung ,aku sedang mengcopy seluruh yang ada di laptopnya."
"Ra hitungan 10 sampai dia kekamar."
"Siap."
,1,2,3,4,5 Ra, keluar dari kamarnya sekarang."
"Iya aku sudah selesai,."
____________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)