
Tanaka sangat tahu karena dia sebelumnya sudah dapat informasi dari Ichiro kalau istrinya berfoto dengan artis Korea,
"Apa anda mau saya kenalkan dengan seorang wanita cantik tuan Tanaka?."ucap moon,
"Ada fotonya?."ucap Tanaka
"Tentu ada,dia teman baikku dia sudah lama tinggal di Jepang,."sambil memperlihatkan foto temannya,padahal itu foto seorang wanita panggilan,
Tanaka melihat foto wanita yang di maksud,
"Dihotel mana kamu menginap?."
"Diatas no kamar xxxx, kalau kamu mau ,aku bisa membawanya ke sana?."
"Baiklah bawa wanita itu kesana,satu jam lagi saya datang,."ucap Tanaka
"Hem, baiklah kalau begitu sepertinya saya harus pergi untuk menyiapkannya."ucap moon
Moon berpamitan dengan ayahnya kalau dia mau pergi ke kamarnya ada yang tertinggal,
Tanaka masih duduk sambil berfikir,
Dasar wanita licik, cantik tapi berhati busuk,.fikir Tanaka
Satu jam sudah berlalu ,Tanaka menerima chat dari moon,,
"Tuan Tanaka, sudah siap ,anda silahkan ke kamar saya,."
"Loh kamu bisa tahu no ponsel saya dari siapa?."
"Dari papa ku tuan,."
"Oh,."
Tanaka berdiri dari kursinya sambil meraih pedang yang ada diatas meja, Ichiro yang melihatnya langsung mengerti apa yang akan tuannya lakukan,
"Tuan ,anda yakin mau membunuh anak pak Kim?."
"Siapapun wanita itu aku tidak perduli, nanti kamu masuk kedalam kamar bersama saya Ichiro ucap Tanaka yang sudah dibuat kesal dengan tingkah laku moon anak pak Kim."
"Baik tuan."
Sesampainya didepan kamar hotel, Tanaka mengetuk pintu
Tok tok tok tok
Terdengar suara wanita dari dalam,
"Silahkan masuk tuan,."
Tanaka dan Ichiro langsung membuka pintu kamar saat masuk kedalam, wanita itu kaget , wanita itu tahu siapa tuan Tanaka,
"Hah, maaf tuan Tanaka , jangan bunuh saya,saya hanya disewa,."ucap wanita itu sambil menangis,
"Dimana moon?."ucap Ichiro,
"Dia ada didalam lemari pakaian tuan,sambil mau merekam ,saya tidak tahu kalau anda laki-laki yang dimaksud nona itu, saya hanya disewa tuan."
Ichiro langsung membuka pintu lemari dan benar saja ada moon disana dengan wajah ketakutan setengah mati,
"Lepaskan atau aku adukan kamu ke papa ku,."ucap moon,
__ADS_1
"Nona ,kenapa kamu menipu saya, kamu bilang laki-laki yang akan aku puaskan itu papa mu ,kenapa jadi tuan Tanaka, aku saja tidak berani berurusan dengan tuan Tanaka apa lagi dengan istrinya,."ucap wanita itu
"Memangnya kenapa,kan sama saja,ih lepaskan,."ucap moon sambil menatap kearah Ichiro,
"Tuan Tanaka, sumpah demi tuhan saya tidak tahu ,saya hanya tahu kalau saya akan melayani orang tua nona moon,bukan anda, ampuni saya tuan,."sambil menangis dan bersujud di kaki Tanaka.
"Baiklah, aku mengampuni mu, pergi dari sini dan jangan sampai orang lain tahu.",ucap Tanaka
"Iya tuan terimakasih atas kebaikan hati tuan,saya bersumpah tidak akan pernah memberitahukan kepada siapapun, wanita itu mau pergi,dasar kamu ya nona moon Wanita licik,."
"Cih,tuan Tanaka , lepaskan aku,."ucap moon
Ichiro memberikan ponsel moon yang berisi rekaman video saat mereka masuk kamar, dan Tanaka langsung menghapus nya,
"Sekarang aku sudah sangat ingin memenggal kepala seorang wanita, istri ku sudah memberikan peringatan jelas bukan soal saya,."ucap Tanaka sambil mengeluarkan pedangnya,
Moon mengingat kembali kejadian saat dimall, dia bertanya kepada Laura kenapa sangat percaya kalau suaminya itu setia, jawaban Laura malah dianggap berlebihan, ternyata,
"Ternyata kamu memang benar-benar akan memenggal kepala wanita yang berani merayumu, bukankah kamu sama dengan papa ku,." ucap moon seakan tidak percaya
"Istri ku bahkan lebih berharga dari nyawaku sendiri,."ucap Tanaka
________________________________________
Di tempat lain,Laura yang sedang berada dirumah bibi, merasakan ada sesuatu yang hem sebuah firasat,dia menggambil ponsel untuk menelepon suaminya,
Tanaka yang sedang mau menebas leher moon, mendengar suara ponselnya berdering, kembali dia memasukkan pedang ke sarungnya,
"Halo sayang,."ucap Tanaka sambil menyuruh Ichiro membungkam mulut moon
"Sayang kamu lagi apa?,sibuk tidak."
"Aku tidak lagi sibuk sayang,ada apa."
"Memangnya kenapa sayang,."
"Aku masak makanan banyak Sayang, kamu sudah makan belum?,mau aku bawakan ke kantor saja sayaaaang,."
"Iya bawakan ke kantor saja sayaaaang ku,."
"Yasudah,aku bawakan kekantor ya sayang love you sayang ku."
"Love you more istri ku sayang,."
"Sekalian aku kesana mau bertemu pak Kim dan istrinya sayang,."
"Pak Kim kesini dengan anaknya sayang."
"Oh begitu,,,,,dah sayang,aku sudah mau kesana ya,."
"Iya hati-hati ya sayang ku,kamu kesini sama supir saja ya,."
"Iya sayang,aku sendiri kesananya ,baby twins masih jadi bahan rebutan disini ,kasihan anak aku dicemek-cemek, hahahahha tapi lucu,."
"Iya sayang ku, yasudah aku tunggu dikantor ya sayang,."
"Iya sayang,"
Laura menutup telepon nya,dan Tanaka tidak jadi memenggal kepala moon,
"Beruntung sekali kamu ya, istri saya mau datang kesini dan mau bertemu kalian,." ucap Tanaka
__ADS_1
"Huh ,akan aku adukan perbuatan kamu ini ke istri tercinta mu itu,."Ucap moon
"Silahkan saja ,paling kamu tidak akan mendapatkan apa yang sedang kamu rencanakan di otak mu sekarang, hayo Ichiro kita pergi dari sini,."
"Baik tuan."
Tanaka kembali kekantor menunggu istrinya datang membawa makanan, dia lupa kalau pak Kim sedang didalam ruangannya dengan disuguhkan banyak wanita,
Laura masih di jalan ,saat diLampu merah dia melihat ada sekumpulan orang menyebarkan brosur tentang donor darah,
Dari mobil sambil membuka jendelanya .
"Sis, boleh minta satu brosur nya,sini masuk saja ke mobil sebentar lagi mau lampu hijau,."
"Iya tentu saja nyonya,."ucap salah seorang dari mereka
"Aku minta nomor ponsel yang bisa dihubungi,."ucap Laura
"Oh ada nyonya itu dibrosur sudah ada,."
"Oh selain donor darah,kalian juga punya anak yatim-piatu,."ucap Laura sambil melihat-lihat isi brosur,
"Nyonya, nanti turunkan saja saya didepan,."
"Iya,"
Pak ,didepan nanti kita berhenti ya,."
"Siap nyonya,."ucap sang sopir
Setelah melewati lampu merah,
"Ini ada uang sedikit untuk kalian beli makan siang ya,."
"Yaampun terimakasih banyak nyonya baik sekali,."
"Jangan berlebihan begitu memuji saya, aku hanya wanita biasa,."
"Iya nyonya."
Laura pergi sambil melambai tangan ke wanita pembagi brosur tadi.
Ponselnya berdering, telepon dari suaminya
"Halo sayang,."
"Kamu sudah sampai mana sayaaaang ku.",ucap Tanaka
"Coba ganti ke video call sayang,."ucap Laura
Tanaka pun mengganti ke mode panggilan video call,
"Oh masih didalam mobil,."
"Iya tuh masih dijalan tuh, sayang, bawelnya aku,."
"Hahahahahahaha iya, iya sayang yasudah love you."
"Iya dah sayang,."
____________________________
__ADS_1
bersambung
(^∆^)