Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
senam hamil


__ADS_3

Setelah selesai istirahat dirumah, Laura kembali beraktivitas karena Rabu dan Kamis Laura tidak bisa datang ke senam hamil dia minta Minggu ini di ganti jadi Sabtu Minggu.


"Halo, saya Laura , Minggu ini saya bisa ambil kelas yang Sabtu Minggu ? ,nanti saya tambah uang nya,Oke."Ucap laura lewat sambungan telepon


Untungnya Tanaka Sabtu ini ada kegiatan main golf dan Minggu acara meeting dari pagi sampai malam.


"Sayang aku pergi main golf,mau ikut aku tidak?."


"Tidak ah sayang aku masih lemes,." padahal sedang berpura-pura.


"Yasudah istirahat ya sayang ku."


"Iya kamu hati-hati ya."


Tanaka pun pergi ,laura meletakkan cip GPS di tas pribadinya,bisa di pantau Lewat ponsel milik nya ,


yes, dia sudah sangat jauh.fikir laura


Laura bersiap pergi menggunakan mobil mini Cooper pink ,tapi di tahan penjaga pintu gerbang.


"Maaf, nyonya tidak boleh pergi, setidaknya ada 1 atau 2 pelayan yang menemani, ini perintah tuan Tanaka langsung."


"Hem, baik lah ,mana pelayan nya,."


"nyonya diminta pindah ke kursi belakang, maaf sekali lagi kami hanya menjalankan perintah."


Laura turun, langsung berpindah ke kursi belakang,sambil menatap sinis ke arah penjaga,


"Permisi nyonya,saya yang akan mengantar,." wanita berpakaian rapih anak buah Ichiro dia sangat handal dalam beladiri,dia yang akan mengemudi mobil


"Permisi nyonya, saya akan membawakan keperluan nyonya seperti tas dan sebagainya tolong di serahkan kepada saya,."ucap wanita berpenampilan sama.


"Oh jadi sekarang aku tidak punya private untuk diriku sendiri?." ucap Laura


"Hanya ponsel dan dompet nyonya saja kami tidak akan menyentuh nya."


"Kemarikan tas ku, biar aku saja yang bawa, itu tidak berat."


"Tapi nyonya ,saya hanya menjalankan perintah."


Hem,aku tidak ingin seperti ini,fikir laura.


Pelayan menatap Laura lewat cermin,


"Nyonya hari ini mau kemana?."


Tidak ada Jawaban,pelayan itu ,mereka hanya saling pandang.


Ponsel Laura berbunyi,


Ada chat masuk dari suaminya,


"Sayang, kamu mau kemana hari ini?."


"Mau senam hamil,."dengan emoticon cemberut.


"Bukannya jadwal kamu Rabu Kamis sayang."


"Kemarin kan aku masih sakit, jadi Minggu ini aku minta Sabtu Minggu, Minggu depan baru normal."


"Oh,yasudah hati-hati ya, aku akan bilang ke pelayan bawa mobilnya santai saja, aku melakukan semua ini buat keselamatan kamu dan anak kita ya."


"Iya sayang."


Masih dalam posisi diam, Laura tahu pelayan pasti chat ke Ichiro karena dia tidak mau bicara banyak.


Benar saja tanpa di kasih tahu mau kemana mobil sudah sampai di depan tempat senam hamil ,


"Silahkan nyonya,kita sudah sampai,."sambil membukakan pintu untuk Laura.


"Kalian tunggu di luar saja,."


"Baik nyonya."

__ADS_1


Laura memulai senam , dia sendirian sedangkan yang lain didampingi oleh suami, senam pertama selesai sekarang sedang istirahat.


"Hay Miss kita ketemu lagi ya."tanya wanita yang waktu itu.


"Eh iya."


"Katanya masuk jadwal Rabu Kamis Miss."


"Iya ,tapi kemarin saya sempat sakit jadi khusus Minggu ini aku pindah jadwal ,kalau Minggu depan sudah normal kembali."


"Oh, pelayan Miss tidak ikut."


"Aku malas kalau selalu bawa pelayan."


"Ooooooo,."


Ketahuan banget kalau bohong bilang saja kalau jadi wanita simpanan.fikir wanita itu


"Miss tadi kesini naik apa?."


"Aku naik bus."


Tiba jam senam kembali, Laura sangat menikmati setiap gerakan senam, walaupun tidak di temani suaminya,Dia tidak tahu kalau salah satu pelayan menerima panggilan video dari Tanaka yang memakai ponsel milik Ichiro,


Ditempat lain sambil melihat kelayar ponsel milik Ichiro.


"Yang lain suaminya pada mendampingi, kenapa Laura tidak bilang?."tanya Tanaka


"Itu pertanyaan yang hanya bisa di jawab sama nyonya sendiri tuan,."jawab Ichiro


Sesudah selesai senam,


"Huh, tubuhku terasa lebih ringan,hem."ucap Laura


"Miss ,mau bareng tidak naik mobil kami."


"Hem, bagaimana ya."


"Nyonya ,anda sudah selesai?." ucap pelayan


"Silahkan nyonya,."sambil memberikan ponsel Laura


"Kalian siapanya si Miss itu?,." Dengan wajah binggung.


"Kami adalah pelayan nyonya, salam kenal."


"Kok yang kemarin beda bukan kalian?." Nada bingung.


"Pelayan nyonya berjumlah sangat banyak jadi tidak mesti harus sama."


"Oh, berarti Miss ini orang kaya ya,."


"Nyonya Laura adalah pemilik gedung xxxx yang ada di distrik xxxxx kota Tokyo,."


"Hah, suami saya bekerja disana sebagai manager di kantor lantai 18, disana mereka menyewa ruangan itu dan pemiliknya nyonya kalian,."


"Betul,."


Wanita itu sambil melihat ke arah Laura yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya.


"Yuk, kita pergi, sis aku pamit duluan ya perut ku sudah lapar, bay, Sampai ketemu besok,."ucap Laura


Setelah kepergian laura dan pelayannya.


"Pantas saja seperti pernah lihat,."kata suami si wanita.


"Kamu kenal?."


"Iya ,dulu dia hanya pegawai biasa terus tuan Tanaka pemilik gedung jatuh cinta padanya dan menikah."


"Hah beruntung sekali dia ya pa?."


"Bukan dia yang beruntung,tapi kebalikannya."

__ADS_1


"Kok bisa,."


"Nona Laura itu dulunya sangat membenci suami nya ,semua pemberian dari tanaka ditolak mam,Tapi akhirnya mereka menikah juga dan Tanaka sudah tidak jadi playboy lagi."


"Berarti dulu suaminya itu pacarnya banyak ya pa,."


"Uh dulu malah pernah berantem di lobby, dihajar sama nona Laura ,perempuan itu Sampai-sampai takut sama dia, hebat lah pokoknya,papa waktu itu ikut menyaksikan."


"Oh,."


Selesai,


Laura beranjak keluar dari tempat senam hamil, menuju ke mobil,


"Silahkan nyonya,."pelayan membukakan pintu untuk Laura.


"Terimakasih ya,."


"Kita mau kemana nyonya?."


"Aku mau makan steak,."


"Direstoran mana nyonya."


"Tidak usah bertanya kalian juga pasti sudah tahu kan dari Ichiro."


"Eh hem baiklah nyonya."


Pelayan mengemudikan mobil ke arah restoran steak yang di rekomendasikan oleh Ichiro.


Ditempat Tanaka.


"Tuan, nyonya sekarang sedang makan siang di restoran steak langganan tuan."


"Baiklah,Tanaka langsung mengambil ponsel dan menelepon restoran tersebut,


"Halo, tolong layani istri saya dengan baik, ya terimakasih.


Sesampainya mereka di restoran.


"Silahkan nyonya kita sudah sampai,."


"Iya,sambil melihat ponsel,loh kalian kenapa diam?."


"Kami tunggu di luar."


"Kenapa tunggu diluar, kalian ikut kedalam kita makan bersama, kalau di tempat senam tadi kenapa aku suruh kalian tunggu di luar, memangnya kalian hamil juga ,kan tidak, terus sekarang, memang kalian tidak lapar?, Hayo masuk."


"Baik nyonya."


Di dalam restoran,


"Siang nyonya,makan untuk berapa orang?."


"Aku pesan meja untuk 3 orang ya."


"Baik nyonya, silahkan ikuti pelayan kami."


"Aku pesan yang ini,ini sama ini, tolong masak yang matang ya aku lagi hamil sudah itu saja,kalian pesan apa?."


"Terserah nyonya saja!."


"Hem, kalian nih ya, pesanan sama semua ya,."


Pesanan pun datang dan banyak pilihan, mereka melihat Laura makan banyak sekali,


"Kalian mau nambah?, Kok dari tadi cuma makan 1 steak, ini masih banyak loh, makan yang banyak biar kalian kuat,ini semua harus habis ya, aku sudah selesai makan, hem, kenyang makan 3 steak.


"Iya nyonya."


"Hem, mau kemana lagi ya,."


__________________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2