
Tanaka hanya tertawa ,dia sebenarnya tahu apa maksud laura, cuma dia menunggu laura bilang kalau mau dicumbunya.
"Mau malam pertama juga seperti kakak?." sambil memeluk erat laura dan Langsung ******* bibirnya tanpa menunggu jawaban dari laura
Tak terasa ******* nikmat keluar dari mulut mereka berdua.
" ah, ah, love you sayang ah, ah, oh my God."
"Mau aku berhenti sayang?."Tanya tanaka.
"tidak mau sayaaaang,trus sayang pliisss." pinta laura manja.
"Panggil nama aku sayang,ah."
"Ah,Tanaka,ah,tanaka."
Tanaka hanya tersenyum bahagia melihat wajah laura yang merasa puas,dia terus mempercepat gerakan menumbuknya
"Ah sayang, aku mau keluar, ah."bisik Tanaka.
"Iya aku juga sayang jangan berhenti, pliss pliss pliss, ah ah."
Sampai tubuh mereka berdua langsung mengejang bersamaan.
Tanaka menciumi wajah Laura dengan lembut,dahi,mata,pipi dan terakhir mendarat di bibirnya yang merah.
"Love you more, sayang ku."
"Love you to."
nikmatnya bercinta dengan pasangan yang kita sayang dari hati, fikir laura
Setelah beberapa jam tidur,Tanaka memulainya lagi sampai tiga kali mereka bercinta malam itu.
tiga hari sebelum pernikahan, laura melakukan viting gaun pengantin, Sengaja tidak mengajak Tanaka, padahal dia sangat ingin sekali melihat kekasihnya itu mencoba setiap gaun yang ada ditoko.
sampai-sampai anak buahnya menahan dia untuk tidak ikut campur.
Diruangan pribadinya lantai dua puluh.
"kalian ini ,kenapa melarang saya untuk lihat Laura pilih gaun pengantin."bentak tanaka.
"itu memang sudah jadi seperti tradisi tuan, pihak laki-laki tidak boleh lihat."jawab Ichiro
"haduh."dengan wajah penasaran.
Sedangkan ditempat gaun pengantin.
"yang ini bagus tidak?."laura mengajak bibi dan Mayko.
"bagus cantik sekali kamu sayang,Bibi jadi mau menangis, tidak menyangka hari ini akan terjadi."
Saat hari pernikahan tiba,Tanaka digandeng bibi kepanggung, Steven menggandeng Laura kepanggung,merekapun mengikat janji suci dan semua orang bahagia.
laura dan Tanaka pergi keSwiss untuk berbulan madu disana, sambil bermain salju dan ada sauna yang bagus dengan pemandangan gunung yang indah.
__ADS_1
Tanaka yang sambil berendam memeluk laura dari belakang.
"Semoga kita bisa seperti ini terus sampai tua ya sayang."
"iya sayang ku."Laura langsung berbalik menghadap kearah tanaka menciumnya dan mereka berciuman.
Sedangkan ditempat lain,disebuah ruangan.
"Kalian sudah mendapatkan informasi tentang Laura?."
"Black card yang dipakai untuk membayar biaya tagihan rumah sakit sudah ditemukan tapi,,."ucap pengawalnya bingung
"Tapi apa, jangan bertele-tele."bentak pria didalam ruangan itu.
"Itu, kartu itu milik Tanaka tatsumaki ,tuan."
"Hah,kenapa bisa,apa hubungan Laura dengan Tanaka si manusia sialan itu."
"Belum terkonfirmasi tuan,kami akan berusaha."
"Hah, tidak usah biar aku saja yang mencari tahu,kalian semua tidak becus."
"Maafkan kami tuan."
Tanaka sialan,apa hubungannya dengan wanita yang mau aku jadikan menantu itu. Fikir pria didalam ruangan itu
Pria itu sebenarnya adalah pria tua yang ditolong oleh Laura saat penyakitnya kambuh diarea parkir swalayan.
Dia ingin menjodohkan anaknya dengan Laura,
Setelah kembali dari bulan madunya,
Saat Laura sudah siap dia bergegas menuju kearah tangga melangkah kakinya dianak tangga rumah,diruang tamu rumahnya sedang kedatangan tamu.
Dari jauh Laura melihat sang suami sedang ingin diborgol tangannya sudah berada dibelakang nya sendiri Ternyata mereka dari FBI ingin menangkap Tanaka karena kasus penyelundupan narkoba dan senjata api.
"cukup ,lepaskan suami saya."ucap Laura dengan nada suara tinggi,sambil menuruni tangga,dan melihat kearah tangan suaminya yang sedang diborgol paksa
"maaf nyonya,kami hanya ingin membawa suami anda untuk di interogasi."Jawab agen FBI.
"tidak perlu membawa suami saya,dimana surat penangkapan kalian."Sambil melihat kearah suaminya
"ini nyonya."
setelah laura membaca tulisan yang ada disurat penangkapan,dia mengenali tanda tangan dan nama yang ada didalam surat perintah itu.
"Biarkan pengacara dari suami ku saja yang menyelesaikan ini,tolong lepaskan suami ku."
"Maaf ,anda tidak bisa mengatur FBI nyonya,karena ini perintah dari atasan, dan kami sudah membawa surat penangkapan terhadap suami anda Tanaka tatsumaki."
"mr,Noah Strom apa dia atasan kamu?."
Tidak ada pilihan lain selain memberitahu mereka siapa aku sebenarnya, fikir laura
"ya ,dari mana anda tahu?."jawab FBI dengan wajah binggung
__ADS_1
"hubungi dia,biar aku yang bicara,saya sangat mengenal bos kalian itu."Jawab Laura.
Mereka langsung menghubunginya melalui panggilan video, masih dengan wajah binggung.
Saat panggilan video itu tersambung, terlihatlah wajah familiar diingatan Laura.
"Mr ,Noah,apa anda masih mengenal saya?." Laura menyapa sambil tersenyum.
"Laura Anastasia,apakah itu kamu,Benar-benar kamu."menjawab dengan nada terkejut.
"Iya, Mr Noah, Sepertinya anak buah anda sudah menangkap orang yang salah ,karena mereka mau menangkap paksa suami ku.
"Suami,siapa suami mu,apakah Tanaka."
"iya,Tanaka tatsumaki adalah suami ku,aku yang menjaminnya.."
"baiklah,aku akan menarik bawahanku pulang, aku tidak menyangka kalau kamu menikah dengan Tanaka tatsumaki, apa suatu hari nanti kita bisa bertemu kembali kabut malam?."
"Iya tentu saja Mr, Noah terimakasih ,kapan-kapan kita bisa bertemu untuk sekedar reuni."
"ya aku tunggu hari itu tiba."
Laura matikan teleponnya,lalu mengarahkan ponsel itu kesalah satu dari mereka.
"kalian sudah dengar apa yang bos kalian katakan, jadi lepaskan suami saya."sambil tersenyum.
salah satu dari mereka, menerima telepon dari Mr Noah untuk segera membatalkan misi
"apa mungkin wanita yang mendapat julukan sikabut malam ,seorang agen mata-mata FBI tingkat 1 yang sudah dianggap mati,Bisa hidup kembali."tanya salah seorang dari mereka.
"ya itu aku,mantan agen mata-mata FBI yang bangkit dari kematian."jawab Laura meyakinkan mereka.
"Menikah dengan seorang mafia, sangat disayangkan."Dengan nada sinis sambil mengarahkan pandangan kearah temannya yang sedang memegang tangan tanaka untuk dilepaskan dan mundur dari misi.
"Aku sudah tahu, bahkan sebelum menikah dengannya,aku tidak perduli ini sudah menjadi pilihanku."
"baiklah kami pulang,Maaf sudah mengganggu ketenangan anda dan keluarga."
"iya,terimakasih banyak."
Para agen FBI itu langsung pergi, Laura menghampiri Tanaka yang masih diposisi yang sama,
"Sayang, kamu tidak apa-apa?."Sambil meraih tangan Tanaka ,membawanya duduk di sofa.
"jadi pekerjaan kamu diamerika itu agen FBI sayang."sambil duduk di sofa.
"Hem,."Laura hanya menganggukan kepalanya.
Laura memberikan secangkir kopi ketanaka,
"iya Sayang ,maaf ya sudah tidak memberitahu kamu."
Akhirnya Laura menceritakan semua tentang pekerjaannya yang dulu saat menetap diamerika.
______________________________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)