
Sedangkan Laura Langsung menunjukkan dua jempol tangan nya sambil tersenyum dan tertawa ke arah MC.
"eh ,tadi kamu mau tanya apa lagi ke aku?."
"ada kejadian yang lucu tidak saat kamu masih jadi karyawan ?."
"Hhhhmmmm ,ada waktu dia curi bekal makan aku, trus karena aku tau dia yang ambil jadi bekal itu aku isi ikan busuk,hahhahaha pas sampai di meja dia, Dia ngambek,Hahhahahahha ada lagi nih pas dia chat aku kan, Ra makan yuk sama aku atau kita kemana gitu, Aku gak pernah bales tuh wa dari dia kan,pas mau jam istirahat ,aku buru-buru keluar untuk menghindar dari kejaran dia kan, Aku ngumpet di VIP room karaoke, filing aku, nih si bos pasti kesini nyari aku, ih bener aja, dia masuk ke bar nyariin aku,pas dia masuk ke bar, Aku langsung kabur istirahat di luar selama jam istirahat,Udah gitu masih juga gagal menghindar dari dia karena ada yang ngadu aku lagi di mana, Heran tuh aku ya sama orang orang di sana ,takut baget gitu sama dia."
" memang kamu gak takut sama tuan Tanaka?."
"Tidak sih ,kan dia makannya nasi, aku juga makan nasi kenapa mesti takut,Kecuali dia makannya mur, baut ,minumnya bensin, tuh baru deh, aku langsung kabur, tidak normal kan,."
hahhahahahahahaha. Suara tawa penonton pecah seketika saat mendengar jawaban dari Laura.
Laura senang sekali mengerjai Tanaka.
Tanaka yang mengerti kejahilan istrinya itu hanya diam sambil tersenyum.
Lihat ya pembalasan aku sayang,fikir tanaka.
MC kembali berdiri dan berjalan kearah Tanaka yang sedang duduk disalah satu meja.
"oke coba nih ya kita tanya ke tuan tanaka langsung nih, Tolong kasih mic ke tuan Tanaka,Coba,Kita mau tahu dulu itu, sampai bisa meluluhkan hati istrinya bagaimana."
"Tanaka langsung mengambil mic yang diberikan oleh salah satu pelayan,diPepet terus,Harus itu ,dia pulang kerja naik bis, saya juga naik bis waktu itu, Terus dibis ada yang minta kenalan sama dia kan, Langsung saya pelototin dan saya foto kirim ke anak buah saya, terus anak buah saya cari itu laki-laki langsung di pukulin, Terus ke rumah nya nginep dikasur kecil banget buat berdua sambil pelukan, wah rasanya bahagia banget deh tuh."
"terus langsung itu dong,tuan?."
"Tidak,Jangankan di pegang ,deketin wajahnya ke wajahku saja sudah diancam,Katanya berani menyentuh ku akan ku patahkan tangan dan kaki mu dengan mata melotot gitu , Dalam hati nih cewek beda banget yang biasanya langsung luluh eh ini malah ngancem ,Berani banget ,Timbul lah rasa penasaran tuh ,gila nih cewek bikin saya pusing ,kalau tidak ketemu dia sehari aja rasanya gelisah, pernah sampai Sakit tidak ketemu dia seminggu karena main poker terus saya kalah, dia minta tidak mau ketemu selama satu bulan,Udah langsung sakit seminggu tidak mau makan, Eh tidak tahunya dia ada di kamar saya,bawa makanan masakan dia sendiri, duh bahagianya tidak bisa dibayangin lah ."
"aduh so sweet banget ya , terus pasti pas melamarnya romantis banget ya?."
"Saya ngelamar dia di parkiran mobil dibesmen ,Hahahhahaha mau yang romantis keburu ngambek duluan ,Ngambek liat saya diraba-raba cewek lain hhahaaaaa, terus langsung naik taksi mau ke bandara ,mau ke Amerika katanya, Hahaaahaaaa untung masih keburu dicegat taksinya dijalan ,masih bisa melamar dia."
Tanaka Tersenyum menggoda melihat wajah Laura yang sudah merah, langsung Tanaka menaruh mic diatas meja dan berjalan ke arah Laura yang sedang duduk sambil memegang pipinya, sudah merah karena malu, yaampun
Laura langsung dibopong keluar dari ruangan besar itu,Laura hanya tertunduk malu di dadanya.
Sesampainya mereka dikamar.
"hey, kamu marah sama aku?,Sayang."tanya Tanaka
" aku tidak marah sayang, cuma malu Pas kamu bilang aku ngambek ."sambil mengerucutkan bibirnya
__ADS_1
"hahahha memang ngambek kan."
"iya tahu, tapi kan tidak mesti diceritain ke orang lain juga."
"biar semua yang ada diruangan itu tahu kalau kamu cuma milik aku sayang, Love you ."sambil mencium bibirnya .
Laura merangkul pundak suaminya sambil membalas ciuman yang lebih agresif.
"Hem,buka baju aku sayang."ucap Laura manja
"aku perkosa ya sayang."
" iya ,aku pasrah zombie ku sayang."
Laura dan Tanaka masih membelit satu sama lain.
Setelah beberapa lama kemudian Tanaka membuka ponselnya dan dia melihat ada pesan masuk, ternyata itu dari paman mitsuya.
Isi chat wa mitsuya :
Setelah kembali dari berlibur,aku menunggu kalian dirumah ku,aku hanya ingin menagih hutang,aku ingin Laura bisa melunasinya.
Tanaka tidak terlalu khawatir tapi yang sangat dia sayangkan adalah mitsuya masih membahas janji dengan orang tua Laura dan dia sama sekali tidak menghormati Tanaka sebagai seorang suami dari Laura, bagaimana mungkin dia bisa melepaskan sang pujaan hati hanya karena janji bodoh itu.
Pagi dini hari, kapal sudah mendarat diMacau dan acara dipindahkan ke sebuah hotel terbesar diMacau, rencana dari panitia acara puncaknya akan diselenggarakan dihotel tersebut,kapal berlabuh hanya dua hari,laura dan tanaka sudah bersiap mau jalan-jalan.
Tanaka berfikir akan memberitahukan kepada Laura tentang pesan yang dikirim oleh paman mitsuya.
Laura yang sudah berpakaian rapih duduk ditepi tempat tidur.
"Sayang,semalam aku menerima pesan dari paman mitsuya."ucap Tanaka sambil melihat kearah Laura.
"Ya,apa yang dia katakan sayang."
"Hah,dia ingin menagih hutang janji masa lalu dengan orang tua kamu."ucap Tanaka dengan nafas kasar.
Laura berdiri lalu melangkah mendekati tanaka dan memeluknya erat, mencium sekitar bibir tanaka.
"Tenang saja kita akan menyelesaikan ini." Ucap Laura dengan senyuman manisnya.
"Sampai kapanpun kamu adalah milikku sayang."ucap Tanaka sambil tersenyum
"Kamu juga selamanya adalah milikku seorang, mengerti."
__ADS_1
"Sangat mengerti, nyonya tanaka."
Mereka pun berciuman.
"sayang ,hayu aku sudah bosen banget dikapal ini,"pinta laura manja.
"iya tunggu sayang, kita mau tukar uang tunai dulu."
Tak lama Ada suara ketukan dari arah pintu
Tok, tok, tok ,tok
" pagi nyonya tanaka, istri pak moto mau mengajak anda jalan jalan."ucap pelayan
" hem tidak bisa ,tolong bilang ke Tante, aku sama suami mau jalan-jalan berdua ,ini lagi nunggu mau tukar uang dulu."
" baiklah, akan saya sampaikan."
Laura Langsung menutup lagi pintu kamarnya.
"siapa sayang."Tanaka bertanya sambil melihat ke arah ponsel ditangan nya.
" itu pelayannya Tante datang, bilang kalau dia mau ajak aku jalan."
"loh kenapa dia tidak menelepon kamu saja langsung."
"sengaja aku tidak angkat sayang dan chat dari dia juga aku tidak balas,Aku tidak mau Tante jadi ketergantungan pada ku ,kan mereka punya bodyguard banyak masa tidak bisa jagain Tante, Sekarang saja aku lagi terancam."
"iya lebih baik menghindar dari mereka sayang kalau musuh mereka sampai menyewa pembunuh bayaran sekelas Monalisa pasti sangat berat masalah nya, Aku tidak mau kamu dalam bahaya,Oke,
Sambil mengecup kening istrinya, Jangan membahayakan keselamatan kamu demi orang lain ,aku tidak mau kehilangan kamu sayang."
"iya sayang aku ngerti,Kemarin Mr Noah email aku kalau anak buahnya juga banyak yang lagi berada diMacau jadi dia kasih peringatan sama kamu ,supaya kamu tidak bertransaksi apa pun disana sayang."
" oh, ya ya kalau begitu aku batalkan semua dulu saja tadinya ada beberapa hal yang harus dilakukan,Makasih ya sayang sudah melindungi aku."
" iya kamu juga kan selalu melindungi ku jadi ya memang suami istri itu harus saling menjaga dan percaya, Love you sayang."
" love you more istriku, Hayu kita berangkat."
______________________________________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)