Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
Mr.noah


__ADS_3

Orang yang memencet bel itu ternyata masih berada diluar rumah menunggu seseorang didalam rumah keluar.


"Yuk sayang."ucap Laura sambil memakai baju tanpa lengan dan celana Levis pendek sepaha.


Tanaka dengan hanya bertelanjang dada langsung mengikuti tidak lupa mereka memegang pistol masing-masing.


"Iya cari siapa.",tubuh di tutup selimut dengan wajah seakan-akan baru bangun tidur sambil memperlihatkan pundak sedikit, Dan Tanaka di belakang laura


"Kami dari FBI ,ini tanda pengenal kami,Maaf kalau kami mengganggu."


"Iya memang kalian sudah mengganggu bulan madu kami."jawab Laura dengan nada ketus


"Maaf ,sekali lagi maaf, kami tidak bermaksud."


"Yasudah sana pergi."


"Iya maaf-maaf ."


Setelah orang FBI itu pergi,


"Hahahhaahaaa kasian ya mereka pucat gitu wajahnya,Sambil menutup pintu."ucap Tanaka.


"Iya sayang ,Ya mau bagaimana lagi, Kamu mau sarapan apa sayang?."


"Apa saja sayang , aku mau mulai meeting dulu."


"Ok ,sayang."


Sambil menunggu pengantar makanan Laura sambil membersihkan kamar,Ternyata tidak sengaja kegiatan laura itu masuk ke kamera laptop Tanaka yang sedang meeting.


"Tuan Tanaka istrinya rajin sekali ya .tanya salah satu kolega nya


"Hah, sayang."Tanaka baru sadar kalau sedari tadi Laura terlihat oleh kamera,


"Iya apa sayang,."ucap Laura sambil menghampiri Tanaka.


"Kamu terlihat dikamera aku."


"Hem kenapa ,Haloo."sambil melambaikan tangan, Dan mencium pipi Tanaka,


"Aku mau kebawah dulu ya."


"Iya sayang,."Tanaka kembali menatap layar laptopnya


"maaf tadi ada iklan sedikit,Sampai mana kita tadi.",Sambil melanjutkan meeting dikamar.


Laura turun ke bawah karena makanan mereka sudah datang, Di barengi dengan pelayanan cleaning servis.


"Saya dari pesanan makanan Nyonya."


"Iya aku sudah bayar via transfer dan ini uang tip untuk kamu."ucap Laura kepelayan yang mengantarkan makanan.


"Saya dari cleaning servis nyonya."


"Iya silahkan masuk,Tolong bersihkan bagian bawah rumah dulu ya."


"Baik nyonya."


Laura langsung kembali keatas membawa sarapan dan kopi untuk Tanaka.


"Ini sayang ,."sambil melihat Tanaka yang belum selesai meeting.


"Makasih ya sayang."


Tanaka masih melanjutkan meeting dan Laura bekerja disamping tanaka , banyak sekali email yang masuk .


Beberapa waktu kemudian,


"Iya kalau sudah, saya pergi dulu,."Tanaka mengakhiri meeting nya.


"Sayang ,kita ke supermarket yu mau isi kulkas, terus kita ke mall."ucap Laura

__ADS_1


"Ok sayang, aku ganti baju dulu ya,."Sambil mencium kening laura


Setelah Semua siap dan mereka langsung turun kelantai bawah


"Sis, nanti kalau bersihin kamar atas yang pintu terkunci tidak usah ya."


"Iya nyonya."


"Oh iya ,ini suami saya namanya Tanaka."


"Halo ."ucap Tanaka.


"Iya tuan dan nyonya Tanaka."


"Kami pergi dulu ya."


Mereka pun pergi menggunakan taksi


"Sayang kita beli mobil dulu,."ucap Tanaka


"Tidak perlu sayang ,selama di sini kita naik taksi saja lebih aman ,Atau mau sewa mobil?."


"Aku lebih setuju kita sewa mobil sayang."


"Pak supir,Bawa kami ke penyewaan mobil ya."


"Baik nyonya."


Sekarang Mereka sudah pindah mobil,Menuju mall yang ada supermarket nya, Sesampainya dimall Laura dan Tanaka mengunjungi toko baju,Karena mereka memakai pakaian sederhana jadi ya seperti biasanya tidak ada yang melayani.


"Sayang yang ini bagus?."ucap Laura


"Hem, bagus kamu pakai apa saja juga pantas."


"Jadi kalau yang ini bagus juga dong."ucap Laura Dengan menunjukkan baju yang sedikit terbuka.


"Kalau itu tidak bagus."


Saat Di kasir.


"Sis ini semua jadi berapa?."


Kasir itu kaget karena Laura menaruh banyak sekali baju dan celana dengan harga yang mahal.


"Total nya xxxxx dolar Miss."


"Oh ini aku pakai debit."


"Oh iya nona." sambil melihat kartu yang diberikan dengan mata yang melotot , "Kenapa anda tidak minta private shopping Miss."


"Oh tidak apa,,,Sudah belum."


"Iya sudah ini selamat datang kembali Miss."


"Ok makasih ya."


Mereka berdua melanjutkan perjalanan kesebuah studio foto, mencetak foto pernikahan Kakak dan Mayko ,sama Laura dan Tanaka yang besar untuk di sandingkan dengan foto orang tuanya.


Mereka selanjutnya ke supermarket membeli keperluan sehari-hari .


"Sayang , kita disini mau sampai kapan?."ucap Laura


"Sampai kamu hamil sayang, hehehe."


"Kalau aku tidak hamil-hamil bagaimana?." Ucap Laura dengan wajah murung


"Hus jangan ngomong begitu ,kan kita setiap hari juga berusaha ,pasti kita bisa sayang,Maaf sudah buat kamu sedih." Ucap Tanaka sambil memeluk tubuh Laura dari belakang


"Tidak apa kok sayang, akunya saja yang baperan."


"Iya tiap hari kita bikin anak terus ok."

__ADS_1


"Ih ,memang maunya kamu itu sih dasar otak mesum."


"Tapi kamu juga suka sampai minta ampun sama aku,hayo."


"Ih, nyebelin."ucap Laura sambil mencubit pipi Tanaka lembut.


"kamu ya ini tempat umum jangan ngomong begitu, Malu sayang."


"Iya, iya sayang ku."


Setengah bulan sudah , mereka tinggal diAmerika.


Dan setiap hari juga FBI mencoba menemui Laura, tapi selalu di tolak sampai-sampai Mr.Noah sendiri yang datang ke rumah Laura.


Laura dan Tanaka sedang asyik duduk sambil nonton TV di ruang tamu, Terdengar bel pintu berbunyi.


Siapa ya,Coba aku lihat,fikir Laura sambil membuka cctv lewat ponselnya


"Hah Mr.Noah sayang."


"Mr.Noah, yang mantan atasan kamu sayang."


"Iya aku mau minta dia masuk ,Kalau tidak ada dia kamu tidak aman sayang."


Laura terburu-buru membuka pintu.


"Hay, Laura


"Iya Mr.Noah lama tidak berjumpa, Silahkan masuk."


"Terimakasih ya,Suami mu ada?."


"Ada itu."ucap Laura sambil menunjuk ke arah Tanaka yang sedang duduk sambil nonton TV.


Laura dan Mr.noah pun melangkah menuju kedalam rumah


"Malam tuan Tanaka."


"Iya selamat malam juga Mr.Noah."sambil berdiri dan menjabat tangan Mr Noah.


"Kalian disini bulan madu rupanya?."


"Iya Mr.Noah sambil memberi tahu suami ku kalau aku pernah tinggal di sini."


"Apa itu foto pernikahan kalian?."sambil menunjuk ke arah foto di dinding.


"Iya ."ucap Laura sambil tersenyum


"Hem, tadinya saya kemari mau meminta tolong sama kamu Ra, Tapi saat saya tahu kamu sangat bahagia sekarang, aku tidak akan meminta kamu untuk bergabung lagi di FBI."


"Iya terimakasih Mr.Noah atas semua yang sudah bapak lakukan untuk saya dan suami,


Memang kalau boleh tahu ada masalah apa di FBI."


"Ada masalah,banyak agen yang gugur saat menjalankan misi, target kami ini sangat pintar ,tadinya saat meeting dengan para petinggi hanya nama kamu Laura yang bisa melakukan misi ini tapi aku tidak mau memaksa."


"Apa yang mau kau tawarkan untuk kami Mr.Noah."


"Hem, kebebasan mutlak untuk suami mu dimanapun tuan Tanaka berada."


"Seumur hidup nya?."


"Ya tentu saja."


"Berarti target mu ini pasti sangat-sangat berbahaya bukan Mr Noah."ucap laura


_______________________________


bersambung


(^∆^)

__ADS_1


__ADS_2