
"Ya ,Andrew berhasil kabur , tapi tidak akan lama , sambil mengambil ponsel menelepon Mr Noah,halo, aku minta biodata lengkap andrew, dia orang yang mencoba membunuh ku,oke terimakasih."
"Barang dia sudah di sita semua?."Laura bertanya ke pelayan.
"Ini nyonya,."
"Hanya ini?,geledah lagi telanjangi dia periksa seluruh nya bahkan dibawah kulit sekalipun."
"Baik nyonya,."
"Tunggu tidak perlu, pembunuh itu membuka kulit lengan nya dan ada sebuah cip memori,ini."Sambil menatap kearah Laura.
"Hanya ini,?."
"Apa aku tampak berbohong didepan mu?."
"Kalau kamu berani berbohong pun tidak ada ruginya untuk ku bukan,siapa yang menyuruh mu?."sambil memberikan tablet Android ke Tanaka didalam sana sudah ada profil orang yang sudah mengirim pembunuh.
"Si xxxxxxx , dia tidak terima kalian bahagia apalagi sampai memiliki anak,."
Tanaka sangat terkejut dan marah saat nama salah satu kolega penting nya disebut,sama dengan yang ada ditablet Android, gambar wanita yang menyukai Tanaka, dia pernah berhadapan langsung dengan Laura saat di casino ,Macau
"Kamu urus wanita itu, aku tidak mau tahu,."
"Tenang saja sayang,Wanita sialan ini, aku akan memberikan pelajaran kepada nya, yang tidak pernah dia bayangkan,." ucap tanaka
"Hay,Wanita pembawa wabah, aku ingin kamu pastikan janjimu,."ucap si pembunuh
"Laura melakukan panggilan telepon memakai ponsel si pembunuh, halo, alexsa?, Perkenalkan aku Tasya, suami mu sedang bekerja dengan ku, dia menitipkan uang untuk kamu dan anak mu jalan-jalan, aku minta no rekening ya ok bay."
"Sudah, kamu dengar sendiri bukan?."
"Terimakasih,."
"Ya memang aku wanita yang baik, jadi bekerjalah dengan baik, ok, bawa dia dan besok panggil makeup artist minta mereka menutupi semua luka yang ada di wajahnya,." perintah ke pelayan,
"Baik nyonya,."
"Hem, lelahnya,."ucap Laura
"Kamu butuh istirahat sayang,."ucap Tanaka sambil mencium bibir laura lalu mengendongnya kekamar hotel
Didalam kamar hotel,
"Sayangnya mama, hilang rasanya lelah ini saat melihat mereka , biarkan bayiku disini kalian istirahat saja,." perintah ke pelayan.
"Baiklah nyonya,."
Pelayan pun pergi meninggalkan Laura dan Tanaka didalam kamar.
"namanya sudah ada sayang?." Tanya tanaka
"Sudah dong, si kakak Kenzo Tanaka tatsumaki,Di Ade kenzizi Tanaka tatsumaki,
Diborong semua nama besar papanya."
"Haha,iya bagus sayang, besok papa seret itu perempuan yang sudah jahat sama kalian dan mama kalian ok,."seraya berkata ke anaknya yang sedang menyusu pada Laura.
"Si kakak Kenzo haus ya nak, tidak selesai-selesai dari tadi,."
__ADS_1
"Iya, kasian nih papa tidak kebagian,."sambil tersenyum menggoda.
"Apa sih, ini punya anaknya sampai 2 tahun ya, aku mau asi eksklusif."
"Yasudah papa minum susu bubuk saja deh."
"Hahahhahaahhaha, cemburu sama anak sendiri aneh kamu,Hem,sudah tidak nyedot lagi nih kakak zo, sekarang gantian sama Dede zizi ya gantengnya mama,Dede zizi mirip kamu ya sayang, apa karena dia perempuan jadi ngambil ke papanya banget ya,."
"Iya, rambutnya saja yang pirang."
"Dede zizi cantiknya mama, nanti kalau sudah besar jangan punya suami cemburuan seperti papa ya sayang , hahhahaahaha."
"Tidak apa cemburuan ,tapi sayang istri dan anak,."
"Love you sayang ku ,suamiku,." sambil mencium bibir Tanaka lembut.
"Love you more istri ku sayang."
Hari telah berganti ,
Laura sedang memompa ASI untuk bayi kembar nya, untuk stok selama dia pergi karena tidak mau memberikan susu formula,
"Sayang, aku ke bawah duluan ya , ada polisi Jepang datang ke kantor,aku mau urus mereka dulu."
"Iya , sayang ini juga sudah mau selesai, aku mau sarapan dulu mau minum obat , paling 1 jam lagi aku baru turun,berat rasanya meninggalkan mereka." Sambil menatap baby twins.
Laura dan Tanaka berciuman sebelum pergi,pelayan datang dan membawakan baju untuk Laura.
"Ini seragam anda nyonya,."
"Iya terimakasih ya, Laura memakai seragam full Hitam jas anti peluru , celana pendek hitam ,pengaman lutut , rambutnya dikepang daun sambil memakai perlengkapan mata-matanya tidak lupa sarung tangan hitam,."
Di ruang kerja Tanaka.
"Selamat pagi?, Ada yang bisa saya bantu,." berbicara ke petinggi polisi Jepang yang datang untuk mengintrogasi Tanaka.
"Selamat pagi juga tuan Tanaka, sambil menjabat tangan Tanaka, kedatangan saya kesini untuk mengkonfirmasi kejadian kemarin dirumah sakit xxxxx tentang anak dan istri anda,."jawab polisi.
"Oh, tidak ada lagi yang perlu dibahas anak dan istri saya sudah aman jadi terimakasih atas bantuannya."
"Oh begitu, tapi sepertinya saya lihat ada banyak agen FBI yang berkeliaran disekitar gedung kantor anda ini?,saya tahu karena keponakan saya salah satu dari mereka ,ponakan saya itu pemimpin mereka,." dengan nada sombong.
"Oh ya, hem baiklah , apa mereka mau menangkap saya?, Begitu kah yang anda fikir."
"Hahhahaahaha, iya mungkin saja, pangkat apa ya yang akan diterima ponakan saya kalau dia berhasil membawa kamu kepenjara tuan Tanaka."
Tanaka tidak meladeni perkataan polisi itu.
Tanaka menelepon istrinya,
"Halo , sayang."
"Iya sayang ku."Jawab Laura
"Ada yang ingin bertemu dengan kamu, orang nya ada dikantor aku,."
"Iya sayang,ini juga lagi lihat baby twins dulu sebentar baru aku jalan, ini aku sekarang sedang jalan kearah lift,."
"Iya sayang, sambil menutup telepon.
__ADS_1
Istri saya sebentar lagi akan tiba jadi kalau mau bertanya silahkan langsung saja,." kata Tanaka ke polisi.
"Iya oke lah, saya akan tanya sama orang yang menjadi target."
Tak lama Laura sampai
"Morning, sapa Laura."
Tanaka kaget melihat tampilan istrinya yang berpakaian seksi ,karena dibalik jaket anti peluru yang Laura pakai ,dia hanya memakai sport bra hitam memperlihatkan perutnya.
"Sayang , bajunya,."
"Kenapa?
"Kancingkan jasnya."
"Iya sayang, oh ini pak polisi Jepang nya, halo ."
"Anda istri tuan Tanaka?, Yang menjadi target kemaren dirumah sakit?."
"Iya ada yang bisa saya bantu?."
"Kami mau menanyakan tentang kejadian kemarin,."
"Oh , begini saja ,anggap kejadian kemarin tidak pernah terjadi, bagaimana?."
"Kenapa anda ingin seperti itu?."
"Hen ,repot juga ya, sebentar aku mau telepon pengacaraku,."
Halo, Mr Noah, aku butuh pengacara handal, aku tertahan oleh kepolisian Jepang, mereka bisa memperlambat gerakan ku,
Baiklah aku akan telepon kepolisian Jepang,jawab Mr Noah.
"Oke, sambil menutup telepon,
Kalau ada pertanyaan lagi pak, nanti biar pengacara saja yang urus ya saya sibuk sekali untuk sekarang ini,."
"Baik lah kalau begitu,."
Tiba-tiba ada seorang laki-laki datang,
"Selamat pagi, apa nona Laura ada disini."
"Loh kamu ngapain disini." Tanya kepala polisi ke laki-laki yang baru masuk
"Lah,paman sedang apa disini?."ucap sipria
"Kamu kesini mau tangkap Tanaka?."ucap kepala polisi
"Hah, untuk apa aku menangkap suami dari komandan pasukan khusus mata-mata FBI?."
"Siapa yang kamu maksud,?."dengan nada bingung.
"Itu, wanita bule disana, dia istri tuan Tanaka, namanya Laura ,dia komandan pasukan khusus mata mata FBI,paman."
__________________________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)