
Lalu tak lama Tanaka masuk kedalam ruangan Laura.
"sayang kamu lagi apa?."dengan wajah terkejut, melihat ada David didalam ruangan istrinya.
"aku lagi kerjain ini sayang, Ini ada tamu juga pak David anak pak moto."
Tatapan mereka berdua bertemu dan saling sinis.
"ada urusan apa kamu kesini? tanya Tanaka sinis
"aku hanya ingin mampir menghilangkan penat dan bertemu dengan orang yang sudah menolong orang tua ku."
"hanya itu heh,Sambil tersenyum sinis,Saya tahu kamu kesini untuk bisa dekat dengan istri saya."
Sebelum pertengkaran terjadi Laura langsung melerai.
"cukup ya kalian berdua,David tolong dengan sangat Kamu pulang sekarang, karena makanan kamu juga sudah habis."
"ok aku pulang dulu ya Ra, nanti kita ketemu lagi."
Tanaka langsung berteriak.
"Laura tidak akan aku izinkan bertemu dengan mu."jawab Tanaka sinis.
Mata mereka saling menatap.
"sudah ,Maaf ya David sekarang kamu pulang saja, maaf ya sudah bikin tidak nyaman.
"Tidak apa Ra ,makasih ya makanannya."
"iya."
Lalu Laura mengunci pintu dan dia melihat kearah Tanaka.
"Sayang kalau cemburu lihat tempat dong."
"suami mana yang tenang di saat istrinya di taksir pria lain."
" hahahahhahaa ,di taksir bagaimana? Gak mungkin lah, bertemu dengan David saja baru tadi pagi itu juga gak lama cuma titip kunci."
"iya ,tapi dia menjabat tanganmu sangat lama bukan, sampai kamu menegur nya dan dia baru melepaskan."
"iya ,tapi gak mungkin lah, kan aku sudah punya kamu sayang."Sambil mencium bibirnya mesra, love you sayang ku."
Tanaka menyambut ciuman Laura yang sangat panas, sambil membuka bajunya dan laura pun membuka baju tanak ,tanpa menghentikan ciuman yang sampai kehabisan nafas.
Tanaka menggendong Laura untuk duduk di atas meja sambil menaikan rok mini yang sedang dia pakai, tangan Laura membuka ikat pinggang dan celana tanaka tanpa mengizinkan bibir Tanaka menjauh dari bibirnya.
Ah ,ah
tanpa sadar suara ambigu itu menggema didalam ruangan untung saja ruangan itu kedap suara, mereka sudah berhubungan menyatu dengan sempurna , Dengan nafas yang menggebu-gebu dan ciuman yang semakin tidak ingin lepas .
"aku sangat mencintaimu suamiku.
"Tanaka berbisik ,aku lebih mencintai mu istri ku sayang, Sebelum aku bertemu dengan mu aku laki laki yang tidak takut pada apapun, tapi setelah bertemu dengan mu aku sangat takut kehilanganmu, Itu yang membuat ku cemburu buta sayang.
Mendengar pengakuan dari Tanaka bahagianya bagai terbang ke langit,Setelah pelepasan kenikmatan kami membereskan pakaian masing-masing,Sambil tersenyum menggoda.
" kamu kacau banget sayang,." Sambil mengelus rambut Tanaka
"iya nih,karena ulah kamu."
"kok aku yang salah."
" love you sayang."
__ADS_1
" love you more beb."
"kamu pasti belum makan kan ,karena
David memakan makananmu?."
" iya sayang ,ya habis bagaimana?aku binggung."
"kalau gitu kita makan di luar saja."
" iya tapi turunin aku dulu dong."ucap Laura yang masih duduk diatas meja kerjanya
"oh iya ,"
Tanaka tersenyum dan dia membantu merapikan rok dan ****** ***** Laura,Sedangkan laura memasang kancing bajunya sendiri,supaya lebih cepat.
Saat sedang didalam perjalanan,Di dalam mobil,
"sayang, kita makan dirumah kak Steven ya, kita pesan delivery aku mau makan bareng mereka."
"iya sayang ku."
Sesampainya di mal, mereka bersiap turun dari mobil,lalu berjalan beriringan menuju pintu masuk mall.
"ok kamu mau ke lantai berapa?
" kita nonton film yu.
"Kita tidak makan dulu sayang."
"Oh iya sayang,kita makan dulu nanti baru kita nyemil popcorn."
Laura dan Tanaka berada disebuah restoran, setelah selesai urusan perut, sekarang mereka menuju lantai paling atas gedung mall,Saat sudah di dalam studio film, Entah sebuah kebetulan atau kesialan mereka bertemu David dan seorang wanita cantik.
"Laura kebetulan kita bertemu,Seperti sudah di takdirkan ya."
Wanita yang dia bawa berbisik ke David lalu bertanya mereka siapa,
Itu teman kerja papa dan istrinya, cantiknya Laura.gumam David kewanita yang sedang bersamanya itu
Wanita itu langsung sinis ke arah Laura saat David bilang kalau Laura itu cantik.
"sayang aku mau ke toilet dulu ya."ucap laura ke Tanaka.
Saat ditoilet ternyata wanita yang bersama David juga pergi ke toilet.
Saat didalam toilet.
"kamu ya sudah punya suami masih saja menggoda laki-laki lain dasar tidak tahu diri.
"siapa yang menggoda?
"dasar pakai pura-pura lagi kamu ya.
Laura berlalu pergi sambil tidak perduli dengan si wanita itu yang masih didalam toilet.
saat memasuki ruangan nonton dengan Tanaka.
"sayang kamu duduk di pojok dan aku di sebelah kamu,Tanaka tidak mau Laura duduk sebelahan dengan David."
Ya, David sengaja membeli tempat duduk yang berdekatan dengan Laura dan Tanaka.
"iya Sayang ku.
Mereka nonton asyik sembari makan popcorn caramel kesukaan laura, difilm ada adegan ciuman nya,laura langsung menatap wajah suaminya, mereka berciuman disana.
__ADS_1
"kamu tidak malu lagi ya sekarang?."goda Tanaka
"kan gelap jadi gak perlu malu ,sini aku masih mau ciuman."jawab Laura manja.
"oh jadi sekarang yang modus itu kamu ya."
"iya aku mau berubah jadi zombie hahahhaha."
Sampai adegan terakhir film mereka masih saja berciuman,Saat lampu menyala disaat film sudah selesai Laura langsung tertunduk malu di dada Tanaka.
"zombie nya sudah jadi manusia lagi sekarang."
"sambil menonjok dadanya lembut, Apasih,tersenyum malu."
Tak disadari oleh mereka sedari tadi David melihat ke arah Laura mencium bibir Tanaka dengan bernafsu, padahal dia juga sedang berciuman dengan wanita yang tadi dan tanpa melepaskan pandangannya ke arah Laura.
Sebelum pulang Laura membeli minuman dan ternyata wanita itu mengikutinya dan minuman yang ditangannya sengaja ditumpahkan ke baju laura
"Hay ,kau menumpahkan ini Dengan sengaja." ucap Laura sinis ke wanita itu.
"terus apa masalahmu?."
Laura langsung menarik rambut wanita itu yang terurai sampai dia meringis kesakitan, tangan wanita itu mau nyambar rambut Laura,tapi langsung digenggam erat sampai mau dipatahkan oleh Laura.
"aduh sakit lepasin , David tolong aku,teriak manja wanita itu ke David
"apa apaan sih ini Ra ,lepasin tolong."pinta David
"Sudah, lepasin sayang."pinta Tanaka.
"gak mau,Minta maaf dulu, baru aku lepaskan."dengan nada marah.
"aku gak Sudi."jawab wanita itu.
" apa kamu bilang."Sambil menambah kekuatan pada genggamannya.
"aduh David tolong aku,Perempuan ini sudah gila."masih dengan nada manja ke David.
Tanaka hanya melihat saja tidak ada komentar.
"Ra tolong maafkan ya."Pinta David ke Laura.
" kamu tahu David ,Tadi saat di toilet, dia mengancam ku ,pacar kamu ini bilang kalau sudah punya suami jangan menggoda laki-laki lain,Aku diam,Dan sekarang dia sengaja menumpahkan air minum ini ke badan aku,Ya aku gak bisa diam lagi lah ,aku bukan tipe wanita yang mau di tindas,kamu paham nona."
"sudah sayang kita pulang," pinta Tanaka.
Saat mendengar ucapan Tanaka ,Laura Langsung melepaskan genggaman tangannya kerambut dan tangan wanita itu dan pergi dengan Tanaka,
Setelah itu.
"David tunggu kamu kok marah sama aku , David harusnya kamu nolongin aku tadi, bikin perempuan itu mengemis minta ampun kepada ku."pinta wanita itu.
"diam ,sambil membentak wanita itu,Aku sudah muak sama kamu paham dan jangan mencari ku lagi ok, kamu pulang sendiri."
"David jangan gitu dong ,aku pulang sama siapa David."Sambil berteriak tapi David tidak perduli dia langsung pergi meninggalkan wanita itu.
Laura dan Tanaka, diparkiran mall didalam mobil.
" maaf ya, aku sudah buat kamu malu ,lagian aku kesel banget."
"Gak apa sayang ,sudah jangan kesel lagi."
"iiyyaaa sayang ku."
______________________________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)