
Di mobil kursi bagian belakang,Tanaka dan Steven berangkat menuju tempat persembunyian Laura.
"Maaf kan saya kak karena tidak becus menjaganya."
"Kali ini aku maafkan, tapi kalau sampai terjadi lagi aku tidak akan tinggal diam."
"Iya ka, iya aku janji tidak akan melakukan hal ini lagi ka sumpah."
Setelah menempuh perjalanan selama 8 jam.
"Berhenti didepan, itu ada Mayko."ucap Steven yang sudah melihat sang istri dari jauh
"Iya ka, Laura tidur di mana?."sambil meminta supirnya menepi
"Dirumah bibi Mayko,."
"Oooo,."
Tidak kepikiran, pantas dicari ke Amerika tidak ada.fikir Tanaka
Sesampainya mereka di sana.
"Mayko,hayu kita pulang."
"Iya,sambil memandang tanaka sinis,awas ya kalau kamu menyakiti hati nya lagi ,aku akan membawa pergi Laura lebih jauh lagi."
"Sudah,aku sudah lebih dulu, mengatakan hal itu, ini bibi Mayko dia yang akan mengantar,."ucap Steven sambil memperkenalkan bibi dari pihak Mayko
"Iya kak terimakasih,."ucap Tanaka
Sesampainya di rumah.
"Itu yang di sebelah kanan tuan rumah nya." Ucap bibi dari pihak Mayko yang menunjukkan sebuah rumah
"Iya Terimakasih."
Tanaka bergegas mendekati pintu rumah
Tok tok tok tok
Terdengar Ada suara dari dalam,
"Kak,ada tamu,." suara lembut Laura
"Hah,Rindu sekali dengan suara itu, gumam Tanaka.
Tok tok tok
"Iya tunggu sebentar,aduh kak Mayko kemana ya, dari tadi ada yang ketuk pintu tidak di buka,,,."laura langsung bengong melihat Tanaka,Langsung menutup pintu dengan cepat.
"Sayang ini aku suami kamu."ucap Tanaka sambil berteriak
"Bohong, aku tidak percaya."ucap Laura dari balik pintu
"Apa yang bikin kamu bisa percaya sama aku sayang."
"Hem, dimana pertama kali aku di ajak makan."
"Direstoran xxxxxx ,waktu itu aku paksa kamu ikut dari sehabis makan sosis bakar."
Laura tertegun sejenak saat mendengar jawaban dari Tanaka,
Benar.fikir Laura
Pintu pun terbuka, Tanaka masuk melihat Laura sedang duduk di sofa sambil nonton TV, Tanaka juga ikut duduk , Laura bergeser selangkah, Tanaka juga bergeser selangkah, saat Laura mau menggeser lagi tapi ditahan, kaki Tanaka yang menginjak bawah gaunnya,tanaka menggeser dan sekarang mereka sangat dekat.
"Maafkan aku ya sayang,."
(-_-),,,Laura hanya diam."
__ADS_1
"Sayang,."ucap Tanaka sambil mengambil tangan Laura.
Sekilas Tanaka melihat air mata jatuh di pipi Laura.
"Sayang, langsung memeluk dari belakang melingkarkan tangannya di perutnya menempelkan wajah di pundak istrinya sambil mencium pipinya mesra, maafkan papa ya karena sudah buat mama kalian nangis terus sedih terus banyak fikiran." sambil ngelus perut Laura.
Laura sangat menikmati wangi tubuh suaminya yang sangat dia rindukan.
"Kamu baru sampai, dari perjalanan jauh, mau mandi?."
"Akhirnya aku dengar suara kamu sayang, iya aku mau, sama kamu ya mandinya."
"Aku lagi hamil tidak boleh mandi malam."
"Oh yaudah,tapi aku tidak bawa baju ganti sayang."
"Ada nanti aku siapkan."
"Cium dulu sayaaaang."
Mereka pun berciuman penuh rasa kerinduan,
"Kamar mandi nya dimana sayang."
"Itu sebelah sana ,."ucap Laura sambil menunjuk ke arah yang dimaksud.
Sesaat Selesai mandi,Tanaka melihat Laura masih menonton televisi.
"Bajunya dimana sayang."
Laura masih diam Sambil mengangkat baju yang ada di meja, tanpa bicara
"Aku pakai bajunya di kamar ya."
Laura hanya mengangguk.
Tanaka masuk ke kamar, dilihatnya foto dirinya sendiri yang sangat besar tergantung di dinding,bahkan lebih besar dari jendela.
"Kok makan sendiri sayang,buat aku mana?."
Laura hanya diam
Tanaka langsung merubah posisi duduk menjadi bersujud seperti sedang melamar cinta,
"Sayang, Maaf kan aku."
Laura Langsung menangis tersedu-sedu sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan,
"kamu bukannya sudah tidak mau makan masakan aku, sudah tidak mau lihat aku, sudah tidak mau bicara sama aku,sudah tidak mau peluk aku,sudah bosen sama aku,sikap kamu sudah sedingin es sama aku,aku,,,,,."ucap Laura dengan nada suara lirih
"Sayang, sayang, langsung memeluk Laura erat, maaf kan aku ,aku sudah sangat menyakiti hati kamu sayang maafkan aku."
"Kamu sudah tidak perduli."
"Aku perduli sayang."
"Kamu sudah bosen sama aku."
"Tidak sayang."
"Kamu sudah tidak cinta, tidak sayang,,."
Tanaka langsung mencium bibir Laura dengan ganasnya, membopong tubuhnya ke kasur.
Langsung membuka paksa bajunya hingga robek.
" Baju aku robek."
"Biarkan besok kita beli yang banyak, aku mau kamu sayang,aku cinta kamu, sayang kamu, aku tidak bisa hidup tanpa kamu sayang,."
__ADS_1
Tanaka langsung memindahkan posisi laura berada di atasnya,tanaka bersender ketembok
"Sambil di elus perut laura,papa mau bikin Mama kalian merasakan nikmat yang luar biasa dulu ya,kuat ya anak papa."
"Hem,." Ucap Laura,******* nikmat istrinya
"Tanaka langsung mencium bibirnya, sakit bilang ya sayang."
"Iya,hem ,kata dokter cairan kamu buang diluar ya ,takut mengganggu janin kalau keluar didalam , sayang."
"Iya sayang ku, love you sayang ku, cinta ku, dunia ku, istri ku ,sayang kamu,
Saat mau pelepasan ,Tanaka Langsung mengangkat bagian bawah Laura dari atas tubuhnya sambil di keluarkan ,
"Hemm,,,."desah Tanaka
Setelah dibersihkan,Tanaka memeluk tubuh telanjang istrinya yang berada di atas tubuhnya sendiri.
"Mengecup kening istrinya, love you sayang, aku sangat menyesal karena sudah bersikap bodoh,kalau kamu marah ,mau menghajar aku , silahkan sayang asal kamu mau memaafkan kesalahanku,."sambil mengelus rambut Laura.
"aku tidak bisa membenci mu karena aku terlalu mencintaimu sayang."ucap Laura sambil meraih wajah sang suami
Mereka pun berciuman lagi,
"Besok kita pulang ya , langsung periksa kandungan kamu,."pinta Tanaka
"Iya, sayang."
"Satu bulan lagi ulang tahun pernikahan kita sayang, kamu mau hadiah apa?."
"Aku mau bikin lomba boleh?."
"Apapun sayang ku,boleh."
"Hem,."sambil memeluk menyenderkan kepala diatas dada tepat di bawah dagu tanaka
"Kenapa, sayang?."
"Hangat tubuhnya,."ucap Laura sambil memejamkan matanya
"Bibi bilang kamu disini tidur sambil peluk foto aku ya?."
"Hem, iya."
"Kenapa sekarang tidak di peluk?."
"Kan sudah ada yang asli ,kenapa mesti peluk foto, kalau kamu tidak mau dipeluk sana pergi saja ,aku tidak apa?."ucap Laura dengan wajah cemberut.
"Sayang,aku akan selamanya meluk kamu, cium bibirnya sini.."
Laura melihat ke arah Tanaka dan mereka langsung berciuman lagi.
Hari sudah berganti, Tanaka menyiapkan semua yang akan di bawa pulang
"Sudah semuanya sayang?."ucap Laura
"Iya sayang."
Terdengar suara mobil terparkir dihalaman rumah.
"Hayu sayang, mobilnya sudah datang."
"Pagi tuan , barang nya yang mana saja,."tanya pelayan.
"Ini hanya dua koper."
" Baik,tuan."
________________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)