
Ichiro mengirimkan alamat rumah tuan mesum, laura langsung menuju kesana,rumah yang besar sekali,supir taksi saja sampai tidak percaya kalau bisa masuk kerumah besar itu,Karena penjagaan sangat ketat apalagi setiap penjaga dibekali dengan senjata api.
"selamat datang nona Laura,biar saya saja yang bayar taksinya."
"tidak usah sudah aku bayarkan tadi didalam."
"ini non, barang anda."ucap supir taksi
"Terimakasih, pak."
"sini barangnya nona ,biar pelayan rumah saja yang bawa."
"tidak usah Ichiro san, tidak apa-apa ini tidak berat, aku masih sanggup membawanya,aku mau kedapur dulu boleh."
"tentu nona silahkan."
Salah satu pelayan langsung menunjukkan jalan kearah dapur, laura langsung memasak untuk Tanaka, tercium aroma harum masakannya sampai-sampai banyak yang memperhatikannya memasak.
"Ichiro san, sudah berapa lama tuan Tanaka sakit?."ucap Laura sambil mencicipi masakan
"sejak hari itu yang saat nona dan tuan main poker, dia tidak mau makan,Semua orang diusir termasuk dokter dan saya."
"apa perlu kamu cicipi dulu makanan ini, takut aku kasih racun mungkin."
"tidak perlu nona ,saya percaya dengan nona hanya saja aroma dari masakan nona wangi sekali ,saya jadi terpancing kesini."
"iya, aku tahu disini banyak orang jadi aku masak sekalian, kalau kamu atau yang lain mau,masih banyak sisanya."
"iya terimakasih nona."
"dimana kamar tuan Tanaka?."
Ichiro langsung memanggil pelayan untuk mengantar laura kekamar tuan Tanaka,Sesampainya didepan pintu kamar Laura membuka pintunya dan langsung masuk.
didalam kamar Tanaka yang sangat besar, laura melihat Tanaka hanya berbaring di tempat tidurnya yang besar,dari jauh sudah terlihat pucat diwajahnya, laura duduk dipinggir kasur.
"tuan bangun."Dengan nada pelan
Tanaka yang terbangun mendengar suara wanita idamannya, dengan wajah kaget tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Sayang aku tidak sedang bermimpikan kamu ada disini?."memanggil sambil langsung memeluknya sangat erat
"Tidak, ini bukan mimpi tuan."Sambil tetap diposisi yang sama .
"aku kangen sama kamu sayang."
"iya kangennya nanti saja sekarang makan dulu."
"masakan kamu sayang?."
"iya ,aku masak didapur rumah ini tadi sebelum kekamar kamu."
"sini aku makan,
Tanaka langsung memakannya dengan sangat lahap, setelah beberapa saat kemudian,
"sudah habis, kenyang sayang, makasih ya kamu sudah baik banget."
"iya kalau begitu aku pulang dulu."
"kok pulang ,tadi bilangnya makan dulu baru kita kangen-kangenan."
Tanaka langsung memeluk dan mencium bibirnya, laura juga membalas ciuman mesra Tanaka
"aku pulang sekarang ya."
" Iya, tapi tunggu aku ya ,nanti aku yang anterin kamu."Sambil mengambil ponselnya. "Ichiro siapkan mobil ku sekarang."
__ADS_1
"Siap tuan." terdengar suara dari ponselnya.
"aku mandi, terus siap-siap dulu ok, Love you."ucap Tanaka sambil mencubit gemas pipi Laura.
disitu laura berfikir telah menyia-nyiakan waktu satu bulannya, tapi melihatnya seperti tadi kasian juga.
Hem, lemah sekali hati ini,fikir laura
"sayang aku sudah siap."
tanaka berjalan keluar rumah sambil menggandeng tangan Laura,wajah yang segar dan semangat yang menggebu-gebu.
sesampainya dihalaman rumah ada yang sedang latihan menembak.
"sayang kamu sedang lihatin apa?."tanya tanaka
"itu disana sedang latihan menembak?."Laura bertanya balik.
"Iya sayang,kamu mau lihat."sambil menutup kembali pintu mobil
"memang boleh?."
"bolehlah."
Tanaka dan Laura langsung ketempat anak buahnya berlatih menembak,Terdengar suara tembakan dan ada pelatih yang sedang memarahi salah satunya.
"itu,dia kenapa?."
"susah diajarkan."
"aku mau coba boleh?."
Tanaka sedikit mencerna perkataan Laura dan memperbolehkan, laura mencoba menembak ,semua orang yang ada disana juga heran,Pelatih itu memberikan instruksi, Laura hanya mengangguk dan pura-pura tidak tahu jenis-jenis senapan.
Dor,dor,dor,dor,dor
"sudah terima kasih ya."
Laura lalu menghampiri orang yang tadi dimarahi karena salah terus, laura merubah beberapa posisi orang itu dan menyuruhnya menembak,Dia langsung tepat sasaran, laura hanya menepuk pundaknya dan tersenyum.
"jadi antar aku pulang?."
"iya sayang."Tanaka langsung menghilangkan wajah binggungnya.
Didalam mobil
"kamu belajar dimana?."
"belajar apa,poker?."
"menembak sayang bukan poker?."
"tidak tahu tiba-tiba aku ingin melakukan itu dan terjadilah."Sambil tersenyum kepadanya, padahal Laura sudah mengingat semuanya dan terpaksa berbohong kepada Tanaka.
"oh."
Hem,mungkin itu hanya kebetulan saja,fikir Tanaka.
Flash back selesai
Sekarang tanaka teringat kejadian itu.
"hey, kamu melamun?."tanya Laura
Saat tersadar dari lamunannya ,tanaka langsung mencium kening ,pindah kepipi,langsung ******* bibir Laura ,turun keleher,dan tangannya mau diletakkan dipayudara laura.
"tuan."ucap laura sambil menahan tangannya.
__ADS_1
"iya sayang, kamu wanita yang berbeda ,aku tidak akan melakukan hal apapun tanpa persetujuan dari kamu."
Ponsel Tanaka berbunyi itu membuatnya pergi,karena ada meeting dadakan dan dia diharuskan untuk datang.
"sayang aku pulang ya,Kamu jangan nakal."
"nakal,kesiapa?."
"Cowok lainlah."
"aku mau tidur, lagi pula dimanapun aku berada pasti kamu tahu."
"ketahuan juga rupanya."Tanaka hanya tersenyum nakal
Sesaat Tanaka pulang laura langsung beranjak tidur bersama Memon,boneka Doraemon.
Ditempat lain,Disebuah ruangan,saat tanaka Selesai meeting ,
"Ichiro ,bagaimana sudah ada kemajuan tentang latar belakang Laura?."
"sudah tuan tapi maaf hasilnya kurang memuaskan."Sambil menyodorkan sepucuk amplop coklat besar.
Tanaka langsung membuka dan mengambil isi amplop itu, dia hanya menemukan kalau Laura lahir sampai kuliah di amerika dengan predikat tinggi , terbaik dan mendapat beasiswa sampai S2, dia terdaftar disalah satu universitas diamerika melanjutkan S2 tapi belum selesai.
"hanya ini yang bisa kamu temukan,Ini diCVnya juga ada."ucap Tanaka sambil membuang berkas itu diatas meja
"maaf tuan saya tidak tahu lagi."
"sekarang tugas kamu cari tahu siapa orang yang sudah membongkar rahasia kita ke Laura."
"nona Laura tahu apa lagi tuan?."
"dia tahu kalau aku membunuh dengan menggunakan pedang ini."Sambil menunjukkan pedang yang ada diatas meja kerjanya.
"siapa orang yang berani membongkar rahasia kita."
"itu yang harus kamu cari tahu."
"siap tuan,Hem,untuk manager pengganti?."
"astaga, sampai lupa mau ngomong soal itu keLaura,aku mau dia yang menjadi manajer melihat dia memiliki ilmu yang mumpuni."
Tanaka bergegas mengambil ponselnya untuk menghubungi Laura tapi nomor ponselnya tidak aktif.
waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam Laura tidur seperti orang mati saja,Saat dia terbangun untuk bergegas membuat makan malam .
"Kak Steven kemana ya?."ucap Laura sambil mencari di seluruh ruangan juga tidak ada,Kak, kakak dimana,ka.
Laura berlari kerumah bibi .
"Laura ada apa?."ucap sepupu laura
"apa kak Steven kemari?."
"tidak, Steven tidak kemari Ra."
"ya sudah terimakasih ya."
Laura bergegas mencarinya sampai kepinggir jalan,laura menemukan barang milik kakaknya tergeletak dijalanan, laura mengaktifkan ponselnya ada chat yang berisi,
"jika mau kakakmu hidup,datang sendirian kealamat ini."
______________________________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1