
Tak lama pelayan itu kembali dengan membawa tas laura,
"Sini mama hilangkan dulu ya makeup yang tadi,mana senyumnya coba."
Zizi langsung tersenyum,
"Sudah bersih,mama ulang ya makeup nya."
"Iya,ma."
Tak lama,
"Sudah selesai, coba Zizi lihat dicermin sayang."
"Iya mama, cantik ya aku, seperti mama."
"Iya sayang,."
"Love you mamaku sayang,."ucap Zizi sambil mencium pipi Laura
"Love you more putri mama yang cantik, yuk Zizi mau difoto kan,kita pakai badut maskot Disneyland saja ya,."
"Iya ma."
Sambil berjalan ke luar dari toilet,
"Zizi sayang,."ucap Tanaka
Wajah judes,jutek Zizi ke papa nya sangat penuh amarah,,
"Hayu,ma kita pergi."ucap Zizi
Tanaka langsung memberikan kode dengan wajahnya meminta Laura membujuk Zizi untuk memaafkan kesalahannya.
"Zizi sayang foto digendong sama papa ya." ucap Laura dengan nada membujuk
"Tapi ma,papa sudah jahat sama Zizi,bikin zi ditertawakan oleh orang banyak, banyakkkk banget,sampai tidak bisa dihitung,."ucap Zizi lebay ke laura
"Zizi sayaaaang,papa minta maaf ya nak, cantiknya papa mama."ucap Tanaka sambil mau memeluk Zizi,
tapi Zizi mau menghindar,Laura hanya bisa mengambil nafas panjang,Laura mengangkat tubuh Zizi dan menyerahkan putri nya itu untuk digendong Tanaka,
Wajah Zizi masih cemberut,
"Zizi senyum sayang,mama mau foto,kak zo lihat kearah mama."
Akhirnya foto untuk dipajang dikertas tugas hari ayah sudah siap,Laura bergantian meminta Ichiro untuk tolong memfotokan keluarga kecilnya, para pelayan lain juga pada asik berfoto,
Setelah lelah berkeliling,mereka pulang, didalam mobil Tanaka memeluk erat tubuh Zizi yang tertidur pulas
"Lelah menangis dia ya, sayang,." ucap Tanaka sambil menciumi wajah Zizi
"Iya,kak zo tidak ngantuk sayang?."
"Ma,zo mau beli buku ini,sambil menunjukkan foto sampul buku yang dia inginkan."
"Iya besok kita beli ya sayang."
"Kenzo rajin sekali baca buku,mirip siapa dia ya ma?."ucap Tanaka
"Ya mirip aku lah, sayang, tidak mungkin mirip kamu, hahahaaha."
"Iya ya, hahhahahaha aku sih dulu bolos terus, sekolah cuma formalitas yang penting punya ijasah,karena aku sudah merasa pintar."
"Ih sombong nya."
"Yang penting kan aku bisa jadi bos, sayang, aku belajar yang perlu saja,."
"Jangan ikuti jejak papa mu ya zo."
"Kan aku papa mereka sayang, kalau tidak mengikuti jejak aku, terus mereka mau ikut jejak siapa hayo?."
"Tahu ah,cape berdebat sama kamu."
"Tuh kan, tidak anaknya tidak mamanya semua ngambek sama papa."
__ADS_1
"Iya karena kamu nyebelin."
"Tapi aku suka kamu sayang."
Laura hanya diam sambil memejamkan mata,
Setelah sampai di rumah,Tanaka membawa Zizi kekamar nya,Laura membantu membuka baju dan mengelap tubuh Zizi dan memakaikan pakaian tidur,Kenzo ditemani pelayan mandi dan berganti baju, Laura menghampiri Kenzo dikamarnya,
"Zo, sayang,sudah rapih, langsung bobo ya sayang ku,."
"Iya,ma, love you more."
"Love you to sayang ku."
Tanaka dan Laura pergi menuju kamar mereka, berbaring di ranjang sambil mengobrol
"Sayang,papa moto minta bertemu,aku sama kamu dirumah nya."
"Bilang saja aku sibuk."ucap Tanaka sinis
"Sayang, coklat yang kamu beli masih ada?."
"Masih sayang,kamu mau,ini dimulut aku,." ucap Tanaka sambil menggigit coklat dimulut nya,
Laura langsung melahap coklat batang yang ada dimulut Tanaka,,
"Tambah lagi sayang coklatnya."
"Iya sayang ku."
Mereka masih ******* bibir,sampai coklat nya habis,
"Hem, sayang,aku ngantuk." ucap Laura
"Iya, tidurlah sayang ku,kamu pasti sangat lelah hari ini."
"Peluk sayang."
"Iya."
"Ichiro,mereka sudah pada siap?."
"Iya, nyonya,."
"Kamu sudah belikan kelinci percobaan?."
"Sudah nyonya,semua sudah siap,pengujian dilakukan dihalaman untuk latihan menembak kan nyonya."
"Iya,aku mau siap-siap dulu."
Setelah selesai bersiap,Laura menuju tempat pengujian,Tanaka dan Kenzo sudah disana membantu mempersiapkan,Zizi ada dikamar Laura mau terus dekat dengan mama nya,
"Yuk,Zizi sayaaaang."
"Iya ma,."
Sesampainya di tempat pengujian,Laura memberikan instruksi kepada pelayan yang khusus menjaga anak-anak nya
"Kalian dipisahkan jadi dua ya,karena untuk menjaga masing-masing anak saya,Kenzo dan zizi,dan yang wanita pasti untuk membantu menjaga Zizi , oke disini ada kelinci,anggap saja kelinci ini adalah target saya dan kalian harus menjaganya,apa sudah paham."
"Sudah nyonya."
"Baiklah sekarang kita mulai, pengujiannya."
Laura memulai dengan menguji ilmu beladiri pengawal anak-anak nya,tapi mereka semua gagal menjaga kelinci itu tetap aman,Laura selalu berhasil membunuh kelinci itu,
"Sepertinya kemampuan nyonya Laura tidak berkurang ya,sampai bisa membuat mereka kewalahan menghadapi nyonya, padahal lawan mereka itu sedang dalam keadaan hamil."ucap Ichiro yang masih merasa kagum dengan keahlian Laura
"Iyalah, sampai sekarang FBI saja masih menginginkan dia bergabung,."ucap Tanaka
"Mama hebat, nanti kalau sudah besar aku mau seperti mama ya pa."
"Iya dong Zizi sayaaaang."
Setelah selesai dengan tes Beladiri hanya menggunakan senjata tajam, sekarang Laura siap mengetes kemampuan dengan menggunakan senjata api tapi diganti dengan senjata yang berpeluru cat,Paintball
__ADS_1
Setelah selesai mereka dikumpulkan sesuai tim mereka,
"Kalian semua lulus, saya bangga dengan kalian ,tolong bantu saya menjaga mereka,mohon kerjasamanya,."ucap Laura sambil merunduk memberikan hormat,
"Siap nyonya Tanaka,."ucap mereka serempak
Tanaka menghampiri istrinya,
"Aku kira kamu tidak akan setuju,karena mereka kalah dari kamu sayang."
"Kalau mereka bisa mengalahkan aku, berarti mereka bisa menjadi ancaman untuk aku sayang."
"Ancaman?."
"Iya,manusia adalah makhluk yang memiliki keinginan besar,kalau mereka berkhianat dan malah menyerang balik dan aku kalah dari mereka,bisa gawat dan terancam keselamatan aku dan keluargaku, terutama keselamatan anak-anak."
"Iya,ada benarnya juga sayang."
Dua bulan kemudian pak moto dilarikan ke rumah sakit,Laura mengajak tanaka untuk pergi bersama ke rumah sakit, untuk melihat keadaannya,
Sesampainya di rumah sakit.
"Pa,ma."
"Ra,papa sayang." ucap mama moto sambil terisak sedih
"Mama tenang ya, bagaimana keadaan papa didalam."
"Dokter masih berusaha melakukan yang terbaik."ucap David yang sedang ditemani istrinya
"Semoga tidak terjadi apa-apa ya ma."
"Iya sayang."ucap mama moto
Laura membawa mama moto duduk bersama menantunya, istri dari David,tak lama kemudian dokter keluar,
"Keluarga moto."
"Kami semua dokter,." ucap David
"Pak moto keadaannya sekarang sudah stabil dan dia ingin bicara dengan kalian semua."
Mereka pun langsung masuk ke dalam ruangan,
"Papa,."ucap mama moto
"Mama, syukurlah kalian disini semua."
"Ada apa pa,."
"Tanaka dan David,papa mau bicara,papa ingin keluarga kita bersatu,jadi papa harap sekali dari kalian berdua mau menikahkan anak-anak kalian."
"Maksud papa?."ucap David
"Papa mau, cucu papa Claudia moto bisa menikah dengan anak dari laura dan Tanaka, Kenzo Tanaka tatsumaki."
Semua orang yang ada diruangan langsung tercengang kaget,tapi tidak untuk Laura dan mama moto,mereka sudah tahu keinginan terakhir papa moto ini,
"Tidak mungkin,aku jodohkan Putra ku Kenzo,usia dia baru 5 tahun,masa depannya masih panjang,biar dia memilih wanita nya sendiri,." ucap Tanaka dengan wajah marah
David dan istrinya hanya diam,mereka tidak tahu harus bagaimana.
"Laura, izinkan Claudia menikah dengan Kenzo,aku akan berikan semua aset harta yang aku miliki untuk Kenzo dan juga Claudia."
"Maaf,saya dan Laura harus pergi sekarang,hayu sayang,."ucap Tanaka sambil memegang tangan Laura
Tapi dihadang David,
"Beraninya kamu menghalangiku,." ucap Tanaka sinis
_______________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1