
Tak lama terdengar suara ketukan pintu
Tok tok tok tok tok
Kakak keluar sambil memegang katana peninggalan kakeknya.
"Mau apa kamu kesini."
"Saya mau ketemu Laura ka,Permisi."ucap David yang ingin menerobos masuk kedalam rumah
"Kamu tidak diterima di sini, jadi lebih baik kamu pergi atau aku panggil polisi."
Sudah satu jam kakak menghadang David diluar,"
Tak lama terdengar suara yang David dan Steven kenali.
"David , ada apa ini, kamu memang ya anak kurang ajar ."dengan wajah marah dan menampar pipi nya.
"Mama ,kenapa bisa ada di sini?."dengan wajah binggung
"Kamu ya bikin malu mama , barusan FBI menghubungi mama, mereka bilang semua yang sudah kamu lakukan ke Laura, David bukan seperti ini caranya,."sambil menangis
"David juga melakukan ini buat mama, David sedih liat mama sedih ,kangen sama Laura."
"Sudah cukup nak, "sambil menatap ke arah Steven, boleh saya bertemu Laura."
"Tidak boleh ,saya hanya memperbolehkan suaminya saja."
Tak lama Ichiro dan di barengi Tanaka tiba di sana.
"Tuan David anda kami tahan, karena sudah membahayakan hidup salah satu agen FBI yang sedang bertugas dan penculikan agen kami,Anda berhak diam untuk sekarang."
Tanaka hanya memandang sinis ke David, sambil menahan emosi nya, karena mengingat saran dari Mr Noah.
"Tanaka ,masuk lah, Laura sudah menunggu kamu di dalam ."ucap Steven
"Iya ka ,."
"Laura ada di kebun belakang ,."
"Iya."
Dari jauh Tanaka sudah melihat Laura yang sangat cantik sedang berdiri termenung didepan kolam ikan, Laura pun yang sedang berdiri di sisi kolam langsung merasakan keberadaan suaminya,dia bergegas pergi menghampiri Tanaka.
"Sayang , aku tidak ,Hemm."ucapan Laura yang sambil berlari seketika terputus karena tanaka langsung mencium bibirnya sesaat Laura sudah berada dijangkauan pelukannya.
Setelah selesai berciuman.
"Aku tahu sayang, jadi jangan berfikir aku membencimu,."Tanaka langsung ******* kembali bibir merah milik istrinya itu
Mereka larut dalam ciuman ,
Tanaka menggendong Laura tanpa melepaskan ciumannya,dia melakukannya sambil berjalan ke dalam rumah lalu masuk ke kamar,mereka tidak perduli saat kak Mayko melihat adegan mesra itu .
Setelah tiba didalam kamar,Tanaka menutup pintu kamar dan menguncinya, Laura turun dari gendongan sang suami, melepaskan baju ditubuh Tanaka sedangkan tanaka melepaskan baju ditubuh Laura,Lalu menggendong laura lagi untuk dibawa keatas tempat tidur.
"sayang."
"Love you sayang ku."
"Love you more."
Hem,,,
Setelah pelepasan kenikmatan mereka, yang masih diposisi yang sama.
__ADS_1
"Sayang, aku tidak mau yang lain aku hanya mau kamu suamiku."ucap Laura dengan wajah penuh dengan ketulusan
"Iya sayang ,aku tahu tanpa kamu bilang,"ucap Tanaka sambil mencium bibir laura mesra.
"Aku tidak mau bertemu siapapun dulu untuk saat ini sayang."
"Iya kita di sini dulu sampai kamu bosen oke."
"Iya."
Tak lama kemudian terdengar suara kakak Mayko dari balik pintu.
"Laura sama Tanaka mau makan?,nanti kakak siapkan,"ucap Mayko dari balik pintu
"Iya kak mau ."sahut laura
"Tunggu ya, diambil kan dulu,."
"Iya kak,."
"Sayang kamu yang sudah membunuh Shaheer sing?."ucap Tanaka
"Iya sayang, habisnya kesabaran aku sudah hilang,Apa lagi saat aku lihat David di sana, kaget lah ternyata David mengajak nya bekerja sama, tapi David di khianati sama Shaheer sing."
Setelah mendengar ucapan dari mulut sang istri,Tanaka menjadi teringat kejadian dahulu.
"Dia memang seperti itu orang nya ,dulu aku sempat tidak jadi berbisnis sama dia karena dia sangat licik."
"Kamu pasti melihat video yang ada dikamar ,kan?, Aku cemas kamu tidak percaya sama aku."
"Tidak perlu cemas sayang ,aku tahu hati kamu hanya untuk ku ,melindungi ku saat dia mengancam kamu."
Hem,,,
Laura mencium lagi bibir Tanaka ,sampai kak Mayko kembali dengan membawa makanan kedepan pintu kamar Laura,kakak Mayko hanya memberikan isyarat ketukan pintu dua kali saja supaya tidak menganggu pasangan didalam kamar.
Selesai makan tak lama ponsel Tanaka berbunyi.
"Siapa sayang?."ucap laura
"Mr Noah, dia tanya keadaan kamu sayang."
"Bilang saja aku belum mau bertemu siapapun sayang."
"Iya sudah aku bilang ke dia ,sekarang kamu mau apa?, sayaaaang ku."
"Mau tidur sambil dipeluk kamu."
"Iya sini kepalanya dilengan aku ."
"Nanti tangan kamu pegel tidak, sayang."
"Tidak lah sayang,."
Masih sempat nya dia memikirkan orang lain, pikir Tanaka
Mereka pun tidur dengan nyenyak,hati Tanaka sudah merasa lega bisa kembali melihat sang istri ,Keesokan harinya,
"Sayang." ucap Laura
"Iya kenapa."
"Sudah pagi ."
"Oh iya ,kalau aku pergi ke kantor kamu tidak apa sayang."
__ADS_1
"Hem, iya tidak apa, sana pergi."ucap Laura sambil membalikkan tubuhnya memunggungi Tanaka
"Kenapa sih sayang,."ucap Tanaka dengan wajah binggung
"Tidak apa, sana pergi."
Tanpa menyadari sesuatu,
"Yasudah aku mandi ,pergi mau ada meeting ya sayang,kalau ada apa-apa langsung telepon aku, love you,"ucap tanaka sambil mengecup kening Laura
Beberapa waktu kemudian,Tanaka pergi, tapi dia akan menyesali nya.
Laura sedih, Tanaka tidak perasa apa yang dia mau,Laura langsung bangun dari posisinya yang sedang diatas tempat tidur lalu berjalan kearah pintu kamar untuk menguncinya dari dalam dan menonaktifkan ponselnya, lalu kembali berbaring sambil menangis tersedu-sedu.
Sedangkan Tanaka yang sudah berada diruang tamu Bertemu dengan kak Mayko diruang tamu.
"Ka, titip Laura ya, aku mau ke kantor ada meeting nanti kesini lagi."
"Iya hati-hati kamu ."
"Iya ka." sambil memberikan komando ke bodyguard nya yang berjaga di depan rumah,
"Kalian terus pantau keadaan."
"Siap tuan."
Ditempat lain,Sesampainya Tanaka dikantor,
Tanaka mandi di kantor dan berganti baju yang di bawa oleh pelayan nya,Langsung bergegas ke ruangan meeting, Ichiro terlihat mengikutinya.
"Tuan David sekarang sudah di sel tahanan, tuan,."ucap Ichiro
"Hem bagus lah, dia akan disana lama dan tidak akan menggangu istri saya lagi."
Didalam ruangan meeting,
"Oke kita jeda dulu meeting ini karena sudah masuk jam makan siang."
"Iya tuan."
Setelah itu seluruh orang yang berada didalam ruangan pun langsung pergi.
mau menghubungi istri ku ah,
Loh kok tidak aktif ,coba telepon kakak, fikir Tanaka.
halo, ka, Laura lagi apa?."ucap Tanaka
"Tidak tahu ,dari tadi kakak panggil panggil tapi tidak ada suara dari dalam, kakak binggung, mana dia belum makan dari pagi, memang kalian lagi marahan???."ucap kak Mayko
"Tidak marahan kok ka ,cuma pas Tanaka pamit mau ke kantor dia bilang sana pergi ,."
"Aduh itu berarti Laura marah kamu pergi, kamu kok tidak peka banget sih Tanaka,." jawab Mayko.
"Oh yah, kalau begitu aku langsung menuju ke rumah sekarang ka."
"Iya cepat lah ,kasian istri kamu belum makan ,apa lagi masih trauma mungkin sama penculikan yang di lakukan oleh David."
"Iya ka ,saya jalan pulang sekarang,."
aduh sayang maafkan aku sudah tidak mengerti kamu." gumam tanaka ,sambil masuk ke mobil
________________________________
bersambung
__ADS_1
(^∆^)