Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
terancam


__ADS_3

Tak terasa hari yang dinanti oleh setiap orang tiba, Laura tidak tahu siapa saja yang di undang ke acara 7bulan untuk mengetahui jenis kelamin bayi nya,


Acara pun di mulai,


"Selamat datang para tamu undangan semua karena sudah Menyempatkan hadir di acara yang sederhana ini,Kata MC."


Padahal acara itu berada disalah satu hotel bintang lima milik Mitsuo, warna pink biru mendominasi ruangan Tanaka memakai setelan jas warna biru ,Laura menggunakan gaun berwarna pink,


"Oke, karena sudah ada sang calon orang tua, disini, jadi kita mulai saja, mana yang tim biru hayo bersorak."


"Yey huhuuhuuuuhuuu,."tim biru anak laki-laki


"Mana tim pink?."


"Hhhuuuhuuuuhhu,." tim pink anak perempuan.


"Oke tolong masukan kado besar itu ke depan tuan dan nyonya Tanaka."


Pelayan membawa dua kado ,para tamu undangan ada yang shock.


"Hah ,kok dua?, Oh baby nya twins , para undangan."


"Aaaaaaaaaaa Laura selamat ya,." teriak salah satu temannya yang dari bar.


"Iya kembar."sambil melambai tangan kemereka,ucap Laura


"Oke kita langsung saja tuan Tanaka dulu, tolong di buka kado yang ada didepan anda."


Tanaka bersiap membuka dengan wajah sangat bahagia, satu, dua, tiga.


"Loh kok malah keluar balon warna hitam dan ada tanda tanyanya, coba di buka yang satu lagi,."


Tanaka membantu menbuka kado yang ada didepan laura,ternyata isinya sama.


"Berarti balon ini harus dipecahin, mana minta jarum, oke nyonya Laura memegang jarum dan tuan Tanaka berada dibelakang istrinya boleh sambil ikut memegang tangan Laura yang sedang memegang jarum,


Oke ,sudah siap semuanya."


"Siap." Seru penonton


"Kita hitung sama-sama, satu, dua ,tiga


Aaaaaaaaaaaaa warna pink, perempuan."


Tanaka langsung mencium bibir Laura sangat bahagia.


"Love you sayang,."


"Love you more."


Semua tamu undangan pun masih sangat bersemangat untuk melihat balon ke dua dipecahkan.


"Oke tenang tarik nafas masih ada satu lagi nih belum di pecahin,Satu, dua, tiga


Aaaaaaaaaaaaa warna biru , laki-laki.


Kembar sepasang ternyata tuan dan nyonya sekalian."


Langsung,semua tamu yang ada disana mendatangi Laura dan Tanaka sambil memberikan ucapan selamat dan dokter kandungan juga datang dengan membawa surat hasil USG 4D yang menunjukkan jenis kelamin bayi Laura.


Acara mereka sangat meriah, Laura menghampiri Tanaka yang sedang asik mengobrol.

__ADS_1


"Sayang,aku lelah, aku kekamar duluan ya."


"Iya sama aku kekamar nya ya sayang, permisi dulu ya istri saya sudah kecapean."


Sesampainya di kamar, Tanaka membantu Laura berganti baju , Langsung berbaring dikasur kemudian tertidur pulas,


"Hem pasti capek banget ya sayang, perut kamu sudah tambah besar , love you sayang ku, cinta ku, dunia ku, istri ku, sayang kamu."ucap Tanaka sambil menyelimuti tubuh laura


Dua bulan kemudian,Hari yang dinanti sudah tiba, hari dimana baby twins lahir, Tanaka menemani laura di meja operasi, karena Laura sudah lemas, tapi masih dalam keadaan sadar .


"Diciumnya kening Laura ,kamu kuat sayang."


Tak lama terdengar suara tangisan,


"Baby pertama laki-laki,."teriak dokter


Berselang beberapa menit


"Baby kedua perempuan,."teriak dokter


Senyum bahagia terpancar dari wajah Tanaka sambil berlinang air mata, beberapa jam kemudian ,Laura sudah ada dikamar perawatan, dengan penjagaan ketat dari para pelayan wanita,


Sedangkan Tanaka masih dikamar baby mengawasi anak-anak nya yang terlihat lebih mirip Laura dari pada dirinya, baby bule.


"Permisi tuan , baby-nya mau dibawa ke ibunya dulu supaya di susui."


"Iya suster,."


Merekapun pergi keruangan perawatan Laura.


"Permisi nyonya, saya membawa baby twins, minta di susui,."


"Iya suster, yang kakak dulu atau adik nya dulu, hem, adiknya saja dulu suster yang perempuan supaya kalau besar nanti, kakaknya sudah terbiasa mengalah."


"Minum yang banyak ya sayang, hem rambutnya ikut aku semua ya,."sambil memegang tangan kecil ,


"Sayang, love you more."ucap Tanaka sambil mencium kening Laura


Tak lama kemudian.


"Iya sepertinya sudah cukup nona, gantian dengan si kakak nih ya jagoan nya papa,."


"Iya dong suster, dia akan menjadi mafia kelas atas nantinya."


"Hah,."suster langsung dengan wajah kaget dan binggung


"Sini suster, Jangan didengerin ya ,aduh sayang pelan-pelan dong, kuat sekali dia ." Ucap Laura saat sang putra sedang meminum air susunya.


"Anak laki-laki memang lebih kuat saat menyusu nona."


"Iya seperti takut tidak kebagian, hahahahha,imutnya."


Tak lama kemudian,


"Iya sudah selesai, saya bawa kembali ke ruangan baby ya nona,."


"Loh kenapa tidak ditinggalkan disini saja,." tanya Tanaka


"Mereka masih butuh perawatan tuan, Permisi."


Tanaka kemudian keluar dan memerintahkan kepada pengawalnya.

__ADS_1


"Kalian ,berjaga-jaga diruangan baby,." perintah ke pelayan


"Baik tuan."


"Kamu sudah makan sayaaaang?."tanya Laura


"Nanti, sekarang yang paling penting itu kamu,."


"Nanti kamu sakit?, Ponsel aku mana Sayang."


"Iya, ini ponsel nya."


Waktu menunjukkan tengah malam, ada orang masuk dan membunuh suster yang sedang bekerja, orang itu mengincar anaknya Laura,


"Berani sekali kamu masuk, siapa yang menyuruhmu?."Tanya ichiro.


Orang itu ingin melepaskan diri dari Ichiro tapi dengan cepat Ichiro mengalahkannya, Bagaimana mungkin bisa mengalahkan bodyguard berpengalaman ,bahkan Ichiro adalah tangan kanan seorang mafia sekelas Tanaka.


Pelayan yang lain pun ikut masuk dan meringkus pelaku.


Suster yang menjaga pun ikut kaget dan hanya bisa berteriak melihat temannya sudah tak bernyawa dengan luka di leher, di ruangan perawatan juga ada yang mau membunuh Laura dengan cara melarutkan cairan ke infus yang terpasang,


tapi untungnya , masih ada Tanaka dan dua orang bodyguard yang tadinya berada didepan pintu masuk, Laura juga masih terjaga dan infusan sudah di copot, pembunuh bayaran itu kabur dengan memecahkan jendela kamar perawatan laura, pelayan Tanaka mengejar orang itu tapi tidak dapat,


"Sayang anak kita,."ucap Laura dengan wajah khawatir.


"Iya sayang ,kamu disini saja ya ,aku yang akan ke sana tenang,."


Tanaka langsung bergegas pergi menuju ruangan tempat bayi kembarnya berada.


"Dilihat ruangan baby , syukur lah mereka baik-baik saja , terimakasih banyak Ichiro."


"Lalu kita apakan orang ini tuan?."ucap Ichiro sambil menunjukkan kearah pria yang mau membunuh anak tuannya.


"Sambil menatap orang itu, bawa dia ke kantor dan siksa sampai dia kasih tahu semua, siapa yang menyuruh mereka."


"Baik tuan,."


Akhirnya anak-anak dibawa keruangan perawatan Laura, laura Langsung ingin memeluk mereka,


"Sayangnya mama, untung kalian tidak kenapa-kenapa,." sambil berurai air mata, mencium kening putra dan putri nya.


"Iya syukur Ichiro cepat bertindak kalau tidak ,aku sudah tidak bisa membayangkan."ucap Tanaka sambil memeluk dan mencium kening laura


"Terimakasih ya Ichiro."


"Sudah kewajiban saya nyonya."


"Jadi ,siapa pelakunya sayang."


"Yang mau membunuh anak kita sudah tertangkap satu, dia sudah di bawa ke kantor aku,"


"Aku yang akan menghukumnya,sayang."


"Baiklah kalau itu mau kamu."jawab Tanaka


"Dia mencari lawan yang salah."seru Laura sinis.


_____________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2