Takdir Cinta Yang Rumit

Takdir Cinta Yang Rumit
takut kehilangan


__ADS_3

Istri David mencoba untuk melerai suaminya tapi David menolak,


"Jangan bertengkar disini,ini rumah sakit, ucap Laura,Papa istirahat saja dulu ya, Iriana tolong jaga mama disofa,."


Iriana istri David langsung menghampiri mama mertuanya sambil menenangkan hatinya,


"Kalian berdua kalau mau bertengkar cari tempat lain jangan disini, memalukan." ucap Laura ke Tanaka dan David


"Sayang,kita pulang sekarang."ucap Tanaka ke laura


"Tunggu ya sayang,aku masih mau disini sebentar ya."ucap laura dengan suara lembut


"Baiklah lima menit tidak lebih."ucap Tanaka sambil tangannya melepas diri dari pegangan tangan David,berjalan menuju pintu


"Aku akan berbicara ke Tanaka."Ucap David


"Tidak ada gunanya David,biarkan saja dia, pa,Laura bukannya tidak mau, bahkan kalau Kenzo tidak mendapatkan apa-apa dari papa juga Laura tidak masalah, tapi Laura mau tahu ,kenapa papa pilih Kenzo untuk menikah dengan Claudia bahkan mereka masih kecil dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan, Laura hanya tidak ingin, dengan keputusan papa ini,membuat Claudia dan Kenzo tidak bahagia, karena mereka menikah tidak dari dasar suka sama suka?."


"Kenzo sangat memiliki sifat kamu sayang, dulu kamu dan David tidak berjodoh tapi papa ingin anak kamu dan David bisa berjodoh,Kenzo adalah laki-laki yang papa harapkan untuk menjadi penerus papa, jadi papa harap sekali kamu dan Tanaka menyetujui keputusan papa."


Laura tidak bisa berbicara lagi takut keadaan papa moto semakin memburuk,,


"Kalau begitu,Laura bicarakan dulu dengan Tanaka ya pa,Laura pamit dulu,papa cepat sembuh ya,sambil menghampiri mama moto,Laura pulang dulu ya ma, Iriana tolong jaga mama moto ya,Laura pamit."


"Hati-hati ya sayang."ucap mama moto


Laura pergi keluar dari ruang perawatan pak moto,Tanaka langsung menghampiri Laura


"Sayang,kamu tidak setuju kan."ucap Tanaka dengan wajah panik


"Kita bicarakan dirumah saja ya sayang, jangan disini."


"Iya sayang ku,kita pulang ya."


"Iya sayang."


Dimobil laura memeluk erat tubuh Tanaka, sambil memejamkan mata,Tanaka sibuk mengelus perut Laura yang sudah kelihatan kalau sedang hamil,


Sesampainya dirumah,masih didalam mobil, dikursi belakang.


"Sayang,kita sudah sampai."


"Suruh mereka berdua keluar dari mobil sayang,aku masih mau disini."ucap Laura masih diposisi yang sama


"Iya."Tanaka Langsung meminta anak buahnya keluar dari mobil yang masih dalam keadaan menyala


"Zo dan Zizi sudah pulang sekolah belum sayaaaang."


"Sepertinya belum sayaaaang,kamu mau apa??."sambil mencium bibir Laura


Laura menyambut ciuman Tanaka dengan lebih agresif,


"Ah, sayang."laura mendesah nikmat karena cumbuan Tanaka yang pindah ke belakang kuping dan lehernya


"Hem, love you more istri ku sayang."


Tak lama,,,

__ADS_1


Tok tok tok ,ada suara ketukan dari kaca mobil,, dibarengi dengan suara teriakan,


"Mama,zi mau masuk ma."


Laura dan tanaka pun langsung terkejut dan saling bertatapan mata.


"Hah,ada Zizi sayang, hem datang disaat yang tidak tepat sekali dia."


"Apa sih pa, iya sayang ku Putri mama,sini masuk sayang,."ucap Laura sambil membuka pintu mobil untuk Zizi


"Mama sama papa kenapa tidak turun dari mobil?."


"Mama tadi tertidur sayang,papa tidak mau membangunkan mama,takut kepala mama jadi pusing."ucap Laura bohong


"Mama dari mana saja sih ma,aku dijemput sama sis , tidak sama mama." ucap Zizi sambil memeluk erat laura


"Mama tadi dapat telepon kalau kakek moto sakit sayang,tapi sekarang sudah tidak apa-apa."


"Kasihan ya ma kakek."


"Iya sayang,kak zo mana?."


"Ada nanti juga kesini ma."


"Pa,kamu tidak kekantor hari ini,." ucap Laura ke Tanaka yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya,,


"Iya,ini aku sedang lihat agenda ku dulu sayaaaang,Zizi mau ikut papa meeting?."


"Tidak mau,aku mau sama mama jalan-jalan."


"Memang kamu mau kemana sama mama,."


"Iya yuk sama papa saja tapi temani papa meeting dulu ya, sayang."


"Tidak mau,ih papa rese banget."


"Hahahhaahaaa, perasaan ku langsung senang kalau menggoda Zizi, sayang , yasudah papa pindah mobil saja perginya sama paman Ichiro."


"Iya, hati-hati ya sayang ku,." ucap Laura sambil mencium bibir Tanaka


"Kamu juga ya, love you more istri ku,Zizi juga,papa sayang kalian."


"Bay,papa."


Tanaka keluar dari mobil dan berpindah ke mobil yang ada Ichiro didalamnya,


"Hey,Kenzo,papa pergi dulu ya sayang,."


"Iya pa,."ucap Kenzo sambil berjalan ingin mendekat kearahnya


"Kenzo tidak ikut?."


"Tidak pa,."


"Ya terserah Kenzo saja."


"Mama dimana pa?."

__ADS_1


"Mama sama Zizi ada di mobil itu, mereka mau ke permainan trampolin."


"Oh,kalau begitu zo ikut mama saja pa, bay pa." ucap Kenzo sambil mendekati mobil yang ada Laura didalamnya


Tanaka masuk kemobil dan melihat kearah mobil yang ada Laura didalamnya,sambil mobil yang Tanaka naiki berjalan menjauh menuju kantor,dijalan,


"Anak-anak, mereka lebih memilih ikut mamanya dari pada saya ya Ichiro,saya pernah bermimpi,Laura meninggalkan saya dan anak-anak ikut dia semua,walau saya bergelimang harta tapi terasa sunyi sekali tanpa adanya mereka disamping saya."


"Berarti tuan Sangat takut kehilangan mereka,tapi nyonya tidak akan meninggalkan tuan kecuali tuan berselingkuh dengan wanita lain,dan melihatnya langsung."


"Kamu tahu dari mana Ichiro."


"Saya selalu dapat laporan dari pelayan, setiap tuan pergi meeting keluar kota atau sampai tidak pulang beberapa hari, nyonya selalu bertanya,tuan lagi apa,sedang apa, apa kegiatannya setiap hari,pernah Nyonya bertanya ke tuan muda Kenzo saat setelah selesai meeting ikut tuan keluar kota."


Flash back,Laura dan Kenzo,


"Baru pulang sayaaaang tampannya mama."


"Iya kan tampannya mama ada dua,Kenzo dan suamimu ini kan sayang."


"Ya tetap lebih tampan Kenzo dan lebih keren dari pada kamu, sayang,."


"Iya, sayang aku mengalah saja sama anak,aku keruang kerja ku dulu ya."


"Tidak mau makan dulu sayaaaang,."


"Bawakan keruangan ku ya sayang."


"Iya,,Kenzo sini nak,mama mau tanya."


"Apa ma?."


"Tapi Kenzo janji tidak kasih tahu papa ya sayang."


"Iya mama,."


"Saat disana,Hem apa papa pernah tidak bilang kangen sama mama sayaaaang."


"Ehm, tidak pernah ma, papa bilang cuma kangen sama Zizi ,kangen sama cemberutnya adek,sudah itu saja ma."


"Oh begitu."


Flash back selesai,


"Aduh,pantas saja waktu itu malah pelayan yang membawakan makanan keruangan ku, padahal saya sudah membayangkan Laura datang membawa makanan sambil tersenyum menggoda,ah,kenapa kamu baru kasih tahu saya Ichiro."


"Saya kira tuan sudah tahu dan tidak penting lagi, soalnya nyonya sikapnya biasa saja ke tuan,masih normal."


"Iya didepan kalian normal,tapi didalam kamar dia diam seribu bahasa,tidur saja menjauh dari saya."


"Hahahahahahaha, berarti nyonya lebih pintar dari tuan ,dia berusaha normal didepan saya supaya saya tidak menyarankan tuan apa yang saya tahu hahahahaahha"


"Oh, terus Ichiro,bahagia sekali ya kamu, mulai sekarang apapun hal sekecil apapun yang kamu tahu ,kasih tahu saya."


"Baik tuan,maaf saya keceplosan haahahhaaha"


________________________

__ADS_1


bersambung


(^∆^)


__ADS_2