
Setiap hari David mencoba menghubungi Laura , untuk menanyakan bagaimana keputusan yang mereka ambil,karena David dan Iriana sudah menyetujui keputusan papa moto, orang tua mereka,
Laura masih belum bisa memberikan jawabannya,
Satu Minggu berlalu,Laura membawa Kenzo dan zizi ke rumah kediaman keluarga moto tanpa sepengetahuan Tanaka,mama moto menyambut mereka dirumah
"Hay, ma."
"Halo sayang, ucap mama moto sambil memeluk erat tubuh Laura,hayu masuk."
"Iya ma."
"Tanaka tahu kalau kamu kesini?."
"Tidak tahu ma tapi sebentar lagi juga tahu dan menyusul kami kesini."
"Hem, maafkan mama ya sayang, kamu dan Tanaka pasti bertengkar terus gara-gara ini semua."
"Tidak kok ma,Tanaka dan aku tidak bertengkar tenang saja ya."
"Iya,mama percaya sama kamu."
Benar saja tak butuh waktu lama, ditempat Tanaka, Ichiro memberitahu kalau istri dan anaknya pergi ke kediaman keluarga moto, Tanaka langsung bergegas pergi, dengan wajah penuh amarah,
Dimobil dia sangat tidak tenang,
"Lebih cepat lagi jalannya,tabrak saja semua yang menghalangi jalan mobil ini bila perlu."
"Tuan,mohon tenangkan diri anda."
"Kamu pasti tahu kan Ichiro apa yang akan dilakukan oleh istri saya,dia itu terlalu baik."
"Iya tapi saya percaya sama nyonya kalau dia tidak akan menyerahkan hidup tuan muda Kenzo begitu saja tuan."
"Ah,sial."Tanaka dari tadi mencoba menghubungi Laura tapi tidak diangkat
Ditempat Laura,,, diruang tamu kediaman keluarga moto, sudah bergabung papa moto yang sedang duduk bersama kenzo
Dert,dert,dert,suara getar ponsel Laura
"Ra,itu Tanaka telepon."
"Biarkan saja ma,mana Claudia ma."
"Sebentar lagi juga Turun."
Tak lama, Claudia turun dari lantai dua bersama David dan Iriana,
"Kenzo,kenalan sama Claudia sayang."
Kenzo menghampiri Claudia sambil memberikan jabat tangan nya,
"Nama ku Kenzo Tanaka tatsumaki,salam kenal."
Aduh,mama meleh sayang melihat kamu, fikir laura
"Ehm, Claudia moto,salam kenal,ucap Claudia sambil membungkuk dan tidak menyambut jabat tangan Kenzo,
"Eh, maaf."Kenzo langsung menarik tangan nya dan mulai membungkuk
"Kenzo sangat sopan ya pa,."ucap mama moto,
"Siapa dulu dong mamanya ,Laura."ucap papa moto
__ADS_1
Tanaka datang dengan wajah penuh amarah,saat melihat Kenzo dan Claudia berkenalan,
"Kenzo, menyingkir dari sana." teriak Tanaka
Laura langsung berdiri menghampiri Tanaka,
"Kalian semua tunggu di luar,ini urusan keluarga." perintah Laura ke pelayan,
Saat semua pelayan pergi,Laura mendekati Tanaka sambil memeluk dan mencium bibirnya mesra,
"Sayang, tenang kan diri kamu dulu,kita bicara baik-baik ya.",bisik Laura ditelinga Tanaka
"Tapi sayang."
Laura langsung mencium bibirnya lagi,
"Aku mohon sayang ku."
"Hem, baiklah."
"Love you more zombie ku sayang,."
"Aku lebih mencintaimu sayang istri ku."
Laura langsung memegang erat tangan Tanaka,berjalan kearah ruang tamu, mereka duduk bersama sambil melakukan diskusi,
"Ma,pa,Laura ada beberapa syarat yang harus papa penuhi."
"Baiklah,apa syaratnya."
Laura memberikan selembar kertas ketanaka yang duduk dibelakang Laura sambil memeluk erat tubuh Laura,untuk dibacanya terlebih dahulu, sebelum menyerahkan ke papa moto,
"Sayang,kamu baca dulu isi kertas ini ya."
"Iya sayang ku."
"Sayang."
"Iya,kenapa?,kamu tidak setuju, sayaaaang?."
"Kenzo masih kecil."
"Iya , tapi kan tidak sekarang juga sayang nanti kalau mereka sudah besar."
"Aku masih tidak rela sayang, melihat anak laki-laki ku diikat seperti ini."
"Kenapa?,apa mau kamu Kenzo itu seperti kamu dulu playboy terus baru sadar saat bertemu dengan aku ,gitu,."
"Bukan sayaaaang, sambil mengecup bibir laura,Aku ingin Kenzo belajar ke Amerika atau Inggris sampai dia lulus kuliah, sayang,sama seperti kamu,."
"Itu bisa sayang, nanti tinggal kamu tambahkan saja dikertas itu kan."
"Baiklah, aku akan tulis."
"Ini pulpennya."
"Iya sayang."
Tanaka tidak perlu diragukan lagi kalau soal syarat,dia mau anaknya tidak merasa sangat terikat dengan keputusan papa moto,
"Ini sudah sayaaaang."
"Iya,aku lihat dulu ya, sayaaaang ku."
__ADS_1
Laura melihat apa saja yang menjadi syarat dari Tanaka,
"Pa,Tanaka ingin Kenzo melanjutkan sekolahnya diluar negeri, Jadi kemungkinan Kenzo setelah lulus taman kanak-kanak akan langsung pergi untuk sekolah keluar negeri."
"Tidak masalah untuk papa,malah itu bagus , karena bagaimanapun penerus keluarga papa harus mengenyam pendidikan yang bagus."
"Kalau Claudia,mau bersekolah dijepang atau diluar negeri juga?."ucap Laura
"Claudia biar dia sekolah disini saja,biar selalu dekat dengan kamu Ra,bila perlu sekolah bareng Zizi."ucap papa moto
"Baiklah kalau begitu pa,ma, Laura sama tanaka pamit dulu ya."
"Iya, terimakasih banyak ya Tanaka dan Laura sudah mewujudkan impian papa."
"Iya,pa."
Laura dan Tanaka bergegas pulang berjalan keluar rumah menuju mobil mereka, didalam mobil,,
"Kenzo, maafkan mama ya,."ucap Laura sambil memeluk erat tubuh Kenzo di bangku belakang
Tanaka hanya melihat laura dalam diam,dia mengerti sebenarnya yang sangat berat dalam menentukan hal ini adalah Laura,setiap hari,tanaka terkadang melihat Laura termenung sendiri,
"Sayang, sudah jangan menyalahkan diri kamu terus seperti ini,kasian anak kita didalam perut kamu sayang."ucap Tanaka
"Papa moto hidupnya tinggal dua hari lagi sayang,itu sebabnya aku melakukan hal ini."
"Hah,kamu tahu dari mana sayang."ucap Tanaka terkejut
"Aku mencari informasi kedokter pribadi nya papa moto dan saat itu,aku."
Flash back,kerumah sakit
Laura pergi kerumah sakit tempat papa moto sering kontrol kesehatannya,disebuah ruangan rumah sakit Laura mendesak dokter pribadi papa moto untuk memberitahu semuanya,
Saat dokter itu mau memberitahu Laura tentang penyakit yang diderita oleh papa moto, ternyata papa moto sudah ada diruangan itu,
"Ra,biar papa saja yang jelas kan,papa tidak mau ada siapapun tahu soal penyakit yang sedang papa derita ini,mama juga papa tidak kasih tahu."
"Tapi kenapa,papa lebih memilih untuk merahasiakan hal sepenting ini?."
"Papa hanya tidak ingin menambah kesedihan kalian semua, terutama mama."
"Itu alasan kenapa papa menginginkan Kenzo menikah dengan Claudia?."
"Umur papa tidak lama lagi sayang,papa hanya ingin satuhal itu tidak ada lagi, berjanjilah kalau kamu tidak akan memberitahu mereka,dan Kenzo akan menjadi suami Claudia."
Laura pergi meninggalkan dokter dan papa moto tanpa bicara sedikit pun,
Flash back selesai
Tanaka langsung pindah ke bangku belakang mobil mengganti kan Kenzo yang duduk ditengah dengan Zizi yang terlihat binggung,
Sesampainya dirumah supir dan pelayan diminta untuk keluar dari mobil,
"Sayang sudah dong nangisnya."
"Kalau nanti hal ini terjadi sama kamu, jangan seperti papa moto ya sayang,kasih tahu aku,apa yang kamu derita, supaya kamu tidak menahan sakit sendirian."
"Iya sayang ku,kamu juga ya,kalau hal itu juga terjadi sama kamu,jangan kamu tanggung sendiri,ya."
"Iya, sayang ku,." sambil mencium bibir Tanaka
__________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)