Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
kembali


__ADS_3

Tanaka meninggalkan istri nya dikamar dan sekarang bergegas pergi ke kamar Ichiro untuk bertemu dengan,penembak tadi,


"Silahkan tuan." ucap Ichiro yang sambil membuka pintu kamar nya,


Tanaka melihat kearah wajah orang yang telah menargetkan istrinya,,,


"Siapa kamu,dan mengapa kamu menargetkan istri saya?."Ucap Tanaka yang sambil mengeluarkan pedangnya


"Istri?,dia sikabut malam dari FBI kan."


"Bukan,dia istriku,kamu sudah salah orang."


"Tapi aneh Mereka sangat mirip, saya ingin sekali bertemu dengan istri mu itu."


Tanaka sudah kesal karena orang itu dengan santai,bilang mau bertemu dengan istrinya yang jelas-jelas tadi ingin dia bunuh, tanpa ragu,Tanaka membunuhnya,


Menyita semua barang bawaan pria itu untuk diperiksa Laura, Tanaka kembali kedalam kamarnya, dilihatnya Laura berada didepan jendela kamar hotel, menikmati pemandangan kota London,sambil menelepon anak-anaknya


"Sayang."ucap Tanaka


"Tuh,papa sudah ada,."ucap Laura sambil menerima video call , tersenyum kearah Tanaka dan menciumnya,


"Siapa yang kangen sama papa?, pasti kak Zizi ya sayang."


"Papa,besok pulang kan?."sambil menangis


"Iya besok papa sama Mama pulang,,,sudah jangan sedih terus dong cantiknya papa mama."


"Beneran ya pa,."ucap Zizi yang menahan tangisnya


"Iya sayang,besok Zizi sama kak zo jemput kebandara ya."


"Iya, love you papa ,mama, ucap Zizi sambil tersenyum senang,."


"Yasudah,besok lagi teleponnya ya sayang."


"Bay,pa,ma,mmmmuuuaaahhh,."


Setelah selesai menelepon,


"Kamu sudah bertemu dengan orang itu sayang?."


"Sudah dan dia juga sudah mati."


"Hem."


"Kenapa sayang."


"Tidak apa-apa, sayang, kita istirahat saja ya."


"Iya sayang ku."


________________________________________


Tanaka dan Laura kini sudah berada di bandara Jepang, terdengar suara dari jauh memanggil mama,,,,itu Zizi


"Mama."teriak Zizi sambil berlari ke laura


"Hup,putri papa jangan berlari seperti itu sayaaaang,nanti kamu jatuh."ucap Tanaka sambil menangkap dan menggendong putrinya,


"Ih ,papa,aku maunya sama mama." sambil mengulurkan tangannya ke Laura,


"Sini sayaaaang, Zizi ,hup sini mama mau cium."


"Mama sayang zizi kan ya,tidak adik saja." sambil menatap Laura


"Iya dong sayang,sama kak zo juga sayang,sama papa juga,."sambil melirik kearah Tanaka yang sedari tadi ingin protes tapi tidak jadi karena namanya sudah disebut


"Mama,papa."ucap zo


"Nah ini jagoan papa."sambil menggendong kenzo


Di mobil,arah pulang ke rumah


"Kak zo rambutnya sudah kepanjangan ya sayang,kita kesalon dulu deh potong rambut,kak Zizi juga ya nak,."

__ADS_1


"Eh panjang dari mana sih sayaaaang ku, biarkan saja kan sama sepertiku,."ucap Tanaka


"Biarin dipotong pendek supaya rapih."


"Tidak boleh titik,ya kak zo biar mirip papa ya."


"Hem, seperti biasa tidak bisa di bantah,."


Rambut Kenzo sama seperti Tanaka lurus sepundak,cuma beda warna saja,setiap pergi keluar rumah selalu dikuncir rapih, hem asal tidak playboy saja.


Sesampainya dirumah,masih ada bibi,kak Mayko, Steven dan Dante,


"Ra,sudah kesampaian ngidamnya."ucap kak Mayko menggoda Laura


"Iya,sudah ,puas ya kak menggoda aku,Hem."


"Hahahahahahaha,iya ,ngidam kok aneh-aneh saja kamu."


"Bener tuh ka."ucap Tanaka


"Ih,nyambung saja kamu tuh,." tangan Laura mencubit mesra pinggang Tanaka


"aw,aw,sakit Sayang."


"Bi,makasih sudah menjaga mereka untuk aku,mmmmuuuaaahhh."mencium pipi bibi sambil memeluknya


"Iya, sama-sama."


"ma,papa keruang kerja dulu ya sayang."


"Iya papa sayang."


"Mama, adik Zizi didalam perut Mama lagi apa?."


"Adeknya zizi itu ,kalau mama bobo dia bobo, kalau mama makan dia juga makan,."


"Kalau mama sedih adek zizi sedih juga ya, ma."


"Iya sayang, pintarnya kak Zizi."


"Ehm,belum tahu sayang,kenapa?."


"Zi mau adek perempuan supaya bisa diajak main masak-masak."


"Kalau ternyata adek zizi cowok, Bagaimana?."


"Zizi tidak mau mama,."


"Mau cowok atau cewek sama saja ya sayang."ucap Laura sambil mencium rambut zizi


Hari telah berganti,bibi, Steven, Mayko Dan Dante bersiap pulang,


"Bi,sehat terus ya."


"Iya, sayang, jangan mudah cape ya inget kamu sedang hamil,kamu juga Tanaka, peristiwa dulu jangan terulang lagi."


"Iya bi,saya pastikan kesalahan yang dulu saya perbuat tidak akan terulang dan saya akan selalu berusaha untuk membuat Laura bahagia terus."ucap Tanaka sambil menciumi kening Laura


"Yasudah, bibi pamit ya,Kenzo ,Zizi peluk nenek dulu dong."


Zo dan Zizi langsung memeluknya, Mobil mereka pun pergi meninggalkan kediaman keluarga Tanaka,


"Sayang,kamu kekantor hari ini?."


"Iya,eh sayang sosis bakar yang dulu pernah kamu makan diminimarket depan gedung itu masih ada tidak ya?."


"Sepertinya masih ada sayang, kok tumben banget kamu mau makan sosis murah gitu,."Laura memasang wajah binggung


"Pingin sayang,yasudah aku mau siap-siap dulu kalau begitu, hayo Kenzo ikut papa,kita ke kantor."


"Zo mau les pa,." ucap Kenzo


"Yaampun,papa lupa."


"Hayu ,zo Zizi mama bantu siap-siap dulu sayaaaang."

__ADS_1


Tanaka pergi kekantor, sedangkan Laura mengantar anak-anak untuk les, di mobil.


"Ma,hari ini kita jalan-jalan ya habis pulang dari les."ucap Zizi manja


"Iya sayang ku,memang Zizi mau kemana?."


"Ke Disneyland ma."


"Iya pulang les kita kesana ya."


"Yes, kak zo mau ikut juga?."sambil melirik kearah Kenzo


"Iya, dik."


"Tapi papa tidak usah diajak ya ma."


"Loh kok gitu sayang,kenapa?."


"Papa tuh sukanya ribetin aku, ma nanti wajah Zizi mau makeup kucing ya ma, boleh."


"Hahahahaa, kamu aneh-aneh saja sayaaaang, iya boleh, asal makeup nya tidak bikin kulit kamu iritasi ya sayang.'


"Iya, kemarin aku lihat ,teman sekolah aku ke Disneyland wajahnya dimakeup kelinci, tapi zi tidak suka kelinci, zi sukanya kucing ma."


"Oh,iya sayang."


Ada-ada saja tingkah putriku ini,fikir laura


Sesampainya di tempat les, ternyata mereka dapat tugas untuk melakukan keseharian bersama papa mereka masing-masing, bisa ditebak bagaimana wajah Zizi .


"Mama,ibu guru jahat."ucap Zizi sambil menangis tersedu


"Jahat kenapa sayang."


"Ini."


Laura membaca kertas dari Zizi,


Hem pantas saja ,fikir laura


"Yasudah sekarang kita kekantor papa ya sayang sini mama cium."


"Iya mama."


Yaampun,memang nih anak sifatnya papanya banget,kalau tidak dicium dulu pasti sudah perotes tidak mau,fikir laura


Laura ingin melakukan panggilan video call dengan Tanaka,,,


"Hay, sayaaaang,aku rindu kamu."


"Apa sih,Kamu masih dikantor sayaaaang?."


"Iya, sayang ku."


"Aku mau kesana sama anak-anak, dijelasinnya nanti saja."


"Oke sayaaaang."


Laura menutup telepon nya.


"Papa,kenapa ma?,kok suaranya anehh." ucap Kenzo


"Mama juga tidak tahu Sayang,."


Laura jadi khawatir,meminta supir untuk mempercepat mobil,sesampainya dikantor Tanaka,Ichiro sudah ada didepan pintu masuk.


"Siang nyonya,ada yang mau saya kasih tahu."


"Ada apa?."


"Tuan hari ini aneh sekali."


__________________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2