Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
cemburu dengan Laura


__ADS_3

Dulu saat diamerika Laura mengambil kursus modeling dan artis,saat disana dia berkenalan dengan Yuki,saat itu Yuki belum fasih betul dengan bahasa Inggris,saat melihat Yuki kesulitan untuk mengobrol, Laura menghampiri Yuki.


"Hay."ucap Laura sambil tersenyum


"Hay,sis."ucap Yuki sangat sopan sambil menundukkan kepalanya


"where do you come from?."(kamu berasal dari mana?)


"I'm from Japan."( Aku, dari Jepang.")


"wow i'm from there too."( Wow,aku juga dari sana)


"Benarkah."ucap Yuki dengan nada tidak percaya karena perawakan tubuh Laura yang bule abis.


Lalu Laura dan Yuki mereka melanjutkan obrolan dengan bahasa yang mereka mengerti satu sama lainnya.


"Nanti aku bantu kamu untuk bisa berbahasa Inggris dengan lancar."


"Terimakasih kak,,,."


"Panggil aku Laura."


Yuki menjawab dengan anggukan.


Mereka pun berteman sangat baik,sampai akhirnya Yuki bisa berbahasa Inggris dengan sangat lancar.


Tapi saat semuanya sedang berjalan dengan baik,Laura datang ketempat kursus itu dan dia tidak menemukan Yuki disana, pelatih bilang kalau Yuki tidak kembali dan berhenti dari kursusnya,


Laura bergegas melakukan panggilan telepon ke Yuki.


"Halo kakak."


"Kamu dimana?kenapa tidak datang kursus?."


"Kak, orang tua aku sudah tidak bisa membiayai kursus aku disini dan aku harus kembali ke Jepang,Mama dan papa aku sedang dalam kebangkrutan kak,aku bingung."


Laura sangat prihatin dengan situasi yang Yuki alami.


"Baiklah,Yuki sekarang ada dimana?."


"Aku sudah mau berangkat ke bandara dan tadinya aku mau kirim pesan ke kakak tapi aku tidak sanggup,kakak sudah sangat baik kepada aku dan kita harus berpisah seperti ini."


"Oke,kita bertemu dibandara,oke."


"Oke kak."

__ADS_1


Laura menyusul Yuki yang sedang menuju bandara, sesampainya dia disana.


Yuki melihat Laura dari jauh sambil melambaikan tangannya,saat Laura sudah lebih dekat dengan Yuki.


"Hati-hati dijalan,kalau kamu sudah sampai disana,kakak minta semua data perusahaan yang papa kamu kelola dan juga apa yang papa kamu ketahui disana,oke kirim semua kealamat email kakak dan kakak akan bantu untuk mengaudit semua sampai keakar perusahaan."


Yuki hanya menggelengkan kepalanya.


Merekapun berpisah, keesokan harinya Laura menerima semua data yang dikirimkan oleh Yuki lalu meminta tim audit untuk mengecek apa yang salah,Laura juga menghubungi beberapa kenalan yang bekerja dibidang yang sama dengan orang tua Yuki,


Saat sudah menemukan jawabannya,Laura kembali kejepang dan bertemu Yuki untuk membantu menyelesaikan masalah.


Setelah sudah ketahuan kalau ada kegiatan korupsi diperusahaan itu,kini semua sudah setabil kembali dan orang tua Yuki sangat berterimakasih kepada Laura.


Bukan hanya menang,bahkan pihak yang menjadi pengkorup itu sampai tidak bisa mengajukan banding karena Laura sudah mengeluarkan tanda pengenalnya yang seorang agen.


Setelah kejadian itu Yuki melanjutkan kursusnya lalu lulus dengan nilai tinggi dan kembali kejepang bersama Laura,


Laura juga melatih beberapa bodyguard untuk menjaga Yuki saat melakukan aktivitas setiap hari bahkan Laura juga menyiapkan pengawal bayangan untuk tetap menjaga Yuki dari jauh.


Yuki sangat bahagia bisa memiliki seorang kakak seperti Laura itu, untuk dia ,Laura adalah panutannya,dia tidak mau mengecewakan sang kakak angkat.


Setelah mendengar penuturan cerita dari Steven,kini mereka semua yang berada didalam ruangan itu sudah tahu.


Bahkan Mitsuo sangat kaget saat dia tahu ternyata selama ini yang menjaga Yuki itu ternyata Laura.


"Ya,Laura saat melakukan pekerjaan dia tidak perna setengah-setengah, dia akan meninggalkan Yuki bila menurut dia semua aman terkendali."


Sedangkan ditempat lain Laura sedang menenangkan Yuki didalam kamar hotel.


"Sudah jangan bersedih lagi, kakak tidak menyukainya."


Saat Yuki mendengar ucapan dari mulut Laura,dia langsung menahan tangisnya .


"Maaf."


"Sudah, sekarang Yuki kembali saja ke aktivitas sebelum Yuki datang kemari."


"Tapi kakak temani aku ya."ucap Yuki dengan wajah memohon


"Oke."


Yuki terlihat sangat senang,


Laura tidak bisa tega dengan adiknya ini, walaupun hanya adik angkat, Yuki anak yang penurut dan menyenangkan.

__ADS_1


Mereka kembali keruangan Tanaka.


Sesampainya mereka disana ,Laura berpamitan dengan Tanaka untuk menemani Yuki bekerja hari ini, Steven juga mau pamit karena sang istri dirumah sedang dalam keadaan hamil besar jadi tidak bisa ditinggalkan,


Sedangkan mitsuo sangat memaksa untuk mengantar Yuki dan Laura ketempat tujuan, walaupun Yuki masih agak takut dengan Mitsuo,tapi karena ada sang kakak didekatnya dia sangat merasa aman.


Laura juga berfikir kalau ini akan bagus untuk mereka berdua supaya kesalah pahaman ini tidak berlarut-larut.


Yuki fikir kalau Mitsuo berani macam-macam dengannya,Laura akan langsung membunuh Mitsuo, sekarang Yuki sangat bersemangat untuk menjalani hari-hari yang akan dia lalui bersama dengan Laura.


Sedangkan Tanaka hanya bisa pasrah dan meminta Yuki untuk memulangkan Laura tidak terlalu malam.


Yuki hanya menjulurkan lidahnya saja kearah Tanaka,membuat Tanaka melotot kearahnya,Yuki dan Tanaka seperti sedang memperebutkan mainan saja.


Sedangkan Laura dan Steven hanya tersenyum melihat kelakuan mereka berdua,


Sekarang didalam lift,Yuki tidak pernah lepas dari bergelayut ditangan Laura, Steven hanya diam sedangkan mitsuo sedang berdiskusi dengan fikirannya sendiri.


Kak Laura,tukeran peran dong, aku mau Yuki bersikap manja seperti itu kepadaku, Ais kenapa bukan aku saja sih,kenapa sekarang aku lebih merasa cemburu dengan Laura yang seorang wanita, bukan dengan pria lain yang sama-sama mengejar cinta Yuki,kenapa,bahkan wajah Yuki sekarang sangat begitu menggemaskan, astaga,aku sangat cemburu.fikir Mitsuo sambil menangis dan berteriak dari dalam hatinya.


Sedangkan Yuki masih bergelayut manja dengan Laura didalam lift,


"Kamu sedang melakukan foto shoot apa?."


"Setelan jas model terbaru kak,oh ya kakak kan sangat suka dengan jas kan , nanti kalau kakak suka kakak bisa bawa pulang beberapa setel."


"Oh ya,tapi bukankah itu belum dijual dipasaran?."


"Tenang saja kak,itu pengecualian untuk aku, adik kakak yang satu ini kan model papan atas dinegara ini."ucap Yuki sambil tertawa kecil


"Untuk aku,tidak kamu tawarkan juga Yuki." Ucap Steven dengan nada bercanda.


Merekapun telah tiba dilobby gedung,


"Ah,kak Steven juga pastinya dong." Ucap Yuki sambil tersenyum


Mereka berpisah dengan Steven yang diantar oleh salah satu anak buah Tanaka untuk kembali kerumahnya,


Sedangkan mitsuo menyetir untuk Laura dan yuki.


Saat Mitsuo sampai dipintu samping pengendara untuk membukakan pintu mobil untuk Yuki,malah Yuki tidak tertarik untuk duduk didepan dia ingin duduk berdampingan dengan sang kakak.


Laura yang melihat hal itu langsung menatap kearah wajah Mitsuo yang sekarang sedang sangat bersemangat karena akan mengantarkan sang pujaan hati pergi bekerja,dan dia berencana untuk menemaninya sampai selesai.


______________________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2