Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
kenzizi tanaka tatsumaki


__ADS_3

"Nyonya,tuan memanggil,."ucap pelayan,


"Iya ,ini sudah selesai,yuk sayang jangan lupa tas nya,."


"Iya ma,."jawab mereka serentak


Saat keluar dari dalam kamar,menuju ruang tamu,


"Nah ini , yang sedari tadi papa tungguin ,ayo papa sudah ditunggu meeting,."sambil meraih tangan Kenzo,


"Iya, sabar dong pa,." ucap Laura sambil berjalan keluar rumah, yang hanya berpakaian simpel untuk kesekolah antar Zizi,


"Papa,gendong aku,aku mau cium." pinta Zizi manja sambil menghampiri Tanaka


"Iya,hup , cantiknya papa semangat belajarnya ya sayang,sambil mencubit pipinya, ciumannya mana untuk papa,kan papa mau kekantor."


"Oke papa, mmmuuuuaaahhhh, love you, papa."


"Love you more cantiknya papa,."


Sesampainya didepan rumah Laura dan Tanaka berciuman sebelum pergi,Tanaka bersama Kenzo, sedangkan Laura bersama kenzizi,


"Bay, sayang ,nurut sama papa ya sayang Kenzo."


Kenzo hanya mengangguk dan tersenyum sambil berjalan untuk masuk kedalam mobil, begitupun dengan kenzizi yang masuk kedalam mobil Laura,


Dijalan, kearah sekolah Zizi yang berbasis internasional,


"Ma,,, kenapa kakak hari ini ikut papa, memang kak zo tidak sekolah?."


"Kak zo sedang libur sekolah sayang,jadi dia ikut papa supaya terbiasa dengan pekerjaan papa dikantor,ikut papa meeting supaya tidak asing dengan suasananya, papa sangat berharap dengan kak zo karena dia anak pertama dan anak laki-laki, supaya nanti bisa mengajarkan ke Zizi juga, sayang,."


"Oh, begitu ya ,."


Dimobil Tanaka,Kenzo masih asik dengan buku yang dia baca,


"Kak zo,."ucap Tanaka


"Ye,."


Kok iya saja jawabannya,sama seperti mamanya banget ini anak sifatnya,fikir Tanaka


"Papa penasaran,dari tadi Kenzo sedang membaca apa nak?."


"Ini kan, papa bisa baca sendiri judulnya,."sambil membalikan sampul buku yang sedang dia baca kearah tanaka


"Hahahahahahaha , yaampun nak, Kenzo mirip mama banget sayang, sifatnya, dinginnya dia berbicara, memang benar ya buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,." ucap Tanaka


Ichiro yang satu mobil duduk di kursi depan juga tertawa mendengar ucapan Kenzo sibos kecil,


"Bos kecil, nanti kalau sudah besar mau jadi seperti papa atau mama,."ucap Tanaka


"Yang penting aku mau bisa jagain mama sama adik pa,."ucap Kenzo


"Mama sama adik saja?,papa?."


"Papa,,,sambil melirik ke Tanaka,papa kan bisa jaga diri sendiri,kan juga ada paman Ichiro yang selalu nemenin papa kerja,."


"Hahahahaha iya, iya, nanti papa ajarkan semua yang papa tahu didunia ini, termasuk wanita,hahahhaa,."


Kenzo tidak terlalu perduli hanya asik dengan buku nya,

__ADS_1


Sesampainya digedung kantor,Tanaka dan Kenzo langsung bergegas pergi ke ruangan meeting,mata Tanaka sedari tadi melihat anaknya, dari cara berjalan, tatapannya yang dingin, mengingatkan dia dengan Laura dulu saat mereka baru bertemu,


Sesampainya didalam ruang meeting,Tanaka memperkenalkan Kenzo kesemua orang yang ada didalam ruangan,


"Sebelum kita membahas meeting hari ini,saya mau memperkenalkan anak saya Kenzo,nah Kenzo beri hormat kesemuanya sayang,."


Kenzo langsung membungkuk memberikan hormat ke semua orang yang ada didalam ruangan,


"Nanti kalau saya pensiun, Kenzo yang akan menggantikan posisi saya,."


Ditempat lain Laura dan Zizi didalam mobil,


"Sayang zi,ini mama sudah siapin bekal,kalau zi mau jajan ,jangan yang aneh-aneh ya sayang,nanti sakit perut, Zizi juga tidak boleh sombong ya nak sama temennya,."


"Iya mam, nanti mama temani zi sampai pulang sekolah ya,."


"Iya sayang,."sambil mencubit pipinya,


"Yey, zi mau video call kak zo ah,


Video call,


"Apa zi."


"Kak zo, mama mau menemani aku dong sampai pulang sekolah nanti, Uuuwweee, sambil menjulurkan lidahnya, bay."


"Kok cepat sekali video call nya zi,."ucap Laura


"Iya biarin aja,."


Hadehhh, dari sisi manapun Zizi itu sifatnya Tanaka sekali, apa-apa selalu cemburu sama kenzo,dari hal apapun,fikir laura


Flash back Dede zizi saat masih umur tiga tahun.


"Sayang tidak boleh begitu,.'ucap Laura dengan wajah marah


"Mam,mam,mam,mam,."dengan mata yang mau menangis dan bibir dilipat kedalam,


Laura langsung memeluk Zizi sambil digendongnya,


"Maafin mama ya sayang, zizi, cantiknya mama tidak boleh begitu sama kak zo tidak sopan, kan ka zo itu anak mama juga, Kakaknya Zizi juga, nanti kalau kalian sudah besar,pasti kak zo yang menjaga Zizi nak,."


Zizi hanya mengangguk digendongan Laura,


"Mama, masih marah,sama Zizi ya."


"Mama tidak marah sayang, love you Zizi sama kak zo,."


"Love you more mam,zi mau bobo bareng mama ya, dikamar mama sama papa,.'


"Iya sayang ku,."


Tanaka yang baru pulang bekerja sambil membawa buket bunga, saat mau masuk kedalam kamarnya,dia melihat anak dan istrinya tidur ,hanya bisa menghela nafas panjang


Hahhhhh, yaampun bagaimana mau perang kalau Medan tempur nya saja ada anak-anak,fikir Tanaka yang pasrah,


Selesai


_________________________________________


Sesampainya disekolah,Laura langsung mencari bangku untuk Zizi,tapi banyak orang tua murid yang ingin sekali Zizi duduk didekat anak dari mereka,

__ADS_1


Guru meminta murid baru memperkenalkan diri,


"Hay ,nama aku kenzizi Tanaka tatsumaki, aku kesini tadi diantar sama mama ku sayang,."


"Wah hebat,sudah berani bicara didepan teman-teman,kalau ibu guru boleh tahu kenapa namanya seperti perpaduan Jepangnya,."


"Tanaka tatsumaki itu nama besar dari papa nya Zizi,Bu guru,papa aku,."


"Oh jadi papanya Zizi orang Jepang asli, kalau mamanya dari mana,."


Semua orang tua murid langsung mencari di internet siapa Tanaka tatsumaki dan mereka pun langsung menatap seakan tidak percaya,


"Kalau mama itu dari Amerika , jadi udah itu saja ah Bu guru, Zizi mau duduk dong,."


Laura hanya senyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah putrinya itu,


"Hahahaha iya deh,hayo kita mulai belajarnya,ya."


"Iya Bu guru, ucap semua murid yang ada didalam kelas,."


Laura menunggu Zizi sampai pulang,karena permintaan putrinya, dia sengaja memisahkan kelas Kenzo dengan kenzizi,supaya lebih mandiri walaupun disekolah yang sama,


Selesai belajar,Laura menghampiri Zizi yang sudah mau siap-siap keluar kelas,


"Zizi,mama disini nak,."ucap Laura


"Mama, habis sekolah kita mau kemana lagi mam,."


"Kita pulang, terus kamu kerjakan PR yang dari sekolah sama mengulang kembali pelajaran sayang,."


"Yah,."


"Kenapa?,Zizi tidak suka? ,sayang."


"Bukan mam,zi mau jalan-jalan dulu nanti baru deh pulang langsung kerjakan PR,."


"Yasudah kita ke mall saja kalau begitu, selesai main sampai rumah belajar ya sayang.."


"Iya mam,Zizi janji,yey jalan-jalan sama mama,lebih seru dari pada sama papa, hehheehe."


"Memang kalau sama papa kenapa?, sayang, kan sama saja,."


"Iya kalau sama papa itu aku dipaksa beli yang tidak aku suka mam,."


"Hahahaha oh ya, yasudah yuk kita kemobil sayang, sambil meraih tangan putrinya,."


Sebelum sampai ke mobil ada seorang wanita menghampiri Laura,


"Siang nyonya Tanaka,."


"Iya ,ada perlu apa ya,."


"Perkenalkan nama saya miya,anak saya satu kelas dengan kenzo."


"Oh, iya salam kenal nyonya miya, maaf tapi saya sudah mau pergi ini tidak apa-apa ya?."


"Iya, tidak apa-apa,bay."


"Bay,."ucap Laura sambil melambaikan tangannya


_________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2