
MC dari depan panggung.
" ok untuk acara selanjutnya kita saksikan persembahan tampilan dari tamu pilihan kita untuk membawakan sebuah lagu dari artis DJ snake Taki Taki,silahkan.
Lagu pun mulai dengan sorotan lampu temaram orang yang 1 naik ke atas panggung memulai lagu dan setelah part dia selesai di lanjut oleh orang ke 2,lalu part 2 selesai giliran Laura naik ke atas panggung,
Setelah musik mati, selesai menari dan bernyanyi .
Laura melihat Tanaka berjalan ke arah panggung sambil membuka jasnya, meminta laura ke pinggir panggung supaya dia bisa menggendongnya turun, memakaikan jaket ke pundaknya
Laura tahu dia cemburu tapi ditahan, kan dia yang izinkan Laura tadi, lalu mereka kembali ke meja.
"sayang jas sama sirkam aku masih dibelakang panggung."ucap Laura
"iya aku yang ambil tunggu di sini ya sayang."
Laura hanya menganggukkan kepalanya.
tanaka bergegas kebalik panggung, dari jauh dia melihat si wanita yang tadi bernyanyi dengan istri nya, sedang memegang dan ingin menyembunyikan sirkam dan tusuk konde Laura .
"hey keluarkan yang tadi sudah kamu ambil," ucap Tanaka Dengan wajah marah.
"apaan sih aku tidak ngerti."
Wanita itu langsung kaget,dia tidak memprediksi bahwa Tanaka yang akan kembali untuk mengambil barang milik istrinya,kalau hanya Laura mungkin dia bisa bernegosiasi,tapi ini Tanaka,dia lebih baik berbohong.
"kembalikan atau aku buat kamu malu."
"apa sih aku tidak mengambil apapun."
Langsung saja Tanaka menarik tangan wanita itu, menyeretnya ke pacarnya yang juga teman Tanaka.
"lepasin Tanaka kamu kasar ya sama wanita lepasin, Ah ."sambil di lempar dan di lepas ke arah pacarnya.
"ada apa ini?."Tanya pacar wanita itu.
"tanya sama pacar mu itu, dia mau jadi pencuri di sini."ucap Tanaka
" sayang kamu memang melakukan apa?."tanya pria itu ke pacarnya.
"aku tidak melakukan apa-apa kok sayang, aku tidak ngambil apapun sumpah."
"dasar pencuri kalian periksa dia,"Teman yang lain menggeledah tubuh wanita itu dan benar saja sirkam dan tusuk konde perak Laura ada sama dia,"Tuh lihat terbukti kan kamu pencuri, Wanita seperti kamu nih enaknya di kasih pelajaran apa ya?."
"tolong di maafkan saja tuan ,saya memohon kepada anda tuan maafkan kesalahan dia."pria itu memohon kepada Tanaka.
Dari jauh Laura penasaran,apa yang sebenarnya terjadi, meninggalkan meja ,berjalan ke arah Tanaka
"kenapa sih sayang?."ucap Laura
" ini perempuan yang tadi satu panggung sama kamu mencuri ini,"Sambil menunjukkan sirkam dan tusuk kondenya.
Laura menghela nafas dan berusaha untuk menenangkan suaminya itu.
"sayang sudah, sambil mengusap pundak Tanaka,Bangunkan pacar kamu itu ,pinta laura ke wanita tadi, Kamu suka sirkam ku ini?."
"iya bagus sekali Laura ,' jawab wanita itu.
"iya lah bagus ,sirkam itu kan ada berliannya jadi kamu mau mencurinya,"ucap Tanaka.
"sayang sudah, Sambil menghampiri wanita tadi ,Ini aku kasih kamu ,sambil menjulurkan tangannya yang memegang sirkam,"ucap Laura
__ADS_1
" serius Ra, sirkam itu untuk ku."
" iya ambil saja,sambil tersenyum,Aku masih punya banyak."
" tangannya mengambil sirkam dari tangan Laura,Makasih ya Ra,"Dan saat wanita itu mau memeluk Laura tapi di hadang oleh Tanaka.
"eh tidak usah pelukan segala, Beruntung ya kamu ,istri saya orang baik, kalau bukan karena istri saya,Sudah panjang urusannya." ucap Tanaka.
"sayang sudah ah, malu di lihat orang banyak ,sudah kita kembali ke meja kita ya sayang,"pinta laura ke Tanaka.
"iya sayang, aku juga sudah muak melihat wajah mereka."
Laura membawa Tanaka kembali ke meja mereka semula.
"kamu masih marah sayang?."Sambil memberikan minuman ke Tanaka.
"Tidak lah sayang ,cuma kesel saja, Tadi pas aku kebelakang mau ambil barang kamu, dari jauh aku lihat perempuan itu ngambil, tapi pas aku tanya jawab nya malah tidak tahu, sudah jelas aku lihat."
" iya yaudah ,biarkan saja ya."
" hem ini tusuk konde sama jasnya," sambil tukeran jas dan memberi Laura tusuk konde,"Di pakai lagi tusuk konde nya supaya tidak di gerai,Seperti yang di panggung tadi."ucap tanaka
Laura sangat tahu kalau tanaka sedang ngambek karena cemburu,dia berusaha untuk membujuknya.
"sayang."
"apa ?."Sambil menghadap pandangan kearah depan.
"aku mau cium kamu sayang,"
Tanaka langsung menoleh ke arah Laura dan menciumnya,"Sayang aku mau makan donat."
"beli 10 lusin sayang."
"iya sayang ku, Ini uang nya,Cepet ya ,istri saya kalau lapar suka gampang ngambek."
"ih apa sih ."
"tuh kan ngambek."
" siap tuan," jawab si pelayan.
Tidak lama Tante moto menghampiri mereka.
"Ra makasih ya sudah bikin acara Tante jadi meriah banget."
" iya tante sama-sama."
"besok kamu mau kemana Ra?."
" aku mau main judi besok di casino."
"kamu suka ke casino Ra."
"Tidak juga sih kalau kepepet aja butuh uang lebih,Haha,"Tanaka hanya mengira kalau Laura bercanda ,jadi dia diam saja.
"yah aku tidak suka ke casino tapi tidak apa-apa ya ,aku ikut kan yang penting bareng kamu ya."
Laura langsung diam,
"Hem,Tante bisa kita bicara berdua saja."
__ADS_1
"hayu dikamar Tante saja."
" aduh kejauhan di ruangan itu saja."
Laura menunjuk kearah ruangan yang terlihat kosong terdekat dari ruang acara.
"hayu Ra."
Tante dan Laura pergi ke sebuah ruangan."
"Tante ,Laura tahu kalau Tante cemas takut, Tapi bukan berarti Tante selalu harus berada di dekat Laura biar Tante merasa aman, suami Tante sudah punya bodyguard yang mumpuni mereka juga berpengalaman."
"iya Ra ,sambil menangis, Tante takut sayang kalau kejadian yang kemarin terjadi lagi,"
"Hem,begini saja nanti Laura yang seleksi bodyguard untuk Tante bagaimana?
"hem iya deh Ra ,makasih ya sayang, Tante jadi merasa terlindungi terus,maaf kalau Tante sudah banyak merepotkan kamu."
"Tidak kok Tante , Laura juga sayang tante sambil berpelukan."
Tanaka yang sedang duduk dan minum dimeja, kedatangan tamu tak diundang ,David tiba-tiba duduk disampingnya.
"sepertinya ibu ku sangat menyukai Laura ."
" huh dengan senyuman sinis,Ibu mu saja yang selalu minta bantuan ke istriku karena bodyguard kalian tidak ada yang becus jagain dia, apa lagi anaknya,Cuma bisa menghabiskan harta orang tuanya."
Mereka saling bertatapan mata sinis seperti ada aliran listrik dari mata mereka.
"aku akan membuatmu menderita," David dengan nada mengancam
"ya aku tunggu ancamanmu itu heh."sambil tersenyum kecil.
Laura dan Tante keluar dari ruangan, dia melihat ekspresi wajah Tanaka yang sangat tidak menyukai David.
"sayang?, Donat nya sudah sampai belum?." Sambil duduk di sebelahnya.
"belum sayang tunggu ya."
"David hayu kita pergi,ra Tante pergi dulu ya."
" iya tante."
Tak lama kemudian pelayan datang membawa donat.
"ini tuan donat nya."
"mana sini aku minta 1 lusin terus sisanya untuk kamu,sambil mengambil satu box dan sisanya dikasihkan ke pelayan."sayang kasih dia uang jalan,"ucap laura
Tanaka membuka dompetnya dan memberikan uang ke pelayan itu.
"aduh banyak sekali tuan."
"sudah ambil saja ,nanti istri saya ngambek duluan,"Sambil melihat ke arah istrinya yang sedang melahap donat,."Sayang pelan-pelan makannya."
"iya aku sudah laper banget sayang, Makasih ya,Sini aku suapin biar tangan kamu tidak kotor,Aaaaaa ,"sambil memasukkan potongan donat ke mulut Tanaka.
__________________________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1