
Laura langsung mengirimkan pesan email ke FBI untuk meminta bantuan karena ini menyangkut nyawa anaknya dia tidak bisa tinggal diam, sebagai gantinya dia akan bekerja untuk FBI sekali lagi.
Baik lah aku mengerti, kami akan kirim informasi paling lama 2x24 jam. Balasan pesan email dari Mr Noah
"Selama mama masih hidup ,tidak ada satu tangan pun yang bisa menyakiti kalian,"ucap Laura sambil memandangi kearah anaknya.
"Nyonya sudah bisa berjalan?."ucap Ichiro terkejut
"Ya, berkat obat pereda nyeri , aku akan melakukan apapun untuk melindungi anak-anak ku, walau nyawa taruhannya."ucap Laura dengan wajah gelap
Seramnya, inikah wajah asli dari wanita yang dijuluki si kabut malam.fikir Ichiro.
"Sayang kita pulang saja,disini sudah tidak aman,eh kita ke kantor kamu saja deh, aku mau bertemu dengan orang itu,."menatap Tanaka.
"Iya sayang,."
Laura menggendong kedua bayi nya sambil ditutup kain tipis,tanaka membantu membawa perlengkapan bayi sambil menjaga istri dan anaknya ,mereka berjalan ke arah pintu, dilobby rumah sakit mereka dijegat oleh pihak kepolisian yang ingin meminta keterangan tentang kejadian ini,
Laura tidak menggubris, Ichiro langsung membuka kan pintu mobil Alphard yang sudah ada pelayan dua orang didalamnya,
Didalam mobil,
"Sis , tolong pegangin satu aku mau pompa asi dulu buat mereka."
"Iya nyonya."
"Mereka ingin meminta keterangan tapi tidak lihat keadaan,."ucap Tanaka
"Biarkan saja Sayaaaang ,yang penting kita semua selamat."sambil memompa ASI
"Iya ,nanti kalau ketemu sama orang yang ingin membunuh anak kita, aku akan langsung membunuhnya,."
"Jagan dulu sayaaaang, mungkin saja dia bermanfaat untuk kita,." ucap Laura
"Baiklah, terserah kamu saja."
"Untungnya anak kita tidak rewel ya, hem gemes banget,."
Tak lama, ponsel Laura berbunyi,
"Sayang ,dari Mr Noah,." ucap Tanaka
"Sini aku yang bicara, iya benar aku dan keluargaku selamat, terimakasih atas informasinya sangat membantu,iya aku akan mencari tahu yang anda minta pak, siap ,Oh sudah dikirim ke email saya ,oke iya pak , iya iya besok anak buah Mr Noah langsung ke kantor suami saya saja,iya nanti kita berangkat dari sana, iya pak, terimakasih Mr Noah, bay."ucap Laura lewat sambungan telepon bersama Mr Noah
Flash back
10jam setelah melahirkan,
__ADS_1
"Sayang, Mr Noah chat aku,."sambil menunjuk ponsel ke arah Tanaka
"Dia chat apa?."
"Dia bilang kalau nyawa aku dan anakku sedang terancam, ada salah satu teman kerja kamu, dia tahu aku hari ini melahirkan anak kamu dan dia mau balas dendam."
"Kurang ajar beraninya,siapa orang itu?."
"Belum terkonfirmasi, tapi dia meminta 2 pembunuh bayaran untuk melakukan eksekusi, dan mereka akan datang malam ini, dirumah sakit."
Itulah mengapa Ichiro sudah memperketat penjagaan diruangan baby dan Tanaka juga memperketat penjagaan diruangan perawatan Laura.
Flash back selesai.
"Ini ya sis untuk mereka, kalau nangis saja aku masih ada urusan nanti kalian tunggu di hotel ditemani penjaga yang lain,."
"Iya nyonya."
Sesampainya digedung kantor, penjagaan diperketat antara pelayan Tanaka , ada juga penjagaan dari keluarga pak moto, dan FBI yang memakai kostum orang tunawisma
Sesudahnya Laura dan Tanaka sampai disana.
"Sayang ku ,anak-anak mama, jangan takut ya sayang, mama dan papa harus pergi untuk melindungi kalian,."
"Sayang ,yuk anak kita sudah aman,." ucap Tanaka
"Iya sayang."
Di lift.
"Orang itu sudah disiksa tuan ,tapi dia sama sekali tidak mau bicara,."
"Tapi dia masih hidup kan,."ucap Laura
"Iya, masih nyonya."
"Hem, bagus lah."
Sesampainya dikantor Tanaka.
Si pembunuh bayaran dari jauh sudah melihat kedatangan Laura.
Hah , sang kabut malam dari FBI ,kenapa dia ada di sini,.fikir pembunuh bayaran
Pelayan Tanaka termasuk Ichiro, merasa heran dengan sikap ketakutan yang teramat sangat dari pancaran mata si pembunuh saat menatap kedatangan Laura.
Tidak ku sangka pembunuh bayaran bisa merasa setakut ini saat melihat nyonya, fikir Ichiro.
__ADS_1
"Kamu orang nya? ."Sapa Laura,Sambil menatap si pembunuh dan duduk didepannya
"Kenapa kamu ada disini?, bukankah kamu sudah mati?." jawab si pembunuh
Jawaban dari sipembunuh membuat semua orang yang ada diruangan itu terheran ,kok hanya dengan melihat nyonya Laura saja dia langsung mau berbicara,padahal saat disiksa pun dia tidak mau bersuara.
"Memangnya, kamu mengenal ku?."
"Siapa yang tidak kenal dengan wanita yang dijuluki kabut malam, aku tidak berurusan dengan mu, aku hanya berurusan dengan Tanaka.."Jawab nya sambil menahan rasa takut.
"Oh begitu,Laura langsung bangun ,maju dan bertatap muka sangat dekat,mata bertemu mata, tapi Tanaka tidak melahirkan bayi kembar yang tadi ingin kamu bunuh, tapi saya, saya yang melahirkan mereka, kamu paham,."ucap Laura dengan nada suara tinggi
"Hah, jadi ,aku tidak percaya, kamu menikahi seorang mafia? ,Tidak mungkin,." sambil menelan ludah.
"Pelayan tolong tablet Android ku,."
"Ini nyonya,."
"baiklah kalau kamu tidak percaya, tidak apa-apa, tapi alexsa ,dia wanita yang cantik, juga anak yang sedang dia gendong ,Sangat mirip dengan mu, bukan begitu."
"Jagan kamu sentuh mereka, bunuh saja aku."
"anak-anak ku juga ,mereka tidak tahu apa-apa, usia mereka juga belum ada satu hari didunia ini ,tapi kamu malah mau membunuh mereka, apa kamu tidak punya malu saat kamu maminta aku mengampuni anak dan istri mu, hah,." dengan amarah yang meledak.
"Aku benar-benar tidak tahu kalau itu anak mu , tolong Jangan sakiti keluarga ku cukup aku saja yang merasakannya, aku hanya disuruh, dia menawarkan pekerjaan ini dengan 10x lipat bayaran ku, dia tidak bilang kalau itu anak mu Laura, aku fikir hanya akan berurusan dengan Tanaka tapi aku salah, didunia ini tidak ada satupun pembunuh bayaran yang mau berurusan dengan mu Laura ,tolong bunuh saja aku Jagan kamu sentuh keluarga ku, mereka tidak tahu."
Semua orang yang ada diruangan itu sangat kaget melihat pembunuh bayaran itu menangis meminta pengampunan ke Laura,
"Ok, kamu mau keluarga mu aman bukan."
" Ya, ya, ya ,ya,."sambil mengangguk
"Aku butuh informasi, bukti fisik, semua orang yang pernah menyewamu."
"Tidak mungkin,."
"Kalau begitu tidak ada perjanjian diantara kita, besok aku akan mengantar mu menemui istri dan anakmu, kamu pasti sudah tahu apa yang akan aku lakukan setelah itu bukan,." tersenyum sinis.
Sambil berfikir,
"Iya baiklah ,aku akan melakukan semua perintah mu,."
"Anak pintar, sambil mengelus rambut pembunuh itu, oh ya siapa teman mu yang ditugaskan untuk membunuh ku?."
"Dia Andrew, dia juga tidak tahu kalau ternyata kamu target kami, dia hanya bilang bunuh istri dan anak Tanaka,."
____________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)