Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
manajer baru


__ADS_3

Setelah selesai menjenguk Steven,Tanaka dan Laura pergi menuju rumah sakit sambil berjalan keluar bersama Tanaka.


sesampainya dibar, laura langsung disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk dimeja.


"pagi bu men,Cie yang sudah naik jabatan."ucap teman-teman Laura


"apasih kalian aneh."


"aku tidak nyangka tahu Ra ,ternyata kamu sudah selesai kuliah."


"Sudah jangan dibahas,Kalian mau apa kesini."


"kami kesini mau traktir kamu karaoke Ra, Kita janji tidak akan sama seperti dulu dan tidak akan membuat kamu marah lagi."


"kita kesana naik apa?."


"kamu lagi tidak bawa mobil Ra?."


"tidak bawa."ucap Laura sambil mengerjakan pekerjaan yang menumpuk.


"yah,pinjam mobil tuan Tanaka saja Ra."


"kalian mau ,kalau nanti tuan Tanaka minta ikut gabung?."


"Hah, Jangan ,kita naik taksi saja Ra."


"iya naik taxi saja ok."


Dah,dah, dah.


"huh banyak banget sih ini kertas numpuk begini, Semangat."


tak terasa waktu sudah siang dan ponsel laura berbunyi,Tanaka menelepon.


"Halo."


"sayang makan siang yu."


"tidak bisa, aku sibuk,dah sayang."Langsung ditutup begitu saja.


kok dimatiin,hem,pasti pekerjaannya menumpuk, fikir Tanaka


Tanaka menelepon sekretarisnya,


"Tolong pesankan bakmie dua dan bawa keruangan saya."


"iya tuan."


Setelah Pesanan sudah datang,Tanaka langsung menghampiri keruang kerja Laura dibar.


Didalam ruangan Laura.


"sayang kamu lagi apa?."


Tanak Langsung tertegun melihat Laura tertidur dengan posisi duduk dibangku.


Mungkin dia kelelahan,kasian sayang ku ,ah aku bantu saja sambil nunggu dia bangun,fikir Tanaka


Tak beberapa lama,


"Hemm,ah kamu,kenapa disini?."


"aku sudah pesankan bakmie buat makan siang."


"yaampun, kenapa aku tidak dibangunkan."


"tidak tega lihat kamu pulas tidurnya tadi."


"terus bakmienya dimana?


"aku kasihkan office boy tadi kalau dingin nanti sudah tidak enak."


"maaf ya, aku tidak tahu."


"tidak perlu minta maaf sayang,kita bisa pesan lagi."


Laura mau bicara sesuatu tapi dia agak ragu.


"Hem,sayang, aku nanti sore mau kekaraoke sama temen-temen."


"terus tidak jadi kerumah sakit untuk jemput kakak."

__ADS_1


"tadi Mayko chat jadinya besok pagi,nanti setelah pulang karaoke aku mau rapihin rumah."


"yasudah kita makan dulu sekarang terus nanti sore kamu pergi karaoke diantar supir ya sampai rumah."


"iya."


tumben diizinin, fikir laura


Mereka makan siang bersama dan kembali kekantor untuk bekerja.


tiba jam pulang kerja,


"hayu Ra kita sudah siap nih."


"iya yuk,eh kita keloby mobil sudah menunggu."


"mobil siapa Ra?."


"iya tadi bukannya tidak bawa mobil."


"biasa mobil sewa."


Sesampainya diloby


"gila Alphard sis ,mobil tuan Tanaka ini sih, bukan sewaan."


"hahahahaha,iya kalian perhatikan saja mobil miliknya, Yuk naik."


"silahkan nona."


" makasih ya pak."


Di jalan,didalam mobil


"Ra, Ra, Ra ,enak banget ya jadi kamu dimanja sama kemewahan begini sama tuan Tanaka."


"tidaklah bisa saja kalian."


Hadeh,akan ada gosip apa lagi ya.fikir Laura


Sesampainya ditempat karaoke.


"sore kak."


"pakai cash atau kredit ka."


"bayar tuh."sambil menyenggol dan menyuruh temannya bayar


"ini ka,cash saja."


"ok,silahkan."


"jadi juga ya kita karaoke."


Laura dan teman-temannya pun Satelah selesai karaoke, mereka pulang terpisah dan supir langsung melajukan kendaraan kerumahnya.


saat mau masuk kerumah.


kok pintu tidak terkunci ,fikir Laura


kaget ternyata Tanaka sedang tidur diruang tamu,Laura mendekati tanaka


"tuan bangun."sambil menggoyang tubuh tanaka


Tanaka membuka matanya perlahan.


"eh, sayang sudah pulang?." Sambil menguap dan mengusap mata.


"iya aku baru sampai, kamu ngapain kesini?."


" tadi aku sudah selesai urusan diluar jadi aku langsung kesini,kirain kamu sudah pulang ternyata belum dan aku dikasih kunci sama bibi tadi ,dia menanyakan kakak dan aku bilang yang kamu suruh."


"ooo ,yasudah pindah tidurnya ya kekamar."


"iya sama kamu ya sayang."


"iya aku mau mandi dulu,ya."


Laura bergegas pergi kekamar mandi,Selesai mandi Laura langsung merebah diri diatas tempat tidur,Tanaka yang merasakan keberadaan Laura langsung menarik tangannya.


"sayang."ucap Tanaka yang langsung menciumi laura dan mereka bercinta dikamar .

__ADS_1


Setelah selesai bercinta.


"Hem,ah."desah nafas Laura di atas tubuh Tanaka sambil menyenderkan kepalanya didada bidang Tanaka yang penuh dengan gambar tato.


"love you more, sayang,percaya terus sama aku ya."ucap Tanaka masih diposisi duduk menyender,mencium kening Laura


Laura memeluk manja Tanaka,seakan tidak mau lepas.


Hari sudah berganti.


Pagi ini Laura sudah berada dirumah sakit,sedangkan tanaka pagi-pagi sekali sudah pergi keluar kota.


"Mayko, tolong jaga kak Steven dirumah ya, aku tidak bisa antar,nanti kalian diantar supir."


"baik nona."


Laura beralih kearah Steven


"kak,sama mayko pulangnya,aku mau kerja."


"ok."


Setelah berpamitan Laura bergegas pergi kekantor, tapi dia teringat kalau mau mampir dulu kesupermarket untuk membeli bahan masakan.


Sesampainya disupermarket laura belanja untuk masak dikantor buat makan siang Tanaka, Setelah selesai Laura menunggu taksi, tapi dari jauh dia melihat ada laki-laki tua tertidur diparkiran mobil ,langsung dia samperin dan memeriksa kondisi orang tua itu masih hidup atau tidak.


Hah dia masih hidup, fikir Laura


Laura melakukan pertolongan pertama dan dengan cepat Laura memanggil ambulance dia ikut manaiki ambulance itu kerumah sakit terdekat.


sesampainya dirumah sakit orang tua itu langsung dibawa keruangan IGD.


tak berapa lama, seorang perawat keluar dari ruangan


"siapa keluarga pasien."teriak perawat.


"maaf suster, saya bukan keluarganya ,tapi saya yang menemukan bapak ini diparkiran supermarket,Saya Laura."


"oh iya ,boleh anda tanda tangan dan urus administrasi."


"oh iya,Hem dipakai juga nih ATM ,aku sedang tidak ada uang,Ini suster saya bayar pakai debit."


Laura menyerahkan kartu hitam yang diberikan Tanaka dulu.


"silahkan pasien sudah sadar ,dokter mau berbicara dengan Anda."


"Terimakasih suster."sambil masuk keruangan IGD, ada apa dokter?."


"ini pak,wanita yang saya ceritakan ,dia yang menemukan bapak dan memberikan pertolongan pertama."


"terimakasih ya sudah membantu saya."


"iya sama-sama, Tapi kenapa bisa pingsan pak."


"saya lupa minum obat, hahahaha."


bapak sakit tapi masih bisa tertawa, Fikir Laura


" Oh iya bapak ada nomor ponsel keluarga yang bisa dihubungi, supaya aku bantu menghubungi."


"iya ada satu, tolong ya nak Laura."


Laura langsung menelepon nomor ponsel yang dituju,


"Ini pak, sudah tersambung."


"Iya saya dimedika,ya saya tunggu, ini sudah ,nak Laura tinggal dimana?."ucapnya sambil mengembalikan ponsel milik Laura.


Laura tidak mendengar pertanyaan dari bapak itu malah dia terlihat binggung sambil melihat jam.


"aduh pak maaf,keluarga bapak sudah mau datang,aku pamit mau kerja sudah telat banget maaf ya pak,nanti jangan lupa diminum ya obat nya."


"iya memang kamu kerja dimana?."


Baru mau menjawab pertanyaan,ponsel Laura berbunyi, ternyata dari tanaka, tanaka sudah berada dikantor setelah dari luar kota,sesampainya dikantor, tanaka mencari laura tapi tidak ada


"Halo, iya sayang,aku lagi dijalan, kearah kantor ini,Iya aku naik taksi."Sambil bergegas pergi dan melambaikan tangan kearah bapak yang tadi ditolongnya.


______________________________________________


bersambung

__ADS_1


(^∆^)


__ADS_2