
Laura berfikir mau memberikan kejutan untuk suami tercinta diKorea nanti, semua sudah siap berangkat, sampai sampai pak moto menyewa satu pesawat khusus untuk kami semua, karena aku ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka,
Laura pergi ke belakang ,karena Laura duduk di kursi depan, tapi fasilitas sama,
"Hay semuanya,."ucap laura sambil menggendong bayi Zizi
"Hay nyonya Tanaka."
" Hahahaha kalian bisa saja, semua senang?."
"Senang sekali nyonya,."
"Oke deh ,pesan saja makanan yang mau kalian makan bebas, tapi jangan lupa ucapkan terima kasih ke pak moto yang sudah membiayai semua ini yey."
"Terimakasih ya pak moto,."
"Hahahahhaahhaha ,Laura ada-ada saja ya pa,."ucap Tante moto
"Iya ma ,papa jadi malu sendiri yaampun."
Tanaka tidak perduli sambil menggendong bayi zo, dia hanya sibuk membuat agenda untuk anak dan istri nya supaya tetap aman dimanapun mereka berada .
Sesampainya diKorea, rombongannya dijemput oleh bis tour, sedangkan Laura berpisah mobil,
Sesampainya dihotel,
"Aku sudah menentukan kamar untuk kalian semua jadi diharapkan tidak ada saling sindir ya, semua sama tidak ada yang di bedakan, oke ."ucap Laura
"Oke nyonya,."ucap semua tim.
Di lift,
"Sayang, aku sama kak Mayko dan Tante mau pergi ke salon ya,."
"Iya sayang, kamu tidak usah bawa baby twins biar aku saja yang jaga mereka dikamar,."
"Kamu tidak ada acara kemana-mana sayang?."
"Tidak , aku dikamar saja, kamu ditemani Ichiro dan anak buahnya ya,."
"Iya sayang ku, nanti aku siapkan asi dulu ya buat baby twins."
Setelah selesai memompa ASI Laura pun pergi dengan Ichiro satu mobil, kak Mayko dan Tante juga.
Tanaka ditemani kak Steven menjaga baby twins dan Dante juga.
Dimobil
"Hem,"
"Kenapa Ra,." ucap kak Mayko.
"Aku khawatir sama baby twins kak, suamiku bisa tidak ya menjaga mereka,."
"Hahahhahahaa ,apa sih Ra ,kan Tanaka itu papanya mereka masa khawatir ,kamu ada-ada saja,." ucap kak Mayko.
"Iya aku khawatir Tanaka memberikan mereka pedang buat mainan,kak,."
"Hahhahhaaa, tidak mungkin lah, tapi kamu video call saja Ra."
"Iya deh,."
Kemudian Laura Mengambil ponsel dan menelepon Tanaka.
"Sayang, baby twins mana?."
"Ini lagi pada bobo sayang, kok kamu tumben telepon sayaaaang ku , video call lagi."
"Iya aku khawatir sama baby twins kalau kamu yang menjaga sayang."
"Loh kok gitu,kan aku papanya mereka, masa aku mau jahat sama mereka kan tidak sayang,."
"Iya aku tahu sayaaaang,cuma aku khawatir kamu kasih pedang buat mainan mereka,."
"Hahhahahahaa,astaga." Tanaka tidak habis fikir istri nya bisa berfikir seperti itu.
"Ih kok kamu malah ketawa sih, ih."
"Kok kamu bisa berfikiran seperti itu coba, yaampun sayang, aku memang akan mengajarkan mereka ilmu beladiri pedang tapi kan mereka masih bayi sayaaaang ku, istri ku ,yang khawatiran."
"Iya , yasudah jaga mereka ya sayang, love you."
"Iya sayang ku ,cinta ku ,dunia ku,."
"Kamu mau dibelikan apa sayang,."
"Apa saja sayaaaang,."
"Oke deh,."
Sambil menutup telepon,
__ADS_1
"Ichiro, pedang Tanaka kamu taruh dimana?."
"Dikamar anda dan tuan nyonya, ."
"Hem ,itu yang dibelakang mobil siapa ya dari tadi mengikuti,."
"Itu mobil bodyguard Tante sayang."ucap Tante moto
Oh, hem, aku masih khawatir sama baby twins, fikir Laura
Sesampainya dimal ,mereka pergi ke salon , lalu Laura membeli baju lingerie hitam seksi.
"Aduh yang sudah selesai nifas langsung beli peralatan tempur ya,."ucap kak Mayko.
"Aduh ketahuan kan ,jadi malu aku,."
"Malu seperti sama siapa saja kamu Ra,."
Setelah selesai dari mall.
"Sayang, aku pulang,."Laura melihat suami dan anaknya tidur pulas, sambil tersenyum berjalan ke kamar mandi dan memakai lingerie yang tadi dia beli
Selesai mandi Laura Menggendong bayi zo yang terbangun tapi tidak menangis,sambil menyusui bayi nya menepi dipinggir jendela hotel sambil melihat pemandangan kota Seoul Korea,
"Sayang,."ucap Tanaka yang baru terbangun dari tidurnya
tanaka kaget baru bangun tidur melihat penampilan istrinya,
"Sssatttttt , Jangan berisik Sayang,Kenzo mau bobo lagi,."ucap Laura
"Iya, tapi kamu,,,."ucap Tanaka sambil berjalan mendekati laura
"Aku kenapa sayang?."
"Kamu seksi banget sayang,."Sambil berjalan menghampiri Laura,
Mereka berciuman dengan mesra ,bibir Tanaka melahap bibir laura ,
"Aku taruh baby zo ke kasur dulu ya sayang."
"Iya sayang ku,."
Laura meletakkan anaknya diatas tempat tidur dan kembali kedalam pelukan Tanaka, sambil menciuminya,
"Aku belikan lingerie ini untuk kamu, tapi aku yang pakai sayang, aku ingin kamu melihatnya,."
"Seksi banget sayang, kamu sudah selesai nifasnya?, sayang ku."
Tanaka langsung membawa Laura keatas sofa, mencumbu mesra seluruh tubuh istri nya.
"Ah , sayang ,." ******* nikmat istrinya
"I love you more zombie ku,.'
Tanaka memeriksa mochi Laura, memang benar sudah bersih, dilumat nya sampai Laura merasakan kenikmatan yang luar biasa,
"Hem,sayang,."
Tanaka masih sibuk mengemut mochi,sambil menambah ritme cumbuannya, setelah mendengar suara desah istrinya.
"sayang,ya tuhan."
Cumbuannya naik ke perut ,
"Sayang ,." ucap laura.
"Apa sayang ku."
"Perut aku jelek ya."
Mendengar pertanyaan Laura, Tanaka langsung mengarah kebibir istri nya, menciumnya mesra."
"Siapa yang sudah berani bilang kalau perut kamu jelek sayang, bilang sama aku,."ucap Tanaka
"Tidak ada sayang ,cuma hem, semenjak melahirkan tubuh aku banyak yang berubah jadi,,,,."
Sebelum Laura melanjutkan bicaranya, Tanaka sudah memotong pembicaraan.
"Jangan pernah berfikir macam-macam sayang, kamu seperti ini karena melahirkan anak-anakku, aku tidak akan meninggalkan kamu cuma karena ini sayang,."
"Hem, sambil melihat wajah suaminya, kamu puas sama aku?."
"Iya, aku puas ,aku cinta ,aku sayang, aku suka semua yang ada di diri kamu, jangan pernah meragukan ku,dulu sebelum kenal kamu memang aku akui ,aku memiliki banyak wanita disampingku,tapi setelah bertemu kamu,tidak ada satupun wanita yang bisa menggantikan posisi kamu di hatiku cuma kamu sayang , sambil mengusap pipi Laura yang basah oleh air mata, jangan sedih ya love you sayang."
"Aku tidak sedih, ini air mata kebahagiaan sayang,."
"Setiap aku menyentuh kamu,seakan aku tidak pernah menyentuh wanita selain kamu sayang ku, istri ku, ibu dari anak-anakku,."
Laura hanya mengangguk dan memejamkan mata saat Tanaka mencumbu mesra seluruh tubuhnya, disaat mereka sudah dalam keadaan bugil, baby twins menangis,
"Sambil tersenyum, sayang, itu baby tampan apa baby cantik yang menangis,." ucap laura
__ADS_1
"Sepertinya si dede zizi sayang,."
"Pindah posisi sayang ,kita pakai kursi saja,."
"Iya sayang ku."
Tanaka memindahkan kursi kesamping tempat tidur anak-anak nya, Laura mengambil baby Zizi , menggendong sambil menyusui bayi perempuannya.
"Cantik nya mama , lapar ya sayang,."sambil menepuk pantatnya pelan supaya tidak menangis lagi.
"Hem , aku duduk dikursi saja sayaaaang,." ucap Tanaka.
"Iya, aku mau sambil menyusui Zizi Ya sayang, tidak apa kan,."
"Iya sayang ku, masa sama anak sendiri cemburu, hem,."ucap Tanaka
Tanaka Sambil menuntun Laura untuk duduk dipangkuannya, sambil membenamkan miliknya,
"sudah lama tidak melakukan aktivitas bercinta , mochi kamu jadi rapet banget sayang,."sambil menciumi punggung istrinya.
"Hem nikmat sayang,." ucap laura
"Nikmat sekali kamu sayang ku, anak kita masih bangun sayang?."
"Masih menyusu sayang, matanya merem tapi mulutnya masih nyedot, imutnya anak mama,."
"Anak papa juga dong sayang,."sambil mengangkat kedua kaki Laura.
Laura melihat kebelakang supaya bibir mereka bertemu.
"Sayang ,aku mau taruh baby Zizi dulu keatas tempat tidur."
"Iya sayang ,."sambil menghentikan kegiatan cumbuannya.
Laura menaruh baby Zizi diataas tempat tidur, Tanaka berdiri menghampiri Laura ,
"Sayang, aku mau gendong kamu,."ucap Tanaka
"Iya sayang ku,."
Tanaka menggendong Laura sambil menciumi buah pir istrinya itu.
"Sayang, jangan dihisap ya,."ucap Laura
"Iya sayang ku, hanya aku bikin tanda merah saja,."
"Hem,dasar mesum."
Tanaka membenamkan kembali miliknya sambil menggendong Laura,
"sayang ,."ucap laura
"Nikmat kan sayang, aku akan terus membuat kamu merasa puas dengan ku sayang,"
"Zombie ku kuat sekali hem ,." ucap Laura
"Sayang sssssssttttttttt ."
"Keluarin didalam sayang, kata teman aku laki-laki lebih enak kalau dikeluarkan didalam."
"Iya sayang, memang lebih nikmat kalau keluar didalam, tidak tanggung."
Hem hangat nya, fikir laura saat suaminya merasakan pelepasannya.
Tanaka kembali duduk diatas kursi tadi masih sambil menciumi bibir Laura,
"Nanti kalau kamu hamil lagi bagaimana sayang,.'ucap Tanaka
"Ya tidak apa-apa, kamu memangnya tidak senang kalau aku hamil lagi sayang?.'
"Senang dong sayang, tapi aku tidak bisa melihat kamu merasakan sakit saat hamil dan melahirkan, andaikan kalau bisa rasa sakit itu dipindahkan ke aku, apalagi saat hamil baby twins aku selalu membuat kamu sedih sampai-sampai kamu pergi meninggalkan aku, aku sangat sedih sayang melihat istri ku menderita karena aku,."
"I love you sayang ku , jangan bicara lagi , aku siap melahirkan anak berapa pun untuk kamu sayang, kita istirahat ya, aku lemas karena puas dengan hasil kerja keras zombie ku,."
"Hahahahahaha, kamu ya ,sambil tersenyum menggoda ke Laura,aku lebih mencintai mu istri ku sayang,."
"Hem, aku lemas tapi mata aku masih on belum ngantuk sayang."ucap laura
"Iya, terus kamu mau apa?, Mau nambah."
"Ih apasih , nanti dulu lah yang tadi saja aku masih lemas, dasar mesum,."
"Iya tapi kalau kamu mau nambah ,aku masih kuat kok sayaaaang ku, istri ku ."
Hari itu Laura dan Tanaka tidak keluar seharian, makanan dan minuman diantar pelayan kedalam kamar, menghabiskan kerinduan akan bercinta ,.
_____________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1