Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
Mitsuo mengambilnya


__ADS_3

Yuki hanya bisa kaget dan kemudian Langsung tertidur,setelah Mitsuo memastikan kalau obat bius sudah bekerja, dia mengambil ponsel milik Yuki lalu mencabut kartu sim yang ada didalam ponsel milik Yuki itu, setelah siap dia langsung menyalakan mobilnya kembali dan mengarahkan kearah hotel miliknya.


Mereka berhenti didepan hotel bintang lima yang sangat besar,masih didalam mobil Mitsuo meminta anak buahnya untuk mempersiapkan kamar pribadinya yang berada dihotel itu.


Setelah kamar siap, Mitsuo menggendong Yuki dengan kedua tangannya,tidak lupa wajah Yuki dipakaikan masker dan kacamata supaya tidak ada yang mengenalinya.


Ditempat lain para bodyguard Yuki sedang berdiskusi tentang hilangnya sang majikan.


Mereka ingin bertanya kepada Laura tapi rasa takut mereka lebih besar kepada laura jadi mereka lebih memilih tinggal melaporkannya.


Sedangkan mitsuo sudah membawa Yuki dan membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur yang sangat besar.


Mitsuo terus memandang wajah Yuki .


"Kamu hanya milikku sayang, tidak akan aku biarkan kamu menikahi pria selain aku." Ucap mitsuo yang sambil meraba tubuh Yuki ,melepaskan satu persatu pakaian yang membalut tubuh Yuki, juga tubuhnya sendiri.


Saat Mitsuo sedang mencumbu bagian lehernya,Yuki sedikit tersadar dan sangat terkejut dengan rasa geli dilehernya itu.


"Ah, Mitsuo kamu,lepas."ucap Yuki masih merasa lemas dibawah Kungkungan Mitsuo sampai dia sadar kalau sekarang tubuhnya tidak memakai sehelai benang pun.


"Sayang kamu sudah bangun,sssstttt, aku sangat mencintaimu Yuki, kamu harus menjadi milikku hanya aku."


"Akh,,,."


Yuki berteriak saat Mitsuo memasukan bagian tubuh bawahnya kedalam tubuh bagian bawah Yuki.


"Sayang, setelah malam ini kita akan segera menikah oke,aku sangat mencintaimu,aku tidak akan sanggup melihat mu dinikahi pria lain,aku tidak mau berakhir seperti papa ku, yuki."ucap mitsuo sambil ******* bibir Yuki


Yuki hanya bisa menangis saat dia merasakan sakit ,dia ingin sekali memberontak terhadap Mitsuo tapi tenaganya tidak mempan melawan tubuh Mitsuo.


Saat ciuman mereka terlepas.


"Kamu pria brengsek Mitsuo,aku tidak Sudi menikah dengan kamu,lepas aku mau pulang."


Mitsuo langsung menggenggam erat tangan Yuki sambil diarahkan keatas kepalanya.


"Mau tidak mau,kamu tetap akan menikah denganku dan kamu tidak akan memiliki pilihan karena semua orang akan tahu tentang apa yang kita lakukan malam ini, kamu tahu kan apa jadinya kalau banyak orang yang tahu tentang apa yang sedang kita perbuat sekarang,jadi kamu hanya harus patuh,oke sayang."ucap mitsuo sambil menghentikan aktivitas menumbuknya dibawah sana


Yuki tahu tentang reputasi dirinya dan Mitsuo,kalau sampai hubungan mereka malam ini terbongkar ketelinga publik,


Mereka hanya akan paham satu hal,Yuki sudah menggoda Mitsuo untuk kepentingannya sendiri sampai-sampai dia mau menyerahkan tubuhnya kepada Mitsuo.


Publik tidak akan mendengarkan kesaksiannya, walaupun sekarang dialah korban sebenarnya tapi mereka tidak akan menyukai kebenaran,malah mereka nanti akan memandang Yuki sebelah mata bahkan bisa lebih buruk dari itu.

__ADS_1


Wajah berfikir Yuki tidak lepas dari pengamatan Mitsuo.


Mitsuo menuntun telapak tangannya kewajah Yuki dan mencoba untuk mengusap air matanya.


"Sakit,lepas."


"Tidak akan sebelum kamu katakan hanya aku pria yang akan menikahi kamu."


"Lepas,Mitsuo aku mohon padamu,lepas."


Yuki semakin menangis histeris,membuat Mitsuo merasa tidak tega dengan sang pujaan hatinya itu.


"Iya sayangku,maaf kalau aku sudah menyakiti kamu,kita bicara baik-baik oke."


Yuki menggelengkan kepalanya


"Tidak mau,aku mau pulang,anggap saja ini tidak pernah terjadi."


"Yuki sayang,itu tidak akan terjadi kalau kamu tidak mau menerima aku,aku tidak akan mengizinkan kamu pulang,Yuki hanya kamu wanita dihati aku,semenjak bertemu dengan kamu tiga tahun lalu,aku sudah mulai meninggalkan dunia ku yang dulu, aku tidak pernah seperti ini dengan wanita lain Yuki,hanya kamu."


Mitsuo kembali ******* bibir Yuki sampai lidah mereka bertemu didalam sana.


Selesai berciuman, Mitsuo menciumi wajah cantik Yuki yang sedang menangis tersedu saat ini.


Mitsuo kembali memandang kearah Yuki, tatapan mata mereka bertemu.


"Besok aku akan melamar kamu oke."


"Tidak mau."


"Harus mau."


"Mitsuo."


"Panggil aku sayang,mulai sekarang kamu hanyalah milik ku oke."ucapnya sambil mencium bibir Yuki lagi.


Yuki hanya bisa diam ,dia masih berfikir tentang semua ini,masih Bingung harus bagaimana.


"Yuki, sayang."ucap mitsuo sambil menyentuh wajah Yuki untuk dia arahkan kewajahnya.


Yuki menatap dengan tatapan kosong.


"Kita lanjutkan yang tertunda tadi,ya."

__ADS_1


Masih saling menatap,Mitsuo memasukan lagi tubuh bagian bawahnya yang masih berdiri tegak dan dia masukan kedalam tubuh bagian bawah milik Yuki.


Saat sudah masuk ekspresi wajah Yuki terlihat sangat menderita sambil mengeluarkan suara *******,membuat Mitsuo semakin bersemangat untuk memompanya,maju mundur terus sampai tubuh Yuki bergetar hebat.


Mitsuo semakin bertambah semangat melihat dan merasakan tubuh Yuki mengejang hebat,dia langsung ******* bibirnya sampai kedalam.


Mitsuo dan Yuki masih terus membelit satu sama lain,sampai pada saat bom waktu milik Mitsuo meledak didalam tubuh Yuki, baru kegiatan menumbuknya berhenti.


Mitsuo tumbang dengan senyuman dibibirnya diatas tubuh yuki ,dia sangat senang akhirnya wanita idamannya ini sudah menjadi miliknya seutuhnya,


"Sayang,besok aku dan papa akan bertamu kerumah kamu untuk melamar oke, jadi bersiaplah besok."ucap mitsuo sambil mencium kening Yuki, sedangkan Yuki masih berusaha mengatur nafasnya yang sangat merasa lelah dengan apa yang sudah mereka berdua lakukan tadi.


Yuki bukannya tidak bisa menolak Mitsuo, dari dulu dia sudah berusaha untuk tidak berurusan dengan pria ini,tapi pria ini malah terus menerornya,bahkan sebelum Yuki menandatangani kontrak dengan siapapun, Mitsuo pasti akan tahu lebih dulu ,dari koneksi yang dia punya,


Yuki bahkan pernah menolak ajakan Mitsuo untuk menjadi brand ambassador dari salah satu bisnis Mitsuo,setiap Yuki tampil atau menjalani pekerjaan, pasti Mitsuo selalu mengirimkan buket bunga serta kartu ucapan.


Sekarang pria itu sudah mengambil sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya, bahkan berani untuk mengambilnya tanpa izin dari Yuki,kini Yuki sudah kembali dari fikirannya yang sedang campur aduk.


Pengawalnya milik yuki juga tidak ada pergerakan itu berarti, Mitsuo sudah meminta anak buahnya untuk melumpuhkan beberapa pengawal milik yuki


Masih didalam kamar hotel tengah malam.


"Mitsuo."


"Iya sayang ku."ucap mitsuo sambil mengecup kening yuki


"Minggir,aku mau membersihkan diri dan pulang."ucap Yuki dengan nada suara lemas


"Istirahat disini saja,besok aku antar pulang dan bicara keorang tua kamu kalau sorenya akan datang lagi untuk melamar kamu."


Yuki hanya menggelengkan kepalanya sambil ingin merubah posisi tubuhnya.


"Tidak perlu,aku belum siap untuk menikah."


Mendengar jawaban dari mulut Yuki, membuat wajah Mitsuo berubah gelap.


"Jadi kamu masih mau menolak aku?." Ucap mitsuo dengan nada dingin dan mendominasi


Yuki hanya kembali menggerakkan tubuhnya untuk duduk dia sudah sangat ingin membersihkan diri sekarang.


_______________________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2