
Pantas waktu itu Ichiro tidak menemukan apapun tentang masa lalunya,fikir tanaka.
"Tapi ,kenapa tadi dia bilang kalau kamu adalah sikabut malam,sayang."
"ya jadi ,disaat meringkus penjahat aku seperti kabut dimalam hari,tidak terdengar dan mudah menghilang pernah ada yang bilang kalau aku ini Amerikan ninja hahaha,tapi aku selalu sukses,menjalankan misi."
"Oh,penjahat macam apa yang kamu ringkus, Sayang"
"Ya ,mafia ,perdagangan manusia dan masih banyak lagi,sayang"
Tanaka yang sedang minum sampai tersedak saat mendengar pengakuan laura.
"saat terakhir aku melakukan pengejaran itu,bibi melarang ku kembali keamerika untuk melanjutkan pekerjaan ku,kata bibi, itu pekerjaan berbahaya."
"iya bibi benar sayang pekerjaan itu memang berbahaya."sambil mengangguk
padahal dalam hati,supaya Laura tidak menjadi musuh,masa istri seorang mafia sekelas Tanaka bekerja sebagai FBI,Yang ada nanti malah harus saling melawan, itu yang paling dihindari oleh tanaka.
"yuk kita berangkat kerja sayang."
"hayu."jawab Laura
Setelah mengobrol ringan, mereka bergegas pergi bekerja,
Sesampainya di tempat kerja.
Laura menjadi sibuk sekali dan setiap manager gedung melakukan meeting bersama termasuk yang memimpin rapat, suaminya sendiri,
Setelah selesai meeting,semua orang sudah keluar ruangan hanya menyisakan Laura dan Tanaka.
"sayang,aku ada janji mau meeting lagi dikantor ku,Jadi aku tidak bisa menemani kamu makan siang ,maaf ya."sambil mencium bibir Laura.
"iya sayang,apa mau aku bawain keruangan kamu,tapi aku masak dulu ya, kamu meeting ada berapa orang,Sayang."
"oke aku tunggu ya sayang,Paling empat orang sayang yang ada didalam ruangan ku."mencium bibir Laura
"Ok sayang, nanti aku masak buat tamu kamu juga."
Tanaka kembali ke ruangan nya dan Laura kembali kelantai dua puluh satu lalu menuju kedapur bar untuk masak,Setelah selesai dia langsung membersihkan diri dan menuju ke ruangan tanaka
Saat sudah sampai didepan ruangannya,Terdengar suara bentakan keras dari dalam ruangan itu, Makanan yang Laura bawa ditinggalkan diluar,
Laura mengetuk pintu,tak lama Ichiro membuka pintu,
"nona ada keperluan apa?tanya ichiro
"ada masalah apa di dalam? Tanya laura balik.
"siapa Ichiro? Teriak Tanaka dari dalam ruangan.
"Nyonya tuan, jawab Ichiro
__ADS_1
"masuk saja,Sambil berbicara ke koleganya ,maaf istri saya orang nya sangat khawatir mungkin dia mendengar dari luar,
"permisi ,maaf kalau aku mengganggu pertemuan ini, sapa Laura.
Sejenak tamu Tanaka berfikir seperti pernah mendengar suara wanita itu dan saat mereka melihat laura.
" loh ,nak Laura?
" hem , bapak yang waktu itu ya?." Laura mulai mengingat.
"Pria itu Langsung berdiri dan menjabat tangan dan cipika cipiki,Lama sekali tidak berjumpa ya, saya sampai tidak pernah menemukan alamat rumah kamu atau tempat kerja kamu.
"oh iya, ini tempat kerja aku pak ,aku jadi manajer di bar yang ada di lantai 21, Bapak sedang apa kesini?
"saya sedang membicarakan bisnis Dengan Tanaka."
"jadi kalian saling kenal sayang."Tanaka dengan nada bingung.
" iya yang dulu pernah aku ceritakan sama kamu sayang ,aku nolongin orang pingsan dan aku bawa ke rumah sakit, ya bapak ini." Jawab Laura
" loh tunggu jadi nak Laura ini siapanya Tanaka?."tanya bapak itu dengan wajah binggung.
" Tanaka, dia suami saya pak."menjawab sambil tersenyum
"Oh,jadi kamu istri tanaka."
di fikiranya ,dia kira Laura belum ada yang punya, Padahal mau di kenalkan ke anaknya, Sampai-sampai dia menyuruh anak buahnya mencari Laura tapi tidak ada hasil.
"oh iya ,bapak sudah makan? Tanya Laura
" belum sempat makan siang,
" bentar ya aku ambilin dulu."laura Berjalan keluar dan mengambil masakan yang dia masak, "Ini silahkan, tapi hanya makanan sederhana saja pak.
" iya terimakasih kasih banyak nak Laura ,saya jadi merepotkan."
" tidak repot sama sekali ini sekalian juga masak untuk suami saya,Oh ya habis makan jangan lupa minum obatnya ya pak ."
" loh kamu gak ikut makan.
" itu jatah Ichiro san pak , Aku mau kembali bekerja ."ucap Laura Sambil mencium Tanaka yang sedari tadi wajahnya memandang tidak suka sama cara koleganya memperlakukan istri tercinta nya.
Laura bergegas meninggalkan ruangan tanaka.
" silahkan di makan."ucap Tanaka ke koleganya.
" kalau bukan karena istri mu itu saya tidak Sudi berada di sini lama lama."ucapnya
''jadi tentang kerjasama ini, anda terima Syarat dari saya?."
"aku akan maju karena kebaikan istri mu itu."padahal harga yang Tanaka berikan tidak masuk akal," Dan saya mau kirim hadiah ke nak Laura karena dulu sudah pernah menolong saya."
__ADS_1
Tanaka hanya tersenyum kecil tapi dalam hatinya jengkel dengan perhatian yang orang lain berikan ke istrinya.
"tidak perlu, istri saya pasti akan menolaknya, Tanpa saya suruh karena sudah sifatnya mau menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan.
" gak papa ,besok tetap saya kirim ke rumah kamu."dengan nada memaksa
"ya terserah saja."jawab Tanaka.
Mereka tengah sibuk dengan makannya sediri, tatapan mata Tanaka tidak pernah lepas dari wajah penuh ekspresi wajah koleganya.
Ehm,enak sekali masakannya,fikir kolega Tanaka
Tanaka sangat tidak suka expresi wajah koleganya itu.
Setelah selesai makan,
"Ya kalau begitu kami pamit dulu.
"Ya silahkan biar saya antar sampai di luar.
Setelah ruangan itu sudah ditinggalkan oleh kolega Tanaka, Tanaka berbicara ke Ichiro.
"ternyata pesona istri ku masih sangat tinggi ya Ichiro."
"tapi cinta nyonya hanya untuk tuan bukan."
"ya, tentu saja, dia sangat mencintai ku."
Saat Tanaka melihat cctv ternyata koleganya itu tidak langsung pulang ,tapi dia ke bar dulu untuk menemui istrinya.
mereka mengobrol dengan Laura sambil minum dan tertawa bersama ,dilihatnya Laura menyerahkan kartu namanya,mereka pun pergi.
Tanaka yang melihat itu langsung memecahkan gelas beling minumannya sampai tangannya berdarah,Dan langsung keluar menuju bar menemui istrinya.
Pintu ruangan kerja Laura dibuka kasar oleh Tanaka.
Laura yang sedang di meja kerjanya kaget melihat tangan suaminya berdarah,sambil menyuruh Tanaka masuk dan duduk di bangkunya,
"kenapa sayang? Ucap laura
Tanaka langsung menggapai pinggang istrinya , menariknya duduk di pangkuannya sambil berciuman.
''aku bersihkan dulu tangan kamu nanti infeksi ya ,Di basuh nya tangan Tanaka dengan air putih dan di elap pakai sapu tangan,Sambil tersenyum dan mencium bibir Tanaka," kamu kenapa sayang?."Sambil mengusap kepala dan rambut Tanaka.
"aku cemburu sayang, Sama kolegaku tadi." Ucap Tanaka yang bertambah memeluk sambil membenamkan wajahnya dileher jenjang Laura.
" apa yang kamu cemburui dari dia sayang, Kan kita sudah menikah ,aku juga sudah menjadi milik mu kenapa cemburu.
______________________________________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)