
Yuki akan menginap selama seminggu dirumah Steven, Mitsuo sudah menjadi supir pribadi untuk Yuki sambil menjaganya dari siapapun,sedangkan satu bulan lagi istri Steven akan melahirkan.
Laura dan Tanaka sedang bersiap untuk pergi berlibur ke Amerika, belakangan ini Tante moto selalu mengunjungi Laura atau sebaliknya,semenjak setelah pesta diatas kapal pesiar kemarin hubungan Laura dan Tante moto sangat dekat,sudah seperti ibu dengan anaknya.
Laura Sangat sibuk dikantor ,karena mereka mengejar waktu untuk pergi ke Amerika,Saat sudah makan siang Tanaka pergu keruangan Laura,setelah selesai dengan keperluannya mereka berciuman lalu langsung menyelesaikan yang belum selesai.
Laura juga sudah menelepon pelayan yang berada dirumah untuk memasukkan baju ke koper beserta barang yang lain dan mereka juga sudah pesan tiket pesawat yang terbang malam ini.
" halo, tolong semua yang mau di bawa itu langsung ke bandara saja ya ,soalnya kami mau langsung ke bandara."ucap Laura dengan seorang pelayan melalui telepon
" Siap nyonya."
Ponsel Laura berdering terus tanpa henti, ya pasti yang telepon dari Tante moto, laura sudah pesan ke karyawan lain, kalau ada yang mencarinya bilang tidak ada dan jangan ada yang berani masuk ke ruangannya, siapapun kecuali suaminya.
Tante ternyata datang ke sini kekantor Laura dan Tanaka, Ichiro yang melihat Tante moto sudah sampai dikantor langsung berhadapan di lobby untuk mengulur waktu sampai Laura dan Tanaka selesai mengurusi urusannya.
Tanaka dari ruangannya melakukan panggilan telepon dari ruang kerjanya keruang kerja Laura.
"sayang ada Tante kesini,lagi ditahan sama Ichiro di loby, Kamu sudah selesai semua pekerjaan nya sayang."ucap tanaka
"terus kita lewat mana sayang,Iya aku sudah selesai dan ini mau ke ruangan kamu."
"tunggu aku di atas gedung kita naik helikopter lalu ke rumah,oke."
Sesampainya diatas gedung Laura mulai menyalakan mesin helikopter dan Tanaka naik disampingnya .
"sayang tiketnya sudah keluar semua?."ucap Laura
"iya sudah ,kita tercatat pergi di jam yang sama ke 8 penerbangan yang berbeda tujuan, Jadi mereka tidak akan tahu kita dipesawat yang mana,Memang ya pantas FBI tidak ingin kamu pensiun."
" hehheheheeh ."
Sudah sampai di rumah,Tanaka dan Laura langsung masuk kemobil dan pergi dengan 8 mobil berbarengan, mereka tiduran dikursi belakang Laura berada di atasnya dan yang menyetir adalah anak buah Tanaka dengan pakaian sama persis.
"sayang tidak ku sangka ya kita mau ke Amerika saja banyak sekali mata matanya pak moto,."Sambil berbisik.
"iya heran dengan mereka mengganggu sekali ,Tante selalu mau ikut kemanapun kamu pergi sayang,Kita seperti buronan saja."
"cium sayang,"ucap Laura
"masih sempat-sempatnya ya kamu, lagi keadaan seperti ini minta cium."
"yasudah sana,Hem." sebelum Laura menyelesaikan omongan sudah di **** duluan bibirnya oleh Tanaka.
Sesampainya dibandara mereka dan Tanaka langsung masuk kepenerbangan keAmerika .
" ah sampai dipesawat juga.",Sambil nafas tersengal.ucap Tanaka
"iya huh cape juga ya sayang."
Lalu mereka saling menatap dan tertawa Sukses juga.
Tiba di Amerika mereka langsung menuju rumah lama milik Laura yang saat menjadi agen.
Sesampainya mereka disana,
__ADS_1
"sayang , kamu dimobil dulu ya, Aku yang masuk kedalam duluan."ucap Laura
"memangnya kenapa sayang?."
"aku mau periksa keadaan didalam, takutnya FBI memasang kamera tersembunyi dirumah."
"ok, Tapi kamu hati-hati ya sayang ,kalau ada apa-apa langsung teriak jadi aku dengar dan langsung masuk."
"iya sayang."
Laura masuk lebih dulu dan memeriksa ,gila banyak sekali kamera tersembunyi dirumah ini,Sudah selesai mencopot semua , Laura meminta suaminya untuk masuk.
"gila, banyak banget sayang,."Sambil melihat hasil perburuan kamera tersembunyi. Ucap Tanaka
"Iya kan untung aku sudah terbiasa menangani hal begini,."Sambil mengambil ponselnya, untuk menghubungi seseorang
"Halo ,sudah ,ok aku cek dulu ."
Laura Langsung membuka laptop ,"ok sip makasih ya langsung , tunggu saja ini aku transfer ok."
"kamu menelepon siapa sayang?."tanya Tanaka
"Temen aku di FBI ,Aku bayar dia untuk mengacak sinyal GPS kita ,supaya tidak ada yang tahu kita dimana walaupun sedang menelepon."
"Iya bagus itu terus disini tidak ada siapa-siapa lagi sayang."
"Tidak ada sayang cuma kita berdua saja, ucap Laura Yang Sambil lompat untuk digendong Tanaka, ******* bibir Tanaka lembut ,
"love you sayang,Sudah malam kita istirahat saja dulu, besok baru aku beresin pakaian ya."
"Terus yang nantinya mengurusi mereka semua siapa kalau anaknya banyak."
"kita punya pelayan banyak juga sayang, suruh pengang satu satu.
"Nanti minum susunya bagaimana,kan aku cuma punya dua sayang."
"Kasih susu formula saja sayang."
"Tidak mau,masa anak manusia dikasih susu binatang."
"Haha, ya sudah kapan ini kita mulainya ."
"Sekarang dong sayang aku sudah tidak tahan,."ucap Laura manja
"Sekarang sudah tidak malu lagi ya buat minta duluan,." Godanya
"Sayang ,Hem Cepet."
"Iya sayang ku ."
"beb yang kenceng sayang, buat aku sampai minta ampun."
"Aku akan membuat mu puas ."
"Sayang aku mau keluar."
__ADS_1
"Hem,sambil menambah kekuatan bercinta nya."
"sayang aku mau keluar lagi,."ucap Laura sambil mengejang untuk kesekian kalinya. "bebampun sayang,sudah sayang.
"Aku belum mau melepas kamu sayang." Ucap Tanaka
"ampun,aku lemes,ya tuhan ku ,sayang."
"Tangung,Aku sudah mau keluar sayang."ucap Tanaka sambil memeluk tubuh Laura sangat erat dan mencium bibirnya dengan ganasnya.
"ampun sayang, akunya lemes."
Tanaka memandang kearah wajah cantik Laura Sambil tersenyum puas melihat istrinya minta ampun,Diciumnya kening, pipinya yang masih basah karena keringat.
"Sayang ac-nya menyala apa tidak, Aku kegerahan."ucap Laura
"Menyala sayang, Kitanya saja yang lagi panas-panasnya,Hem."ucap Tanaka sambil mencium bibir laura.
Hari mulai cerah, saat bangun Tanaka masih di posisi yang sama, Tertidur di atas badan Laura,laura Langsung mengecup mesra kening Tanaka.
"Morning sayang ku suamiku,."
"Hem, sudah pagi sayang."
"Iya ,Aku mau bangun sayang."
"Oh iya,."ucap Tanaka sambil menggulingkan badannya ke samping dan mengambil ponsel,Sedangkan Laura berjalan telanjang ke arah kamar mandi .
Sesaat masih didalam dan Tanaka juga masih ada diranjang sambil memegang ponsel, terdengar ada suara bel
Dilihat dari kamera cctv di ponsel Laura , Tanaka menghampiri istrinya yang sedang di kamar mandi.
"Sayang , sepertinya ada yang menekan bel rumah." Ucap Tanaka
"Siapa ?."
"Ini coba kamu lihat sendiri ,."ucap Tanaka sambil masuk kedalam kolam dan memeluk sambil mencumbu leher istrinya.
"Oh aku tidak kenal, pagi sekali ."
"Biarkan saja ,kita biarkan saja selama 1 jam nanti juga pergi."ucap Tanaka
"Kalau tidak pergi?."ucap Laura sambil memalingkan wajahnya kearah belakang untuk melihat wajah suaminya itu
"Kamu keluar, sambil memekai selimut dan aku hanya memakai celana pendek saja,Sekarang kita lanjutkan lagi bikin anaknya ya sayang."
"Hem iya sayang ku, lagi pula kita disini kan mau berbulan madu sambil kerja jarak jauh tidak ada yang boleh mengganggu iya kan."
Tanaka langsung mencium bibir laura,Dan mereka tentu saja bikin anak lagi di kolam.
_______________________________________
bersambung
(^∆^)
__ADS_1