
"Ra,kami duluan ya ,bus nya sudah nunggu."
"Yah ,aku mau banget bareng kalian,." ucap Laura dengan rasa iri
"Sudah ya Ra ,tuan Tanaka sudah kembali,kami pergi ya sebelum kami kena semprot,bay Ra ,bay baby twins sayang imut,."ucap temannya.
Dengan wajah muram Laura, saat ditinggal teman-teman nya,
"Kenapa sayang kok wajah kamu bete?." Ucap Tanaka
"Aku mau ikut mereka jalan-jalan naik bus, hem."
"Yuk kita jalan ,tapi naik mobil sendiri saja ya ,kan ada baby twins kalau di bus berisik kasihan mereka ya sayang."
Laura hanya mengangguk,ada benarnya juga ,fikir laura
Tanaka menelepon Ichiro untuk menyiapkan mobil untuk ke kebun buah ,pelayan di mobil yang berbeda,
"Halo tuan ,saya sudah di lobby."
"Oke,"
"Yuk sayang, Ichiro sudah dilobby hotel, sini baby Zizi aku yang gendong,."ucap Tanaka
"Iya sayang,."
Didalam mobil,
"Aduh ganteng nya mama, baru kenyang ya sayang,."sambil mencium tangan mungil baby zo
"Ini dede zizi sudah kenyang belum sayaaaang,."
"Sudah dia sayang tadi menyusu sebelum sikakak, di belakang itu mobil siapa saja ya?."ucap Laura
"Mobil pak moto bersama istrinya dan kakak nyonya,."ucap Ichiro
Sesampainya dikebun buah,Laura dan Tanaka melakukan foto keluarga disana sambil memakai baju khas Korea Selatan, sudah capek berkeliling mereka kembali pulang ke hotel,
"Sayang,buah yang tadi dibawa pulang mana, sudah dibagi-bagi kan ,ya?."ucap Laura
"Sudah sayaaaang ku,itu tinggal bagian kita.",sambil menunjuk ke sekantong buah,
"Hem manis banget strawberry nya ,aaaaa sayang aku suapin,."
Tanaka hanya menurut saja langsung membuka mulutnya lebar-lebar,
"Hem,asem sayang,katanya tadi manis,."ucap Tanaka dengan wajah keaseman,
"Ya kan ada manisnya juga, kamu tidak begitu suka ya sama strawberry hahahahhaha,."
"Kamu ya sudah tahu tapi tetap masukin kemulut aku, awas ya nanti aku balas kejahilan kamu,."ucap Tanaka
"Iya aku tunggu, Uuuwweee ,."sambil menjulurkan lidahnya
Saat tengah malam tangan Tanaka meraba tubuh Laura sambil mata masih terpejam, padahal sebenarnya dia mau membalas istrinya karena tadi sudah memberikan buah strawberry,
Laura berbalik kearah Tanaka , langsung mencium bibirnya mesra,
"Hem sayang,."ucap Laura sambil mendesah,
Kena ya kamu sayang,ini pembalasan dari aku,fikir Tanaka
Tanaka langsung berhenti mencium dan meraba istrinya, Laura yang tersadar dengan berhentinya aktivitas cumbuan Tanaka langsung membuka matanya,
"Sayang,."ucap Laura manja
"Hem."
"Ih nyebelin banget sih, sayaaaang."
Hem, sukurin kamu sayang.fikir Tanaka,
"Yasudah,."
__ADS_1
Laura langsung bergegas pergi turun dari tempat tidurnya,tapi ditahan tanaka,
"Mau kemana sayang?."sambil memegang tangan Laura
"Mau cari suami baru, huh,."
"Ih jangan dong, sayang,."
"Lagian nyebelin, aku cuma kasih kamu strawberry tapi kamu bales aku dengan cara seperti ini, tidak adil lah,kalau mau balas tuh kasih aku buah juga yang aku tidak suka, jangan seperti ini,dasar huh."
"Iya sayang ku cinta ku, sini aku mau cumbu kamu sayang,."
"Aku sudah tidak mau, sana tidur disofa, atau aku dan anak-anak yang tidur disofa?."
Tanaka langsung mencium bibir Laura dan membawanya ke sofa
"Kita berdua saja yang disini ya sayang,maaf ya, love you more zombie ku."ucap Tanaka
Sambil ******* bibir Laura dan membuka seluruh pakaiannya,
"Hanya aku,laki-laki yang bisa membuat kamu bahagia dan merasa puas bercinta sayang,."
Laura hanya diam sambil menikmati setiap sentuhan,gerakan menumbuk suaminya,
"Kamu nyebelin,."ucap Laura
"Maaf ya sayang ku,."
"Iya sayang."
Esoknya hari terakhir mereka di Seoul Korea Selatan, mereka bersiap pergi ke pantai, Tanaka memakai celana pendek putih dan kemeja lengan pendek warna biru,Laura dres tanpa lengan dan topi tidak lupa kacamata
Mereka sedang santai tapi Laura tetap sibuk mengurusi asupan ASI baby twins,
"Sayang, sini aku bantu gendong,."ucap Tanaka,
"Tidak usah sayang,tadi aku lihat ponsel kamu ada yang mau bertemu,."
"Itu ditas aku sayang,."
Tanaka meraih tas istrinya, untuk mengambil ponsel,
"Apa sayang?."ucap Laura
"Oh ini ada yang mau bertemu dengan aku sayang,."
"Yasudah temui saja, aku disini sama pelayan."
"Hem,baiklah aku pergi dulu ya sayang,aku kesana sama Ichiro, jangan berfikir macam-macam ya, aku hanya mencintaimu istri ku sayang,."sambil mencium bibir Laura
"Iya, papa dari anak-anak ku sayang."
Tanaka pergi meninggalkan pantai,Laura sudah menyediakan stok ASI-nya dan main volley dengan semua temannya,
_______________________________________
Ditempat lain Tanaka bertemu dengan pengusaha asal Korea Selatan,disebuah gedung kantor masih dengan pakaian pantai,
Menjadi pusat perhatian,banyak pasang mata wanita melihat kearahnya,
"Sepertinya daya pikat tuan belum luntur ya,." ucap Ichiro
"Hahahhaha ,memang benar tapi hanya istriku saja yang tidak pernah menatap ku seperti mereka,ya kan."
"Iya ,heran saya sama nyonya, hahahhahaha."
Ichiro menghampiri resepsionis yang sedari tadi menatap tuannya,
"Siang,saya mau ke lantai xx untuk bertemu dengan tuan Kim."
"Oh iya anda sudah ditunggu tuan,silahkan."
Tanaka dan Ichiro langsung kearah lift, sesampainya di lantai tujuan mereka disambut anak pemilik perusahaan,
__ADS_1
"Selamat datang tuan, saya moon anak pak Kim, saya diminta papa untuk menemui anda,."
Moon melihat Tanaka tanpa berkedip, bagaimana tidak didepannya sekarang ada laki-laki tampan dan gagah,memakai pakaian pantai,moon memperhatikan jari tangan Tanaka dan tidak ada Cincin disana ,padahal cincinnya itu ketinggalan dikamar mandi.
Mereka diajak masuk kekantor, mengobrol tentang bisnis yang akan dijalankan,moon wanita yang pintar dan cantik,tapi Tanaka tidak perduli padahal dia tahu kalau moon menatap suka padanya,
"Oh,jadi tuan Kim mau aku sebagai jembatan antara kalian dengan Jepang, membuka bisnis di sana?."ucap Tanaka
"Iya begitulah tuan Tanaka,saya harap anda bersedia membantu perusahaan kami,."
"Kalau kesepakatan bagus saya oke saja, tapi lain kali saya mau bertemu langsung dengan tuan Kim tidak diwakilkan,."
"Oh iya maaf tuan Tanaka ,papa saya hari ini sedang ada urusan yang sudah terjadwal,papa sangat menyesal karena tidak bisa menyambut Anda langsung."
"Apa ,masih ada yang harus saya ketahui,."
"Oh sudah cukup,kita bisa sudahi pertemuan ini,."
Tanaka langsung bergegas pergi dari kantor itu meninggalkan gedung untuk kembali kepantai, sesampainya dipantai, dilihatnya Laura masih asik main bola volley,
"Sayang,."sambil melambai tangan supaya istrinya tahu kalau dia sudah kembali
Laura yang sedang main bola volley pun langsung menghampiri Tanaka,
"Iya ,kok kamu sudah kembali? ,Sayang."
"Iya ,tadi aku ingin menemui tuan Kim tapi malah anaknya yang menemui ku,."ucap Tanaka sambil mau melihat expresi wajah istrinya,tapi wajahnya hanya datar saja
"Oh, yasudah kita pulang yuk sayang,aku lelah,"
"Kalian disini saja ya nanti ada supir yang antar ,besok juga kalian libur sambil menikmati liburan terserah mau kemana tinggal bilang ke supir ya,ini ada uang tunai untuk kalian berbelanja."
"Iya nyonya terimakasih banyak,."ucap kedua pelayan
Laura dan tanaka pergi menuju hotel, didalam kamar hotel.
"Kita mandi anak-anak mama papa,sudah mau dua bulan,."
"Sini aku bantu sayang,."ucap Tanaka
Mereka berdua membagi peran masing-masing sebagai orang tua yang baik,
"Besok kita tidak jadi pulang sayaaaang,diundur masih harus ada pertemuan sama pak Kim,."ucap Tanaka
"Iya sayang,kak Mayko sama kak Steven masih disini juga kan ya,."
"Iya buat temani kamu sayang ku,."
"Besok aku mau ikut kamu boleh?."ucap Laura
"Iya boleh lah sayang,."
Tanaka tahu kalau istrinya sedang cemburu karena tumben minta ikut pergi.
"Yasudah aku mau pompa asi dulu buat stok besok, mereka aku mau titip ke kakak, sayang tidak apa-apa ya."
"Iya sayang ku, istri ku sayang."
"Minta ketemu dimall saja sayaaaang,makan siang jangan dikantor terus bosen,ya."
"Iya sayang ku,."
"Iya ,telepon sekarang supaya besok pak Kim itu tidak nunggu dikantornya,."
"Iya sayang ku, nih aku mau ambil ponsel,oke sayaaaang, ."sambil mengecup kening Laura
Laura hanya tersenyum bahagia melihat Tanaka menuruti keinginan nya.
_________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1